Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Masalah Terintegrasi Kecerdasan Emosional dan Karakter

Lis Sugianto, Muhammad Ilyas, Ma'rufi Ma'rufi

Abstract


Abstract:

The character must be accompanied by emotional intelligence to be able to encourage students in understanding mathematics learning. Students who have emotional intelligence are expected to be able to manage themselves and others. This study aims to develop mathematical learning tools based on integrated problems of emotional intelligence and character of students. The location of this study was in one of the public schools in Palopo City, with the subject of the study is the students of class X. The development procedure used adopted the Plomp model. But this study only reached the test, evaluation, and revision phase. Learning tools developed are teaching materials, learning implementation plans, and student worksheets. The instruments used were learning achievement tests, emotional intelligence questionnaires, student character questionnaires, learning management observation sheets, student activity observation sheets, and student questionnaire responses to learning. The results showed that the integrated problem-based learning device of emotional intelligence that was developed met the criteria of validity, practicality, and effectiveness.


Abstrak:

Karakter harus dibarengi dengan kecerdasan emosional agar mampu mendorong peserta didik dalam memahami pembelajaran matematika. Peserta didik yang memiliki kecerdasan emosional diharapkan mampu mengelolah diri sendiri dan orang lain. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran matematika berbasis masalah terintegrasi kecerdasan emosional dan karakter peserta didik. Lokasi penelitian ini di salah satu sekolah negeri di Kota Palopo, dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas X. Prosedur pengembangan yang digunakan mengadopsi model Plomp. Namun penelitian ini hanya sampai fase tes, evaluasi dan revisi. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan yaitu bahan ajar, rencana pelaksanaan pembelajaran, dan lembar kerja peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar, angket kecerdasan emosional, angket karakter peserta didik, lembar pengamatan pengelolaan pembelajaran, lembar observasi aktifitas peserta didik dan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran berbasis masalah terintegrasi kecerdasan emosional yang dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan.


Keywords


Character; Emotional Quotient; Mathematics Learning Tools.

Full Text:

PDF

References


Agustian, Ary Ginanjar. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi Dan Spiritual, Esq (Emotional Spiritual Quotient): Berdasarkan 6 Rukun Iman Dan 5 Rukun Islam. Arga Wijaya Persada, 2001.

Choridah, Dedeh Tresnawati. “Peran Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Dan Berpikir Kreatif Serta Disposisi Matematis Siswa Sma.” Infinity Journal 2, no. 2 (2013): 194–202.

Ilyas, M., M. Ma’rufi, F. Fitriani, and S. Salwah. “Analysis of Senior High School Students’ Emotional Intelligence in Cooperative Based Mathematics Learning.” In Journal of Physics: Conference Series, 1088:012082. IOP Publishing, 2018.

Ilyas, Muhammad. “Pembelajaran Matematika Berbasis Karakter Dengan Melibatkan Kecerdasan Emosional Mahasiswa.” Prosiding 1, no. 1 (2014): 47–54.

Ismaimuza, Dasa. “Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Matematis Siswa Smp Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Strategi Konflik Kognitif.” Sains Humanika 63, no. 2 (2013).

Mulyana, Ade, and Utari Sumarmo. “Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematik Dan Kemandirian Belajar Siswa SMP Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah.” DIDAKTIK 9, no. 1 (2015): 40–51.

Perbowosari, Heny. “Peran Kecerdasan Emosional Dalam Pendidikan Karakter.” Prosiding Nasional, 2016.

Presiden Republik Indonesia. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional,” n.d. http://silemkerma.ristekdikti.go.id/assets/panduan/UU_20-2003_Sisdiknas.pdf.

Purwati. “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Dalam Model Kooperatif Tipe STAD Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Sabbang.” Universitas Negeri Makassar, 2009.

Sanjaya, Wina. “Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan,” 2006.

Soedjadi, R. Kiat Pendidikan Matematika Di Indonesia. Jakarta: Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Nasional, 2001.

Sukriadi, Sukriadi, Abdul Basir, and Rusdiana Rusdiana. “Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Pada Materi Sudut Dan Garis Di Kelas VII MTs Normal Islam Samarinda.” JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) 1, no. 2 (September 1, 2016): 65–73. https://doi.org/10.26737/jpmi.v1i2.85.

Sumartini, Tina Sri. “Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah.” Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika 4, no. 1 (2015): 1–10.

Wiguna, I. Gusti Lanang Ambara, MA Prof A. A. I. Ngurah Marhaeni, and M. Pd Prof I. Made Ardana. “Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Hands on Mathematics Terhadap Keaktifan Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Di SD. 1,2,5 Banyuasri.” Jurnal Pendidikan Dasar Ganesha. Journal:eArticle, Ganesha University of Education, 2014. https://www.neliti.comNone.

Winarso, Widodo, and Deddy Supriady. “Menilai Prestasi Belajar Melalui Penguatan Self Regulated Learning Dan Kecerdasan Emosional Siswa Pada Pembelajaran Matematika.” Jurnal Didaktik Matematika 3, no. 2 (December 14, 2016). http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/DM/article/view/5642.

Zubaedi. Desain Pendidikan Karakter. Prenada Media, 2015.




DOI: https://doi.org/10.24256/jpmipa.v8i1.984

Article Metrics

Abstract view : 7 times
PDF - 5 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats