Integrating the Love-Based Curriculum (KBC) and the CASEL Framework: Instructional Strategies in Madrasah Ibtidaiyah

Authors

  • Najwa Nahdiatul Immah Universitas Hasyim Asy’ari Jombang, Indonesia
  • Ariga Bahrodin Universitas Hasyim Asy’ari Jombang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/iqro.v9i2.11858

Keywords:

Love-Based Curriculum, CASEL, instructional strategies , Curriculum

Abstract

A Love-based learning approach constitutes an educational mode that integrates the values of compassion, empathy, appreciation, and care into the entirety of the learning process. Its implementation is reinforced by the CASEL framework, which focuses on strengthening the social and emotional competencies of learners. This study aims to elaborate on the strategies employed by teachers, and to identify the supporting factors of CASEL implementation at Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary school). This research adopted a qualitative approach in the form of a case study. Data were collected through observation, interview, and documentation, and subsequently analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with validity verified through source and technique triangulation. The findings reveal that teachers’ strategies are manifested through warm communication, persuasive emotional approaches, and the consistent habituation of positive attitudes, which collectively succeeded in developing students’ social-emotional competencies.

References

Aisyah, N. N., & Fitriatin, N. (2025). Krisis moral dan etika di kalangan generasi muda Indonesia dalam perspektif profesi guru. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(1), 329–337. https://doi.org/10.53299/jppi.v5i1.908

Afifah, A., Purbasari, A. A., Zahro’ul Afifah, F., Paradina, I., Rachmania, & Suttrisno. (2026). Analisis program pelatihan guru dalam menerapkan kurikulum berbasis cinta di madrasah ibtidaiyah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 25–37. https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.40401

Dirgayunita, A., & Fajriatun, I. C. (2025). Penerapan metode bercerita dalam penanaman nilai moral agama Islam di TK Arrumi Sumberrejo. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 112–115. https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.24371

Astuti, B., Handayani, A., & Rakhmawati, D. (2024). Analisis masalah perkembangan sosial emosi pada anak didik di kelas rendah dan penanganannya. Edukatika, 2(1), 27–32. https://doi.org/10.26877/edukatika.v2i1.814

Banu, R. L. (2025). Dari Hati ke Kelas: Strategi Membangun Sekolah yang Emosional Sehat dengan SEL. Jurnal Sport & Science 45, 7(1), 22–29. https://ejournal.upg45ntt.ac.id/jss/article/download/284/157/1250

Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning. (2020). CASEL's SEL framework: What are the core competence areas and where are they promoted?. https://casel.org/CASEL-sel-framework-11-2020/

Ekahidayatullah, M., Azriansah, M., & Juryatina. (2025). Kolaborasi Social Emotional Learning (SEL) dan Experiential Learning: Dampaknya terhadap keterlibatan belajar siswa sekolah menengah atas. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 4(3), 576–584. https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1788

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Goleman, D. (1995). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. New York: Bantam Books.

Hafizah. (2025). Penguatan karakter dan kecakapan abad 21 melalui pembelajaran sosial emosional. Jurnal Pengabdian Teratai, 3(1), 24–29. https://publikasi.abidan.org/index.php/jpt/article/view/1176

Laili, M. I. (2024). Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam pembelajaran bahasa Arab di madrasah. Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan, 9(2), 327. https://doi.org/10.55102/alyasini.v9i2.6835

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE

Nurhidayatullah, J. R., & Bahrodin, A. (2024). Pengaruh keteladanan guru terhadap kedisiplinan siswa. Tarbawiyat, 3(1), 30–46. https://doi.org/10.62589/tarbawiyat.v3i1.288

Parman, R., & Susetyo, Y. F. (2025). Implementasi pembelajaran sosial emosional di sekolah dasar. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 6(1), 60–68. https://doi.org/10.58176/edu.v6i1.2963

Qamariah, Z., & Anwar, K. (2025). Analisis konseptual kurikulum cinta: Pendekatan humanistik dan implikasinya terhadap pendidikan Islam. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(2), 426–442. https://doi.org/10.62491/njpi.2025.v5i2

Rahmawati, E., Nurhidin, E., & Husna, M. (2025). Membangun self-regulated learning melalui kurikulum berbasis cinta dan pembelajaran digital pada peserta didik madrasah ibtidaiyah. Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 15(3), 493–508. https://doi.org/10.33367/ji.v15i3.8860

RimahDani, D. E. (2023). Variasi metode dan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar. Al-Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 7(1), 372–379. https://doi.org/10.35931/am.v7i1.1829

Rofiq, M. H., Fahmi, Q., Rokhman, M., & Khamim, N. (2024). Pendidikan karakter di madrasah berbasis pesantren: Analisis implementasi dan evaluasi. At-Tadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 7(2), 192–203. https://doi.org/10.54069/attadrib.v7i2.837

Shulhan. (2025). Implementasi kurikulum berbasis cinta dalam pembentukan karakter peserta didik di madrasah ibtidaiyah. Mubtadi: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah, 7(1), 116–128. https://doi.org/10.19105/mubtadi.v7i1.19036

Subroto, D. E., Pepilina, D., Rofi, A., Anggreni, M. A., & Nurjanah, S. (2024). Analisis peran kecerdasan emosional dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan terhadap komitmen kerja guru. Educendikia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 4(3), 1457–1464. https://doi.org/10.47709/educendikia.v4i03.3436

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suriyati, Isnaeni, N., & Mustamir. (2023). Peran guru pendidikan agama Islam dalam menangani perubahan moral peserta didik akibat pengaruh kemajuan teknologi. Aṣma: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 91–99. https://doi.org/10.24252/asma.v5i2.35388

Tsary, D. I., & Widarti, H. R. (2024). Penerapan pembelajaran sosial emosional untuk meningkatkan hasil belajar: Sebuah kajian literatur. Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S), 4(9), 901–909. https://doi.org/10.17977/um065.v4.i9.2023.16

Widiastuti, S. (2022). Pembelajaran sosial emosional dalam domain pendidikan: Implementasi dan asesmen. JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 7(4), 964–972. https://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JUPE/article/view/4117

Zaer, A. I., & Misra, M. (2025). Dampak teknologi digital terhadap pembentukan karakter Islami peserta didik di era Society 5.0. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat, 2(3), 85–92. https://doi.org/10.61132/akhlak.v2i3.865

Downloads

Published

2026-08-04

Citation Check