PSEUDO GOVERNMENT PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA BERSAMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN

Achmad Buchory

Abstract


Bantuan sosial Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Program Keluarga Harapan pengembangan Desa Sejahtera Mandiri (DSM) merupakan program baru yang digulirkan oleh Kementerian Sosial pada tahun 2016 di Kecamatan Jaten. Kementerian Sosial selaku stakeholder utama menggulirkan program ini dalam upaya untuk memandirikan desa dalam mengatasi permasalahan kesejahteraan sosial. Pengguliran bantuan ini di Kecamatan Jaten ternyata tidak dilepaskan adanya pengaruh pseudo goverment yang mempengaruhi keoptimalan pelaksanaan pemberdayaan KUBE PKH untuk membentuk DSM di Kecamatan Jaten. Penelitian ini bermaksud untuk mengkaji fenomena pseudo goverment yang terjadi pada pengguliran bantuan sosial KUBE PKH pengembangan DSM di Kecamatan Jaten. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, focus group discussion (FGD), dan studi dokumen. Data kemudian dideskripsikan, didialogkan dengan teori, dan diinterpretasikan.

Temuan pada penelitian bahwa praktik pseudo goverment yang terjadi di Kecamatan Jaten membawa pengaruh pada tujuan kemandirian dari KUBE maupun desa tidak terlaksana secara maksimal. Proses tersebut juga membawa pengaruh pula terhadap praktik pemberdayaan yang dilakukan oleh para pendamping KUBE, dimana mereka kesulitan untuk mengatur anggota KUBE untuk mengembangkan aspek ekonomi, sosial, dan lembaganya. Akibatnya kemandirian dari KUBE tersebut sulit diwujudkan. Walaupun demikian, tidak semua KUBE yang berada di Kecamatan Jaten patuh dengan pseudo goverment. Ada di antara mereka yang melakukan perlawanan secara kolektif dengan memperkuat modal-modal yang dimilikinya. Perlawanan ini merupakan proses heterodoxa yang bertujuan untuk menciptakan keberhasilan program yaitu memandirikan KUBE dan desa penerima bantuan. Pola perlawanan kolektif yang dilakukan KUBE didukung oleh stakeholder utama dengan memberikan penguatan modal-modal yang dimiliki dalam melaksanakan pemberdayaan KUBE untuk mengembangkan menjadi DSM.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 77 times
PDF - 80 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats