KREATIFITAS SENI KERTAS DALAM UPAYA MEMAKSIMALKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK (Penelitian Tindakan Pada Kelompok B TK Kristen Kota Palopo)

Sarmita Rassang

Abstract


Fakta pembelajaran yang menunjukkan bahwa di TK Kristen Kota Palopo terdapat sekitar 50% atau 14 dari 28 anak memiliki keterampilan motorik halus yang rendah. Sehingga diupayakan sebuah penelitian tindakan Model Kemmis and Taggart melalui 4 tahapan penerapan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Hasil analisis data menunjukkan, pada siklus I skor keterampilan motorik halus anak sebesar 14,03 dengan status ketuntasan yaitu “tidak tuntas”. Jumlah anak yang tuntas yaitu hanya sekitar 11 orang sementara yang tidak tuntas yaitu 17 orang. Prosentase ketuntasan klasikal hanya mampu mencapai 39%. Skor tersebut mengalami peningkatan pada siklus II yaitu menjadi 18,40 dengan status “tuntas”. Dalam hal ini, 26 anak sudah tuntas sementara hanya 2 saja yang tidak tuntas. Sehingga atas capaian ini maka prosentase ketuntasan klasikal sudah mampu mencapai 93%. Torehan skor tersebut menjadi dasar bahwa kegiatan menggunting kertas mengikuti pola tertentu dapat meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak Kelompok B TK Kristen Kota Palopo.

Keywords


Seni Kertas, Motorik Halus, Anak Usia 5-6 Tahun

Full Text:

PDF

References


Aisyah, Siti. (2012). Perkembangan dan Konsep Dasar Pengembangan Anak Usia Dini (Tangerang: Universitas Terbuka.

Desminta. (2008). Psikologi Perkembangan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Magil, A Richard. (2003). Motor Learning and Control, USA: Mc Grawhill Higher Education.

Santrock, John W. (2012). Development Trough the Lifespan, Jakarta: Pustaka Pelajar.

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 butir 14

Ramli dan Soegeng Santoso. (2004). Pendampingan Perkembangan Anak Usia Dini Departemen Pendidikan Nasional.

Jamaris, Martini. (2006). Perkembangan Psikologi Anak Usia Taman Kanak-Kanak, Jakarta: Grasindo.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Peraturan Meneteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No 137 Tahun 2013 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, (Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, 2015.

Allen, K Eillen dan Lynn R Marrotz. (2010). Profil Perkembangan Anak Prakelahiran Hingga Usia 12 Tahun Edisi 5, Jakarta: Indeks.

Toho, Cholik Mutahir dan Gusril. (2004). Perkembangan Motorik Pada Masa Anak-Anak. Jakarta: Depdikbud.

Sumantri. (2005). Model Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas.

Suratno. (2005). Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas.

Sumanto. (2005). Pengembangan Kreativitas Seni Rupa Anak TK. Jakarta: Depdiknas.

Hopkins, David. (2002). A Teacher Guide to Classroom Research. Third Edition, Philadelpia: Open University Press.

Mills, Georthey E. (2003). Action Reseach A Guide For The Teacher Researcher (Second Edition). New Jersey: Mernil Prentice Hail.

Aqib, Zainal. (2009). Penelitian Tindakan Kelas untuk Guru SD, SLB, dan TK. Bandung: Yrama Widya.




DOI: https://doi.org/10.24256/tunas%20cendekia.v3i1.1524

Article Metrics

Abstract view : 40 times
PDF - 92 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Sarmita Rassang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.