POLA PENDISTRIBUSIAN PUPUK BERSUBSIDI BERDASARKAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN NOMOR 4 TAHUN 2023 DI DESA KADUNDUNG KECAMATAN LATIMOJONG KABUPATEN LUWU
DOI:
https://doi.org/10.24256/dalrev.v5i2.6555Abstrak
Pupuk bersubsidi merupakan program pemerintah dalam rangka meningkatkan produktivitas hasil panen yang terdiri dari jenis pupuk UREA, SP-36, ZA, NPL dan Organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola distribusi pupuk bersubsidi berdasarkan peraturan Menteri Perdagangan Nomor 4 Tahun 2023 di Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif. Sumber data dari penelitian ini yaitu sumber data primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu redukasi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pendistribusian pupuk bersubsidi di Desa Kadundung Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu pendistribusiannya belum optimal dikarenakan masih ada kendala yaitu sering mengalami kekurangan stok pupuk sehingga petani mengalami sedikit kesulitan dan sebagian para petani terpaksa harus membeli pupuk non subsidi.Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Shiva Pujiati, Sabaruddin, Agustan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See the Effect of Open Access)












