Profil Kreativitas Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau Berdasarkan Perbedaan Temperamen

Ririn Febriyanti

Abstract


Pertanyaan dalam penelitian ini adalah (1). Bagaimana profil kreativitas siswa SMP dengan temperamen melankoli dalam menyelesaikan masalah matematika? (2). Bagaimana profil kreativitas siswa SMP dengan temperamen sanguin dalam menyelesaikan masalah matematika? (3). Bagaimana profil kreativitas siswa SMP dengan temperamen phlegmatik dalam menyelesaikan masalah matematika? (4). Bagaimana profil kreativitas siswa SMP dengan temperamen kolerik dalam menyelesaikan masalah matematika?.Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri empat orang siswa kelas VIII SMP Nasional Ngoro Mojokerto yang dipilih berdasarkan angket temperamen yang diadaptasi peneliti dari i daftar pertanyaan temperamen yang dibuat oleh Florence Littauer (2011). Data penelitian ini diperoleh dengan cara memberikan tes pemecahan masalah matematika kepada subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukan Kreativitas siswa dengan temperamen kolerik dari aspek kefasihannya subjek mampu menggambar 7 jawaban yang berbeda dan bernilai benar. Jawaban yang ia tuliskan bervariasi baik bentuk bangun maupun perhitungannya. Siswa dengan temperamen kolerik dalam aspek fleksibilitas memberikan cara yang berbeda yaitu menggunakan volume bangun ruang, menggunakan kotak mainan, mengadakan percobaan fisika, melihat sudut-sudut yang bersesuaian. Dari aspek orisinal, subjek menjelaskan munculnya ide dari kehidupan sehari-hari.(2). Kreativitas oleh siswa SMP dengan temperamen sanguin dalam aspek kefasihan subjek membagi kue bolu menjadi dua bagian yang sama. Aspek fleksibilitas subjek hanya mampu menemukan satu cara yaitu dengan menggunakan rumus volume bangun ruang. Penyelesaian yang dibuatnya berasal dari pikian siswa itu sendiri. Sedangkan aspek orisinal menjelaskan asal ide diperoleh dari pengalaman sendiri. (3). Kreativitas siswa SMP dengan temperamen phlegmatis pada aspek kefasihan subjek menuliskan sebanyak 5 jawaban,tetapi dalam aspek fleksibiltas hanya bisa menggambar lalu menentukan ukurannya dan rumus volumenya untuk menghitung volumenya. Pada aspek orisinal subjek terinspirasi dari kegiatan yang dilakukan baik dari subjek sendiri ataupun dari orang-orang sekitar, (4). Kreativitas dalam menyelesaikan masalah matematika oleh siswa SMP dengan temperamen melankolik dalam aspek kefasihan subjek hanya mampu menuliskan 2 jawaban. Subjek dalam aspek fleksibilitas hanya bisa menggambar lalu menentukan ukurannya dan rumus volumenya.Pada aspek orisinal, subjek berangan-angan kalau kue tersebut akan dibagi di tengah-tengah panjang kue tersebut.

Keywords


Profil; Kreativitas, Masalah Matematika; Temperamen.

Full Text:

PDF

References


Hudojo, Herman. 2001. Pengembangan Kurikulum Matematika dan Pembelajaran Matematika. Malang: Universitas Negeri Malang.

Jahja, Yudrik. 2004. Wawasan Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Khodijah, Nyayu. 2006. Psikologi Belajar. Palembang.: IAIN Raden Fatah Press tersedia dari http://www. Andradogi.com (diakses tanggal 2 Mei 2011).

Littauer, Florence. 2011. Personality Plus. Jakarta: Binarupa Aksara.

Maryanto, Yoga. 2008. Kemampuan Berpikir Ilmu Lingkungan Tingkat Tinggi Mahasiswa UMMI Sukabumi. Proposal. UMMI. Sukabumi.

Munandar, Utami. 1999. Mengembangkan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Murniati, Endyah. 2012. Pendidikan & Bimbingan Anak Kreatif. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.

Novyanto, okasatria. 2008. Empat Jenis Temperamen Manusia. [on line]. Tersedia:http://okasatria.blogspot.com/2008/02/empat-jenis-temperamen-manusia.html.(diakses tanggal 5 Mei 2011).

Ormrod, Ellis Jeanne, 2008. Educational Psycology Developing Learners. University of Northen Colorado (Emerita).

Pehnoken, E. 1997. The State-of-Art in Mathematical Creativity. Zentralblatt fr Didaktik der Mathematik (ZDM)The International Journal on Mathematics Education. [Online] Tersedia:http://www.emis.de/journals/ZDM/zdm 973a1.pdf. (Diakses tanggal 14 Oktober 2011).

Siagian, Yeni D.S. 2003. Si Melankolis Cenderung Bunuh Diri. [On line]. Tersedia: http://kompas.com/kesehatan/newa/0306/18/113314.html.(Diakses tanggal 5 Mei 2011).

Silver, E. A. 1997. Fostering Creativity through Instruction Rich in Mathematical Problem Solving and Problem Posing. Zentralblatt fr Didaktik der Mathematik (ZDM) The International Journal on Mathematics Education. [Online]. Tersedia di: http://www.emis.de /journals/ZDM/zdm973a3.pdf. ISSN 1615-679X. (Diakses tanggal 14 Oktober 2011).

Siswono, Tatag. Y.E. 2007. Penjenjangan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Identifikasi Tahap Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan dan Mengajukan Masalah Matematika. Surabaya: Pps. UNESA. Disertasi.

Siswono, Tatag. Y. E. 2008. Mengajar dan Meneliti. Surabaya: Unesa University Press.

Skemp, R. R. 1971. The psychology of learning mathematics. New York: Penguin Books LtdPolya, G. (1973). How to solve it. A new aspect of mathematical method. New Jersey: Princeton University Press.

Sudaryanto. 2000. Clinical reasoning dan Berpikir Kritis. [on line]. Tersedia http://www.fk.undip.ac.id/pengembangan-pendidikan/78-clinical-reasoning-dan-berpikir-kritis.html.(diakses tanggal 5 Mei 2011).

Sudiarta, Putu. 2012.Pengembangan Kompetensi Berpikir Divergen dan Kritis Melalui Pemecahan Masalah Matematika Open Ended. (on line) (diakses tanggal 22 januari 2012).

Suryabrata, Sumadi. 1982. Psikologi Kepribadian. Jakarta: CV. Rajawali.

Sutanto, M. Edi. (2003). Hubungan Antara Temperamen Karyawan, Pemberian Kompensasi, Dan Jenjang Karier Yang Tersedia Terhadap Prestasi Kerja Karyawan.(on line) Tersedia http://adedepokz.blogspot.com/http:www.petra.ac.id~puslit/files/publish.ed/jornals/MAN/MAN030501/MAN03050104.pdf. (Diakses tanggal 5 Mei 2011).

Wahidin, Didin. 2009. Berpikir Kreatif. [on line]. Tersedia:http://didin-uninus.blogspot.com/2009/03/berfikir kreatif.html. (Diakses tanggal 20 April 2011).

Worthington, M. (2006). Creativity Meets Mathematics. [Online] Tersedia: http://www.children mathematics.net/creativity_meets_mathematics.pdf. (Diakses 14 Januari 2011).




DOI: https://doi.org/10.24256/jpmipa.v2i2.109

Article Metrics

Abstract view : 189 times
PDF - 170 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats