JUDI BOLA ONLINE (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Negeri Makassar)

Nazaruddin Zainal

Abstract


Perjudian dalam berbagai bentuk akhir-akhir ini semakin marak, baik dari segi kuantitas, kualitas, maupun dari sistem perjudian itu sendiri. Perkembangan teknologi yang semakin modern dan canggih malah disalahgunakan oleh sebagian orang untuk meraup keuntungan. Perkembangan teknologi yang makin canggih inilah yang semakin memanjakan para penjudi karena dalam internet terdapat situs-situs perjudian bola online yang dapat dikunjungi, antara lain sbobet, ibcbet, 338a, Guvinta, Mansion88, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendorong dan dampak negatif mahasiswa UNM melakukan judi bola online. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan mengunakan pendekatan studi kasus. Penarikan Informan didasarkan pada kriteria yaitu terdaftar dan masih aktif sebagai mahasiswa UNM dan mengetahui dan bermain judi bola online. Informan penelitian sebanyak 6 (enam) orang mahasiswa UNM, yang terdiri dari 1 (satu) orang dari Fakulitas Ilmu Sosial, 2 (dua) orang dari Fakultas Ekonomi, 1 (satu) orang dari Fakultas Ilmu Pendidikan, 1 (satu) orang dari Fakultas Keolahragaan, dan 1 (satu) orang dari Fakultas Teknik. Penentuan Informan dilakukan dengan dua teknik, yaitu secara purposive sampling untuk mendapat informan kunci, kemudian dilanjutkan menggunakan tehnik snowball untuk memperoleh informan berikutnya, sehingga layak menjadi sumber informasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa UNM bermain judi bola online didorong oleh berbagai faktor, mulai dari faktor sosial ekonomi berupa alasan ekonomi,serta kurangnya pengetahuan agama, faktor situasional berupa ajakan dari teman serta aman dan mudahnya mengakses situs judi bola online, faktor belajar baik belajar dari teman maupun belajar sendiri, faktor persepsi tentang probabilitas kemenangan, dan faktor persepsi terhadap keterampilan. Sedangkan dampak negatif yang muncul pada mahasiswa UNM yang melakukan judi bola online ada dua yaitu dapat dilihat dari dampak akademik dan dampak non-akademik. Dampak akademik yang dirasakan berupa seringnya begadang serta sulitnya melakukan aktivitas perkuliahan yang berpengaruh pada rendahnya IPK. Sedangkan dampak non akademik yang dirasakan seperti kecanduan bermain serta kesulitan ekonomi.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 2254 times
PDF - 1160 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats