PUBLICATION ETHICS

Publication Ethics 

Al-Amwal: Journal of Islamic Economic Law Research (ISSN: 2541-0105, E-ISSN: 2541-3910) is an Academic Journal published by the Faculty of Sharia. This is a peer-reviewed open access journal in the field of Islamic Studies particularly Sharia Economic Law. Publishing articles in Al-Amwal: Journal of Islamic Economic Law Research is an important building block in the development of a respected knowledge network. This is a direct reflection of the quality of the work of the authors and the institutions that support them. Peer-reviewed articles support and embody the scientific method. It is important to agree on standards of expected ethical behavior for all parties involved in the act of publishing: authors, journal editors, peer reviewers, and publishers.

(Al-Amwal: Jurnal Riset Hukum Ekonomi Islam (ISSN: 2541-0105, E-ISSN: 2541-3910) merupakan Jurnal Akademik yang diterbitkan oleh Fakultas Syariah. Ini adalah jurnal akses terbuka peer-review di bidang Studi Islam khususnya Hukum Ekonomi Syariah. Penerbitan artikel di Al-Amwal: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Islam merupakan blok bangunan penting dalam pengembangan jaringan pengetahuan yang dihormati. Ini merupakan cerminan langsung dari kualitas karya penulis dan lembaga yang mendukungnya. Artikel peer-review mendukung dan mewujudkan metode ilmiah. Penting untuk menyetujui standar perilaku etis yang diharapkan untuk semua pihak yang terlibat dalam tindakan penerbitan: penulis, editor jurnal, peninjau sejawat, dan penerbit.)

 

Ethical Guidelines for Journal Publication (Pedoman Etika untuk Publikasi Jurnal)

The publication of an article in a peer-reviewed Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law is an essential building block in the development of a coherent and respected network of knowledge. It is a direct reflection of the quality of the work of the authors and the institutions that support them. Peer-reviewed articles support and embody the scientific method. It is therefore important to agree upon standards of expected ethical behavior for all parties involved in the act of publishing: the author, the journal editor, the peer reviewer, the publisher and the society.

 Syariah Faculty as publisher of Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law takes its duties of guardianship over all stages of publishing seriously and we recognize our ethical and other responsibilities. We are committed to ensuring that advertising, reprint or other commercial revenue has no impact or influence on editorial decisions.

(Publikasi sebuah artikel dalam peer-reviewed Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law merupakan blok bangunan penting dalam pengembangan jaringan pengetahuan yang koheren dan dihormati. Ini adalah cerminan langsung dari kualitas karya para penulis dan lembaga yang mendukungnya. Artikel peer-review mendukung dan mewujudkan metode ilmiah. Oleh karena itu penting untuk menyepakati standar perilaku etis yang diharapkan untuk semua pihak yang terlibat dalam tindakan penerbitan: penulis, editor jurnal, peer reviewer, penerbit dan masyarakat.

Fakultas Syariah sebagai penerbit Al-Amwal : Jurnal Hukum Ekonomi Islam mengemban tugas perwalian atas semua tahapan penerbitan secara serius dan kami menyadari tanggung jawab etika dan lainnya. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa iklan, cetak ulang, atau pendapatan komersial lainnya tidak berdampak atau memengaruhi keputusan editorial.)

 

Publication Decisions (Keputusan Publikasi)

The editor of the Al-Amwal: Journal of Islamic Economic Law is responsible for deciding which of the articles submitted to the journal should be published. The validation of the work in question and its importance to researchers and readers must always drive such decisions. The editors may be guided by the policies of the journal’s editorial board and constrained by such legal requirements as shall then be in force regarding libel, copyright infringement and plagiarism. The editors may confer with other editors or reviewers in making this decision.

(Editor Al-Amwal: Jurnal Hukum Ekonomi Islam bertanggung jawab untuk memutuskan artikel mana yang diserahkan ke jurnal yang harus diterbitkan. Validasi pekerjaan tersebut dan kepentingannya bagi peneliti dan pembaca harus selalu mendorong keputusan tersebut. Editor dapat dipandu oleh kebijakan dewan redaksi jurnal dan dibatasi oleh persyaratan hukum yang berlaku terkait pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta, dan plagiarisme. Editor dapat berunding dengan editor atau peninjau lain dalam membuat keputusan ini.)

Fair Play (Permainan yang adil)

An editor at any time evaluate manuscripts for their intellectual content without regard to race, gender, sexual orientation, religious belief, ethnic origin, citizenship, or political philosophy of the authors.  

(Editor setiap saat mengevaluasi manuskrip untuk konten intelektual mereka tanpa memandang ras, jenis kelamin, orientasi seksual, kepercayaan agama, asal etnis, kewarganegaraan, atau filosofi politik penulis.)

 

Confidentiality (Kerahasiaan)

The editor and any editorial staff must not disclose any information about a submitted manuscript to anyone other than the corresponding author, reviewers, potential reviewers, other editorial advisers, and the publisher, as appropriate.

(Editor dan staf editorial mana pun tidak boleh mengungkapkan informasi apa pun tentang naskah yang dikirimkan kepada siapa pun selain penulis yang sesuai, pengulas, calon pengulas, penasihat editorial lainnya, dan penerbit, sebagaimana mestinya.) 

Disclosure and Conflicts of Interest

Privileged information or ideas obtained through peer review must be kept confidential and not used for personal advantage. Reviewers should not consider manuscripts in which they have conflicts of interest resulting from competitive, collaborative, or other relationships with any of the authors or institutions connected to the papers.

 

Publisher (Penerbit)

It is committed to ensure that commercial interest has no impact or influence on editorial decisions. Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Research will assist in communications with other journals where this is useful to the authors. Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Research is working closely with all related divisions to set standards for best practices on ethical matters, errors and retractions and are prepared to provide specialized legal review and counsel if necessary.

(Berkomitmen untuk memastikan bahwa kepentingan komersial tidak memiliki dampak atau pengaruh terhadap keputusan editorial. Al-Amwal : Jurnal Riset Hukum Ekonomi Islam akan membantu dalam komunikasi dengan jurnal lain dimana hal ini berguna bagi penulis. Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Research bekerja sama dengan semua divisi terkait untuk menetapkan standar praktik terbaik tentang masalah etika, kesalahan, dan pencabutan dan siap untuk memberikan tinjauan dan nasihat hukum khusus jika diperlukan.)

 
Duties of Reviewers (Tugas Reviewer)

Provide input comments regarding the substance aspects of the submitted article by filling out the reviewer form as well as weighing and providing recommendation input to the editor whether the article manuscript under review is worthy of publication or not in accordance with the respective scientific capacities.

(Memberi komentar masukan terkait aspek subtansi dari naskah artikel yang diajukan dengan mengisi form reviewer sekaligus menimbang dan memberi masukan rekomendasi kepada editor apakah naskah artikel yang ditinjau layak dipublikasikan atau tidak sesuai dengan kapasitas kelimuan masing-masing yang bersangkutan)

1. Contribution to Editorial Decisions ( Kontribusi terhadap keputusan editorial)

Peer review assists the editor in making editorial decisions and through the editorial communications with the author may also assist the author in improving the paper.

Peer review membantu editor dalam membuat keputusan editorial dan melalui komunikasi editorial dengan penulis juga dapat membantu penulis dalam memperbaiki makalah

2. Promptness (ketepatan)

Any selected referee who feels unqualified to review the research reported in a manuscript or knows that its prompt review will be impossible should notify the editor and excuse himself from the review process.

Setiap Reviewer terpilih yang merasa tidak memenuhi syarat untuk meninjau penelitian yang dilaporkan dalam sebuah manuskrip atau mengetahui bahwa tinjauan cepatnya tidak mungkin dilakukan harus memberi tahu editor dan mengundurkan diri dari proses peninjauan.

 

3. Confidentiality (Kerahasiaan)

Any manuscripts received for review must be treated as confidential documents. They must not be shown to or discussed with others except as authorized by the editor.

Setiap manuskrip yang diterima untuk ditinjau harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Mereka tidak boleh diperlihatkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali sebagaimana diizinkan oleh editor.

 

Standards of Objectivity

Reviews should be conducted objectively. Personal criticism of the author is inappropriate. Referees should express their views clearly with supporting arguments.

Peninjauan harus dilakukan secara objektif. Kritik pribadi terhadap penulis tidak pantas. Peninjau (reviewer) harus mengungkapkan pandangan mereka dengan jelas dengan argumen pendukung.

 

Acknowledgement of Sources (Pengakuan Sumber)

Reviewers should identify relevant published work that has not been cited by the authors. Any statement that an observation, derivation, or argument had been previously reported should be accompanied by the relevant citation. A reviewer should also call to the editor's attention any substantial similarity or overlap between the manuscript under consideration and any other published paper of which they have personal knowledge.

Reviewer harus mengidentifikasi karya terbitan yang relevan yang belum dikutip oleh penulis. Setiap pernyataan bahwa observasi, derivasi, atau argumen telah dilaporkan sebelumnya harus disertai dengan kutipan yang relevan. Peninjau juga harus meminta perhatian editor jika ada kesamaan substansial atau tumpang tindih antara naskah yang sedang dipertimbangkan dan makalah lain yang diterbitkan yang mereka ketahui secara pribadi.

 

Duties of Authors

1. Reporting Standards

Authors must present the original manuscript, not published in any form, and do not submit the same article to other journals until the publisher give an answer regarding the feasibility of the manuscript. Authors should provide accurate and accountable research data. Authors must cite the sources appropriately by considering the content of the manuscript either in the form of written publications and personal interviews.

(Penulis harus mempresentasikan naskah asli, tidak diterbitkan dalam bentuk apapun, dan tidak mengirimkan artikel yang sama ke jurnal lain sampai penerbit memberikan jawaban mengenai kelayakan naskah. Penulis harus memberikan data penelitian yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Penulis harus mengutip sumber secara tepat dengan mempertimbangkan isi naskah baik berupa publikasi tertulis maupun wawancara pribadi.)

2. Originality and Plagiarism (Orisinalitas dan Plagiasrime)

The authors should ensure that they have written entirely original works, and if the authors have used the work and/or words of others that this has been appropriately cited or quoted.

Para penulis harus memastikan bahwa mereka telah menulis karya yang sepenuhnya asli, dan jika penulis telah menggunakan karya dan/atau kata-kata orang lain bahwa hal tersebut telah dikutip atau dikutip dengan tepat.

3. Multiple, Redundant, or Concurrent Publication (Publikasi Berganda, Redundan, atau Bersamaan)

An author should not in general publish manuscripts describing essentially the same research in more than one journal or primary publication. Submitting the same manuscript to more than one journal concurrently constitutes unethical publishing behaviour and is unacceptable.

Seorang penulis seharusnya tidak secara umum menerbitkan manuskrip yang menggambarkan penelitian yang pada dasarnya sama di lebih dari satu jurnal atau publikasi utama. Mengirimkan manuskrip yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku penerbitan yang tidak etis dan tidak dapat diterima.

 

Acknowledgement of Sources

Proper acknowledgment of the work of others must always be given. Authors should cite publications that have been influential in determining the nature of the reported work.

Pengakuan yang tepat atas karya orang lain harus selalu diberikan. Penulis harus mengutip publikasi yang berpengaruh dalam menentukan sifat karya yang dilaporkan.

 

Authorship of the Paper

Authorship should be limited to those who have made a significant contribution to the conception, design, execution, or interpretation of the reported study. All those who have made significant contributions should be listed as co-authors. Where there are others who have participated in certain substantive aspects of the research project, they should be acknowledged or listed as contributors. The corresponding author should ensure that all appropriate co-authors and no inappropriate co-authors are included on the paper, and that all co-authors have seen and approved the final version of the paper and have agreed to its submission for publication.

(Kepengarangan harus dibatasi pada mereka yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap konsepsi, desain, pelaksanaan, atau interpretasi studi yang dilaporkan. Semua orang yang telah memberikan kontribusi signifikan harus dicantumkan sebagai rekan penulis. Dimana ada orang lain yang telah berpartisipasi dalam aspek substantif tertentu dari proyek penelitian, mereka harus diakui atau terdaftar sebagai kontributor. Penulis korespondensi harus memastikan bahwa semua penulis bersama yang sesuai dan tidak ada penulis bersama yang tidak pantas dicantumkan di dalam makalah, dan bahwa semua penulis bersama telah melihat dan menyetujui versi final makalah dan telah menyetujui penyerahannya untuk publikasi)

 

Data Access and Retention

Authors may be asked to provide the raw data in connection with a paper for editorial review, and should in any event be prepared to retain such data for a reasonable time after publication

 

Disclosure and Conflicts of Interest (Pengungkapan dan Benturan Kepentingan)

All authors should disclose in their manuscript any financial or other substantive conflict of interest that might be construed to influence the results or interpretation of their manuscript. All sources of financial support for the project should be disclosed.

(Semua penulis harus mengungkapkan dalam manuskrip mereka setiap konflik kepentingan finansial atau substantif lainnya yang mungkin ditafsirkan untuk memengaruhi hasil atau interpretasi manuskrip mereka. Semua sumber dukungan keuangan untuk proyek harus diungkapkan.)

 

Fundamental errors in published works (Kesalahan dalam penerbitan sebuah karya)

When an author discovers a significant error or inaccuracy in his/her own published work, it is the author's obligation to promptly notify the journal editor or publisher and cooperate with the editor to retract or correct the paper. If the editor or the publisher learns from a third party that a published work contains a significant error, it is the obligation of the author to promptly retract or correct the paper or provide evidence to the editor of the correctness of the original paper.

Ketika seorang penulis menemukan kesalahan atau ketidakakuratan yang signifikan dalam karyanya yang diterbitkan, adalah kewajiban penulis untuk segera memberi tahu editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki makalah tersebut. Jika editor atau penerbit mengetahui dari pihak ketiga bahwa karya yang diterbitkan mengandung kesalahan yang signifikan, maka kewajiban penulis untuk segera menarik kembali atau memperbaiki makalah atau memberikan bukti kepada editor tentang kebenaran makalah asli.

Editors

The editor of Al-Amwal: Journal of Islamic Economic Law Research is responsible for deciding which articles should be published. The intended validation of the work and its importance to researchers and readers should always drive those decisions. Editors may be guided by the policies of the journal's editorial board and limited by legal requirements that will apply regarding libel, copyright infringement, and plagiarism. The editor may confer with other editors or reviewers in making this decision

Editor Al-Amwal: Journal of Islamic Economic Law Research bertanggung jawab untuk memutuskan artikel mana yang harus diterbitkan. Validasi pekerjaan yang dimaksud dan pentingnya bagi peneliti dan pembaca harus selalu mendorong keputusan tersebut. Editor dapat dipandu oleh kebijakan dewan editorial jurnal dan dibatasi oleh persyaratan hukum yang akan berlaku terkait fitnah, pelanggaran hak cipta, dan plagiarisme. Editor dapat berunding dengan editor atau pengulas lain dalam membuat keputusan ini