PEMBIAYAAN BAGI HASIL (Sektor Produktif) ANTARA IDEALITAS DAN REALITAS

Humaidi Humaidi

Abstract


Jurnal ini membahas tentang “Pembiayaan Bagi Hasil antara Idealitas dan Realitas”, tujuan tulisan ini yaitu untuk memaparkan tentang idealitas konsep bagi hasil secara teoritis dan realitas penerapannya yang kurang ideal, serta kendala-kendala yang menyebabkan realitas pembiayaan bagi hasil yang tidak seideal dengan konsepnya.

Secara teoritis bagi hasil adalah subtansi dari operasional perbankan syariah yang dikembangkan dalam produk pembiayaan mudharabah dan musyarakah. Pembiayaan ini diproyeksikan dalam menggerakkan perekonomian umat, hal ini dikarenakan pola mudharabah/ musyarakah adalah bentuk investasi langsung pada sektor riil yang menggerakkan pertumbuhan ekonomi rakyat (UKM) yang selanjutnya akan berimbas pada peningkatan perekonomian negara. Sistem bagi hasil mencerminkan nilai keadilan, kebersamaan, tolong menolong yang merupakan bagian dari ajaran Islam.

Namun secara defakto, dalam operasional perbankan syariah pembiayaan yang disalurkan lebih didominasi oleh pembiaayaan murabaha (komsumtif ) dibandingkan pembiayaan mudharabah. Hal ini disebabkan oleh tingginya risiko yang harus dihadapi oleh bank syariah sehingga mengharuskannya untuk sangat selektif dan berhati-hati yang konsekwensinya menyebabkan pembiayaan ini kurang maksimal.


Article Metrics

Abstract view : 8 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.