Affective Learning Strategy in the Teaching of Islamic Religious Education
DOI:
https://doi.org/10.24256/iqro.v9i2.12203Keywords:
Affective learning strategy, Islamic Religious Education, character formation, value-based learning modelAbstract
This article aims to describe affective learning strategy in the teaching of Islamic Religious Education (PAI) and to explain its role in shaping students’ personalities, developing their behavior, and instilling Islamic values into their daily lives. This study applies a library research method by examining and analyzing scientific articles and previous studies related to affective learning strategy, the process of attitude formation, and value-based learning models within PAI instruction. The findings show that affective learning extends beyond students’ cognitive development, reaching into the strengthening of their value systems and the guidance of their behavior toward positive attitudes through habituation, exemplary modeling, and reinforcement techniques. The results further indicate that the success of these approaches depends largely on the teacher’s role as a model, mentor, motivator, and facilitator who continuously instills ethical and Islamic values within the classroom. In addition, attitude-based learning models such as the consideration model and the Value Clarification Technique developed by Jarolimek help students understand values, consciously choose them, and apply them consistently in daily life. This article concludes that the application of affective learning strategy in Islamic education can contribute to preparing learners who combine academic achievement, good character, and Islamic manners with the ability to practice Islamic values in accordance with the goals of national education
References
Alifah, F. N. (2019). Pengembangan strategi pembelajaran afektif. Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 68–86. https://doi.org/10.19109/tadrib.v5i1.2587
Arini, G. K. T. (2024). Analisis strategi pembelajaran afektif untuk membangun karakter peserta didik. Purwadita: Jurnal Agama dan Budaya, 8(1), 88–94. https://doi.org/10.55115/purwadita.v8i1.636
Chapri, M. R., Harahap, F. B., & Gusmaneli, G. (2024). Strategi pembelajaran afektif. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa, 2(3), 1–11. https://doi.org/10.59024/bhinneka.v2i3.795
Fatmawati, F., Aswad, H., & Laswi, A. S. (2025). Pelaksanaan metode pembiasaan sebagai strategi pembentukan karakter religius pada Madrasah Tsanawiyah. Jurnal Pendidikan Refleksi, 14(1), 13–22.
Fauziah, I. D., Nikmah, F., Nafisatussa'adah, & Kurahman, O. T. (2025). Keteladanan sebagai metode pendidikan Islam dalam pembentukan karakter peserta didik. Al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 10(2), 130–138. https://doi.org/10.33477/alt.v10i2.12079
Fauzianor, A., Nurrahmi, D., Haliza, N., Fauzi, N. A., & Anshri, M. R. (2025). Peran guru PAI menjaga moral generasi Z di tengah distraksi digital dan dominasi TikTok di SMAN 6 Palangka Raya. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(3), 462–472. https://doi.org/10.61722/jmia.v2i3.4877
Hartati, D. (2025). Strategi pendidikan karakter dalam dunia pendidikan di Indonesia. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(1), 3966–3976. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.18082
Hasanah, E. (2019). Perkembangan moral siswa sekolah dasar berdasarkan teori Kohlberg. JIPSINDO: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia, 6(2), 131–145. https://doi.org/10.21831/jipsindo.v6i2.28400
Holis, A., Marwah, S. S., Azizah, N., Savitri, N., & Triani, S. (2025). Pembiasaan sikap positif dalam kegiatan pembelajaran sebagai strategi untuk meningkatkan partisipasi siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(1), 204–216. https://doi.org/10.38048/jipcb.v12i1.4863
Juniarti, I., & Misbah, M. (2022). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis pendidikan karakter Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Islam Al Yusufiyah Bukateja. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(3), 2415–2427. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i3.6522
Kadir, S. F. (2015). Strategi pembelajaran afektif untuk investasi pendidikan masa depan. Al-Ta'dib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 8(2), 135–149. https://doi.org/10.31332/atdb.v8i2.415
Law of the Republic of Indonesia Number 20 of 2003 Concerning the National Education System. (2003).
Maela, E., Purnamasari, V., Purnamasari, I., & Khuluqul, S. (2023). Metode pembiasaan baik untuk meningkatkan karakter disiplin peserta didik siswa sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2), 931–937. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4820
Majid, A. (2021). Strategi pembelajaran (8th ed.). PT Remaja Rosdakarya.
Martoni, M., Andrizal, A., & Akbar, H. (2019). Penerapan teknik mengklarifikasi nilai (value clarification technique) untuk meningkatkan pemahaman belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 90–99. https://doi.org/10.18860/jpai.v5i2.5862
Maulidia, L. N., & Tumardi, T. (2020). Pemberian penguatan perilaku anak dalam pembelajaran di PAUD. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(2), 123–133. https://doi.org/10.17509/cd.v11i2.26135
Nafiati, D. A. (2021). Revisi taksonomi Bloom: Kognitif, afektif, dan psikomotorik. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(2), 151–172. https://doi.org/10.21831/hum.v21i2.29252
Nasution, H. A., & Usman, U. (2021). Implementasi nilai religius siswa kelas XI melalui Pendidikan Agama Islam. EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 129–139. https://doi.org/10.33650/edureligia.v5i2.2879
Nida, F. L. K. (2013). Intervensi teori perkembangan moral Lawrence Kohlberg dalam dinamika pendidikan karakter. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 8(2), 271–290. https://doi.org/10.21043/edukasia.v8i2.754
Nurcahya, A., & Hadijah, H. S. (2020). Pemberian penguatan (reinforcement) dan kreativitas mengajar guru sebagai determinan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 5(1), 83–96. https://doi.org/10.17509/jpm.v5i1.25855
Nurhidin, E. (2017). Inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pemanfaatan media pembelajaran kontekstual dan pengembangan budaya religius di sekolah. Kuttab, 1(1). https://doi.org/10.30736/ktb.v1i1.23
Prianggita, V. A. (2016). Penerapan model konsiderasi dan pembentukan rasional dalam pembelajaran. Mendidik: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran, 2(1), 72–80. https://doi.org/10.30653/003.201621.34
Ritonga, S., Supriadi, A., & Syahid, M. (2023). Implementasi strategi pembelajaran afektif dalam pembelajaran PAI. Arima: Jurnal Sosial dan Humaniora, 1(2), 8–14. https://doi.org/10.62017/arima.v1i2.102
S, R., Tang, M., & Mappatunru, S. (2024). Keteladanan guru dan moralitas peserta didik studi guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Insan Cendikia Makassar. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(4), 472–485. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i4.3551
Sanjaya, W. (2006). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Prenada Media.
Sintian, S., & Robian, A. (2023). Strategi pembelajaran afektif dalam menanamkan sikap sosial peserta didik. Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, 3(1), 110–118.
Theofilus, P. (2019). Model pembelajaran value clarification technique (VCT). Riksa Bahasa: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 5(2), 215–220. https://doi.org/10.17509/rb.v5i2.21759.g10671
Wahyudi, A. (2026, January 2). Mengukur iman dengan angka: Kritik atas evaluasi Pendidikan Agama Islam di sekolah. PWMU.CO. https://pwmu.co/mengukur-iman-dengan-angka-kritik-atas-evaluasi-pendidikan-agama-islam-di-sekolah/
Warsita, B. (2009). Strategi pembelajaran dan implikasinya pada peningkatan efektivitas pembelajaran. Jurnal Teknodik, 13(1), 64–76. https://doi.org/10.32550/teknodik.v13i1.440
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 M. Khozinatul Asror, M. Baihaqi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


