Deskripsi Kemampuan Numerasi Siswa Sekolah Menengah Atas pada Ujian Akhir Sekolah

Authors

  • Hasriani Widiastuti Universitas Islam Negeri Palopo, Indonesia
  • Sumardin Raupu Universitas Islam Negeri Palopo, Indonesia
  • Nilam Permatasari Munir Universitas Islam Negeri Palopo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/jpmipa.v14i2.10632

Keywords:

Deskripsi, Kemampuan Numerasi, Ujian Akhir Sekolah

Abstract

Abstract:

This study aims to determine the numeracy skills of twelfth-grade students at SMAN 2 Palopo in the areas of numbers, geometry and measurement, algebra, as well as data and uncertainty. This study employed a descriptive quantitative method with a sample of 124 students. The results showed that students’ numeracy skills in numbers reached 32.49%, geometry and measurement 36.39%, and algebra 37.34%, all of which were categorized as low. Meanwhile, numeracy skills in data and uncertainty reached 44.6%, which was categorized as moderate. The low numeracy skills indicate that some students still experience difficulties in understanding basic mathematical concepts and applying them in problem-solving. However, in the area of data and uncertainty, students tended to understand the material more easily because it is more contextual and closely related to daily life.

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan numerasi siswa kelas XII di SMAN 2 Palopo pada konten bilangan, geometri dan pengukuran, aljabar, serta data dan ketidakpastian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 124 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerasi pada konten bilangan sebesar 32,49%, geometri dan pengukuran 36,39%, serta aljabar 37,34% yang seluruhnya berada pada kategori rendah. Sementara itu, kemampuan numerasi pada konten data dan ketidakpastian sebesar 44,6% berada pada kategori sedang. Rendahnya kemampuan numerasi menunjukkan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar matematika dan penerapannya dalam pemecahan masalah. Namun, pada konten data dan ketidakpastian, siswa cenderung lebih mudah memahami materi karena lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

References

Anggraini, Katherina Estherika, dan Rini Setianingsih. “Analisis Kemampuan Numerasi Siswa SMA Dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).” MATHEdunesa 11, no. 3 (2022): 837–49. https://doi.org/10.26740/mathedunesa.v11n3.p837-849.

Evayanti, Sri, Alia Lestari, dan Nilam Permatasari Munir. “Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematika Melalui Pembelajaran Matematika Realistik” 2, no. 2 (2023): 89–98. https://doi.org/10.35905/jmlipare.v2i2.6292.

Fadhilah, Isnaini Handayani, dan Naufal. “Analisis Kemampuan Numerasi Siswa Dalam Menyelesaikan Soal AKM Kelas XI Pada Topik Data Dan Ketidakpastian.” Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika 9, no. 2 (2023): 361–72. https://doi.org/10.33654/math.v9i2.2287.

Hayati, Miftahul, dan Miftahul Jannah. “Pentingnya Kemampuan Literasi Matematika Dalam Pembelajaran Matematika” 4 (2024): 40–54.

Khoiriah. “Assessment For Learning Berorientasi Higher Order Thinking Assessment For Learning Berorientasi Higher Order Thinking Skills Untuk Menstimulus Kecakapan Literasi Numerasi Untuk Menstimulus Kecakapan Literasi Numerasi.” Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar 6, no. 1 (2022): 127–44. https://doi.org/10.26811/didaktika.v6i1.740.

Laelatulfi, Syahla Nadya, RiawanYudi Purwoko, Suyoto. “Analisis Kemampuan Numerasi Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Di Kelas IV Sekolah Dasar.” Jurnal Pendidikan Dasar 6, no. 1 (2025): 66–76. https://doi.org/10.37729/jpd.v6i1.5414.

Luh, Ni, Putu Risma, Gusti Ayu Mahayukti, dan I Gusti Putu Sudiarta. “Profil Kemampuan Numerasi Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Pada Konten Bilangan.” Jurnal Ikatan Keluarga Alumni Undiksha 23, no. 1 (2025): 23–30. https://doi.org/10.23887/ika.v23i1.85796.

Maghfiroh, Fadhilah Lailatul, Siti Maghfirotun Amin, Muslimin Ibrahim, dan Sri Hartatik. “Keefektifan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Di Sekolah Dasar.” Jurnal Basicedu 5, no. 5 (2021): 3342–51. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1341.

Masfufah, Risma, dan Ekasatya Aldila Afriansyah. “Analisis Kemampuan Literasi Matematis Siswa Melalui Soal PISA.” Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika 10, no. 2 (2021): 291–300.

OECD, PISA. Assessment and Analytical Framework: Mathematics, Reading, Science and Global Competence. Paris: OECD Publishing, 2019.

———. What Students Know and Can Do. Paris: OECD Publishing, 2019.

Riduwan. Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru Dan Karyawan Dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta, 2011.

Rosdiana, Rosdiana, Sumardin Raupu, dan Hilma Hilma. “Pengembangan Buku Saku Digital Berbasis Stem Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar.” AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika 11, no. 3 (2022): 1818–27. https://doi.org/10.24127/ajpm.v11i3.5664.

Sari, Desi Ratna, Muhammad Rijal, dan Wahid Muharram. “Kemampuan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Geometri Pada Asesmen Kompetensi Minimum Numerasi Sekolah Dasar.” PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar 9, no. 3 (2022): 375–84. https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v9i3.53441.

Wati, Risma Kurnia, dan Adi Nurcahyo. “Kemampuan Numerasi Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Geometri Pada Asesmen Kompetensi Minimum.” Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika 7, no. 2 (2023): 1689–99. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i2.2380.

Downloads

Published

26-10-2026

How to Cite

Hasriani Widiastuti, Raupu, S., & Munir, N. P. (2026). Deskripsi Kemampuan Numerasi Siswa Sekolah Menengah Atas pada Ujian Akhir Sekolah. Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 14(2), 163–178. https://doi.org/10.24256/jpmipa.v14i2.10632

Citation Check