PRODUK HUKUM ISLAM BAHSUL MASAIL NU DAN TARJIH MUHAMMADIYAH SEBAGAI LEMBAGA PRANATA SOSIAL KEAGAMAAN
DOI:
https://doi.org/10.24256/maddika.v2i1.2072Keywords:
Bahsul Masail NU, Tarjih Muhammadiyah, Pranata Sosial KeagamaanAbstract
Pada masa sekarang ini, dengan banyaknya para pakar dalam berbagai disiplin ilmu, pelaksanaan ijtihad jama'i tampak lebih meyakinkan kebenarannya, sebab beberapa pakar saling bertukar pikiran sesuai dengan bidang keahlian masing-masing untuk mengambil keputusan bersama. Sedangkan terhadap pendapat-pendapat pribadi atau ijtihad individual, masih harus meneliti profesionalitas dan integritas pribadi mufti. Artikel ini ditulis untuk mengetahui produk hukum Islam Bahsul Masail NU dan Tarjih Muhammadiyah sebagai lembaga pranata sosial keagamaan. Â Penelitian ini menemukan bahwa salah satu bentuk penyelesaian permasalahan umat secara kolektif adalah melalui lembaga-lembaga fatwa. Di antara lembaga fatwa yang ada di Indonesia selain Lembaga Fatwa Majelis Ulama Indonesia ialah Majelis Tarjih Muhammadiyah dan Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama. Kedua lembaga ini telah berusaha keras untuk menyelesaikan persoalan-persoalan kontemporer yang dihadapi oleh umat Islam. Akan tetapi dalam perjalanannya, lembaga-lembaga fatwa ini terkadang menghasilkan produk hukum yang berbeda-beda, yang tentunya dipengaruhi oleh metodologi yang dipergunakan.References
Basyir, Ahmad Azhar. Refleksi Atas Persoalan Keislaman: Seputar Filsafat, Hukum, Politik Dan Ekonomi. Bandung: Mizan, 1993.
Imam Ghazali Said, and A. Maruf Asrori. Ahkamul Fuqaha: Solusi Problematika Hukum Islam,Keputusan Muktamar, Munas, Dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-1999 M). 2nd ed. Surabaya: Lajnah Ta’lif wan Nasyr (LTN) NU Jawa Timur, 2005.
M. Natsir Bakry. Peranan Lajnah Tarjih Muhammadiyah Dalam Pembinaan Hukum Islam Di Indonesia. 1st ed. Jakarta: Karya Indah, 1985.
Tarjih Muhammadiyah. PP Muhammdiyah, Himpunan Putusan Tarjih. 3rd ed. Yogyakarta, n.d.
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as this can result in productive exchanges and earlier and greater citations of published work.















