Sekuritas Sistem Dengan Kriptografi

Rosdiana Rosdiana

Abstract


Dalam kriptografi terdapat dua konsep utama yakni enkripsi dan dekripsi. Enkripsi adalah proses dimana informasi/data yang hendak dikirim diubah menjadi bentuk yang hampir tidak dikenali sebagai informasi awalnya dengan menggunakan algoritma tertentu. Dekripsi adalah kebalikan dari enkripsi yaitu mengubah kembali bentuk tersamar tersebut menjadi informasi awal. Istilah kriptografi lebih dikenal dengan criptosystem, dimana suatu criptosistem terdiri dari sebuah algoritma dari seluruh kemungkinan plaintext, chippertext, dan kunci-kunci. Dalam kriptosystem RSA ada beberapa persyaratan yang hendaknya dipenuhi, yaitu plaintext di enkripsi ke dalam blok-blok dengan tiap-tiap blok bernilai biner kurang dari n adalah integer positip. Dengan demkian panjang maksimal tiap-tiap blok adalah kurang dari atau sama dengan log2(n).

Keywords


Kriptografi; Kriptosistem; Plaintext; Chippertext; Cryptography; Hellman Knapsack.

Full Text:

PDF

References


Bishop, David, Introduction to Cryptography with Java Applets, Jones and Bartlett Computer Science, 2003

Dony Ariyus, Pengantar Ilmu Kriptografi, 1st Published, 2008

Meyer, Carl H. & Matyas, Stephen M., Cryptography, A New Dimension in Computer Data Security, John Wiley & Sons, 1982.

Rinaldi Munir, Kriptografi, Informatika Bandung, 2006

Rinaldi Munir, Perancangan Algoritma Stream Cipehr dengan Chaos, Institut Teknologi Bandung, 2005.

Stalling, W., Cryptography and Network Security, Principle and Practice 2rdEdition, Pearson Education, Inc., 1998.




DOI: https://doi.org/10.24256/jpmipa.v3i1.216

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.