POLEMIK MUNASABAH SEBAGAI METODE KAJIAN TAFSIR (Kajian Metodolgi Tafsir Ulama Klasik)

Syahrir Djafaara

Abstract


Salah satu metode penafsiran klasik yang diperdebatkan adalah penafsiran dengan gaya Munasabah. Penafsiran munasabah yang diartikan dengan pengaitan makna dalam semua aspek ayat dengan jarak dan muatan berbeda, menuai kritikan yang secara eksplisit menurut Imam Syaukani, bukannya menambah jelas akan makna al-Qur’an, tapi sebaliknya akan menambah keraguan dan kebingungan. Kajian ini menjawab pengklasifikasian metodologi tafsir klasik dalam bentuk ma’tsur dan ra’yi dan prinsip masing-masing golongan dalam penggunaan bentuk keduanya dan urutan urutan ayat, tauqifi dan Ijtihadi, berimplikasi pada penggunaan dan pengakuan Munasabah sebagai metode kajian tafsir.


Full Text:

PDF

References


Arif, Armei, Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam, Jakarta: Ciputat Press, 2002

Al-Anshari al-Qurtubi, Abu Abdillah Mu-hammad, Tafsir al-Qurtubi, Kairo: Dar al-Kutub al-Urbah, 1969.

Depatremen Agama RI, al-Qur’an dan Terjemahnya, (Jakarta: Yayasan Penye-lenggara/Penafsir al-Qur’an, 2005.

Mardan, Ulum al-Qur’an; Sebuah Pengantar, Jakarta: Mazhab Ciputat, 2010.

Asy-Syarif bin Mahmud, al-Amtsal fi al-Qur’an, Mesir: Dar al-Ma’arif, 1965.

As-Shiddieqy, Hasbi, Ilmu al-Qur’an, Jakarta: Bulan Bintang, 1972

Syafi’i, Rahmat, Pengantar Ilmu Tafsir, Bandung: Pustaka Setia, 2006.

Shihab, M. Quraish, Tafsir al-Misbah, Jakarta: Lentera Hati, 2006

Al-Qattan,Manna, Mabahis fi Ulum al-Qur’an, Kairo: Dar al-Taufik, 2005.

Syahidin, Menelusuri Metode Pendidikan dlm Al-Qur’an, Jakarta: Alfabet, 2009.

Salam, Zaghllul, Atsar al-Qur’an fi Ta-thawwur al-Naqd al-Adabi, Mesir: Dar al-Ma’arif, 1968.


Article Metrics

Abstract view : 4 times
PDF - 12 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.