Peningkatan Kemampuan Bodily Kinesthetic melalui Permainan Tradisional Lompat Tali pada Anak Usia 5 Tahun

Authors

  • Rizka Mawaddah Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia
  • Ratih Ratih Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia
  • Titi Rachmi Universitas Muhammadiyah Tangerang , Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12263

Keywords:

bodily kinesthetic, kecerdasan kinestetik, permainan tradisional, lompat tali, anak usia dini

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan bodily kinesthetic anak usia 5 tahun di TK Ar-Rayhan, di mana gerakan tangan dan kaki anak masih terlihat kaku, koordinasi dan keseimbangan kurang optimal, serta minimnya penggunaan media permainan fisik yang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan mendeskripsikan penerapan permainan tradisional lompat tali dalam meningkatkan kemampuan bodily kinesthetic anak. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang meliputi empat tahapan: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 8 anak kelompok Ar-Rosyid berusia 5 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur dengan instrumen lembar ceklis 9 indikator serta dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif deskriptif untuk persentase capaian dan kualitatif untuk dinamika aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I capaian rata-rata kemampuan bodily kinesthetic anak baru mencapai 46,9% dengan kategori Mulai Berkembang (MB). Setelah dilakukan perbaikan tindakan pada Siklus II, terjadi peningkatan signifikan pada koordinasi mata-kaki, keseimbangan saat mendarat, daya dorong otot kaki, serta keluwesan gerak anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional lompat tali efektif menstimulasi kecerdasan kinestetik anak usia dini berbasis kearifan lokal.

References

Abusleme-Allimant, R., Hurtado-Almonacid, J., Reyes-Amigo, T., Yáñez-Sepúlveda, R., Cortés-Roco, G., Arroyo-Jofré, P., et al. (2023). Effects of structured and unstructured physical activity on gross motor skills in preschool students to promote sustainability in the physical education classroom. Sustainability, 15(13), 10167. https://doi.org/10.3390/su151310167

Anam, N., Maghfirah, N. I., & Saiyenah, S. (2022). Play and learn with traditional local wisdom game in school. Indonesian Journal of Education and Social Studies, 1(1), 28–39. https://doi.org/10.33650/ijess.v1i1.3551

Arikunto, S. (2014). Prosedur penelitian, suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Aulia, D., & Sudaryanti, S. (2023). Peran permainan tradisional dalam meningkatkan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4565–4574.

Başarır, B., Canlı, U., Şendil, A. M., Alexe, C. I., Tomozei, R. A., & Alexe, D. I. (2025). Effects of coordination-based training on preschool children’s physical fitness, motor competence and inhibition control. BMC Pediatrics, 25, 539. https://doi.org/10.1186/s12887-025-05897-x

Bolger, L. E., Bolger, L. A., O’Neill, C., Coughlan, E., O’Brien, W., Lacey, S., et al. (2021). Global levels of fundamental motor skills in children, a systematic review. Journal of Sports Sciences, 39(7), 717–753. https://doi.org/10.1080/02640414.2020.1841405

Cendana, H., & Suryana, D. (2021). Pengembangan permainan tradisional untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini. Jurnal Obsesi, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 771–778. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1516

Cheraghi, F., Shokri, Z., Roshanaei, G., & Khalili, A. (2021). Effect of age-appropriate play on promoting motor development of preschool children. Early Child Development and Care, 192(9), 1–12. https://doi.org/10.1080/03004430.2021.1871903

Chatzipanteli, A., & Adamakis, M. (2022). Social interaction through structured play activities and games in early childhood. In Handbook of research on using motor games in teaching and learning strategy (pp. 80–99). IGI Global. https://doi.org/10.4018/978-1-7998-9621-0.ch005

Darmawati, N. B., & Widyasari, C. (2022). Permainan tradisional engklek dalam meningkatkan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Obsesi, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6827–6836. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3487

Eva Soraya Zulfa. (2023). Pengaruh permainan tradisional lompat tali terhadap motorik kasar anak usia 5–6 tahun. ATTAQWA, Jurnal Pendidikan Islam dan Anak Usia Dini, 2(1), 15–26. https://doi.org/10.58355/attaqwa.v2i1.11

Hasanah, U. (2016). Pengembangan kemampuan fisik motorik melalui permainan tradisional bagi anak usia dini. STAIN Jurai Siwo Metro Lampung.

Hidayat, S. (2017). Permainan tradisional dan pembentukan karakter anak usia dini.

Hurlock, E. B. (1978). Child development (6th ed.). McGraw-Hill.

Islam, M. F. (2024). Pembinaan motorik kasar anak dalam permainan tradisional lompat tali karet di RA Bakti 3 Sukosewu Sukorejo Ponorogo. Journal of Early Childhood Education Studies, 3(2), 177–209. https://doi.org/10.54180/joeces.2023.3.2.177-209

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner, doing critical participatory action research. Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2

Li, B., Li, R., Qin, H., Chen, T., & Sun, J. (2022). Effects of Chinese martial arts on motor skills in children between 5 and 6 years of age, a randomized controlled trial. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(16), 10204. https://doi.org/10.3390/ijerph191610204

Macrine, S. L., & Fugate, J. M. B. (2021). Translating embodied cognition for embodied learning in the classroom. Frontiers in Education, 6, 712626. https://doi.org/10.3389/feduc.2021.712626

Malambo, C., Klepačová, A., Brodská, K., Clark, C. C. T., & Musálek, M. (2024). Relationship among some coordinative and dynamic strength capabilities and constructive and conceptual thinking among preschool-age children. Frontiers in Psychology, 15, 1349884. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1349884

Musfiroh, T. (2008). Cerdas melalui bermain, cara mengasah multiple intelligences pada anak usia dini. Grasindo.

Navarro-Patón, R., Martín-Ayala, J. L., Martí González, M., Hernández, A., & Mecías-Calvo, M. (2021). Effect of a 6-week physical education intervention on motor competence in pre-school children with developmental coordination disorder. Journal of Clinical Medicine, 10(9), 1936. https://doi.org/10.3390/jcm10091936

Nissa, A. K., Agustini, F., & Kiswoyo. (2019). Keefektifan permainan tradisional engklek terhadap keaktifan belajar PPKn siswa kelas III SD Negeri 1 Karangmulyo Kendal. Modeling, Jurnal Program Studi PGMI, 6(1), 45–55. https://doi.org/10.36835/modeling.v6i1.350

Rousseau, L. (2021). “Neuromyths” and multiple intelligences (MI) theory, a comment on Gardner, 2020. Frontiers in Psychology, 12, 720706. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.720706

Safitri, D. (2023). The role of jump rope game in developing early childhood cooperation skills. Al-Athfal, Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 39–50. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2023.91-04

Sari, N. P., Novitawati, N., Setiawan, M. A., & Mutiani, M. (2022). Peran yoga dalam meningkatkan kecerdasan kinestetik bagi anak usia dini. Jurnal Obsesi, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4681–4689. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2451

Setyaningsih, D., Sirjon, S., & Mamma, A. T. (2022). Meningkatkan kemampuan bekerja sama anak usia 5–6 tahun melalui permainan bakiak. Jurnal Obsesi, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 7036–7044. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2573

Sugiyono. (2022). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.

Suhadi. (2021). Kecerdasan kinestetik dan nilai estetik gerak anak usia dini.

Sujiono, Y. N., & Sujiono, B. (2010). Bermain kreatif berbasis kecerdasan jamak. Indeks.

Wahyudi, & Prastika, R. (2015). Manfaat permainan tradisional lompat tali bagi motorik kasar anak usia dini.

Yus, A. (2011). Model pendidikan anak usia dini. Kencana.

Downloads

Published

2026-08-14

How to Cite

Mawaddah, R., Ratih, R., & Rachmi , T. (2026). Peningkatan Kemampuan Bodily Kinesthetic melalui Permainan Tradisional Lompat Tali pada Anak Usia 5 Tahun. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 438–447. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12263

Citation Check