AL-MA’AD DALAM AL-QUR’AN

Misbahuddin Misbahuddin

Abstract


Talking about ma’ad  is always relating to the day of resurrection (yaum al-qiyamah ).When the yaum al-qiyamah, who appeared in mind we are were destruction the universe as the end of life, and god and as the pay of jugdes. Al-ma’ad which was a confirmation the confidence for the end of the world and the hereafter to menusia rise mempertanggung jawabkan everything during life in the world. Al-ma’ad is taken of word of ‘ada ya’udu is meaning back. Al-ma’ad which means return, the the return. And the hereafter is the resort for nations man. Existence of al-ma’ad which certainly a a certainty to every handled his men through the use of naqli as hereafter in the book and aqli or guidance aqli whether / argumentative logic and natural analysis to phenomena.

Berbicara tentang ma’ad selalunya terkait dengan hari kiamat (yaum al-qiyamah). Ketika menyebut yaum al-qiyamah, yang terbayang dalam benak kita adalah dahsyatnya kehancuran alam semesta ini sebagai akhir dari kehidupan, perhitungan Allah serta hari pembalasan dan keadilan-Nya. Al-Ma’ad merupakan penegasan keyakinan akan berakhirnya alam duniawi dan berganti dengan alam akhirat untuk menusia bangkit mempertanggung jawabkan segala perbuatannya selama  hidup di dunia.

Kata al-Ma’ad terambil dari akar kata “’Ada, “Ya’udu” artinya kembali. Al-Ma’ad berarti tempat kembali, yakni tempat kembalinya segala sesuatu. Dan Akhirat adalah tempat kembali (yang diperuntukkan) bagi ummat manusia. Eksistensi Al-Ma’ad sebagai sebuah keniscayaan yang wajib diimani oleh setiap manusia dapat diungkap melalui penggunaan dalil-dalil naqli sebagai yang terdapat dalam al-Qur’an ataupun dengan petunjuk aqli baik secara logika/argumentatif maupun dengan analisa terhadap fenomena alamiah.


Full Text:

PDF

References


Abu al-Husaen Ahmad ibn Faris ibn Zakariya, Mu’jam Maqayis al-Lughah, (Beirut: Dar al-Ihya al-Turas al-‘Arabiy, 2001).

Al-Rāghib al-Aṣfahānī, Mu`jam Mufradāt Alfāẓ al-Qur`ān (Beirut: Dār al-Fikr, t.t.).

Aṭīf al-Zayn, Mu`jam Tafsīr Mufradāt Alfāẓ al-Qur`ān al-Karīm (Libanon: al-Dār al-Ifrīqīyah al-`Arabīyah, 2001).

Ibn Manẓūr, Lisān al-Arab, Jilid 2 (Beirut: Dār Ṣādir, 2000).

Ibn Manẓūr, Lisān al-Arab, Jilid 14 (Beirut: Dār Ṣādir, 2000).

Mahmud Yunus, Kamus Arab-Indonesia, (Jakarta: Hidakarya Agung, 1990).

Muhammad Fu’ad Abd al-Baqi’, Al-Mu’jam al-Mufahras li Alfaz al-Qur’an (Kairo: Dar al-Hadis, t.t).

www.alhassanain.com/indonesian/.../001.html (20 Mei 2011).


Article Metrics

Abstract view : 3 times
PDF - 2 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.