Efektivitas Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap Kemandirian Belajar Peserta Didik
DOI:
https://doi.org/10.24256/pijies.v8i3.9166Keywords:
student facilitator and explaining, kemandirian belajar, sekolah menengah pertamaAbstract
Penelitian ini didasari permasalahan yang terjadi di SMP PGRI 6 Bandar Lampung mengenai kemandirian belajar peserta didik khusus nya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, maka dari itu peneliti mengambil model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFE) untuk mengukur tingkat kemandirian belajar peserta didik tersebut. Dengan menggunakan metodologi kuantitatif dengan jenis model desain eksperimental dan instrumen berupa kuesioner yang diuji menggunakan uji T, normalitas dan reliabilitas di SPSS 25. Pendekatan pembelajaran SFE secara signifikan meningkatkan kemandirian belajar peserta didik, menutrut data penelitian. Analisis yang menggunakan baris pertama hasil uji T dianggap sah karena nilai signifikansi uji Levene sebesar 0,884 menunjukkan bahwa asumsi kesamaan varians terpenuhi. Dengan derajat kebebasan (df) = 50 dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p< 0,05), nilai t sebesar 6,146 menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pendekatan SFE mampu mendorong kemandirian belajar sebaik mungkin dan telah berhasil memotivasi peserta didik untuk lebih terlibat, percaya diri dan bertanggung jawab dalam proses belajar.
References
Ainissyifa, H., Nasrullah, Y. M., & Fatonah, N. (2024). Empowering education autonomy to implement Kurikulum Merdeka in madrasah. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1). https://doi.org/10.15575/jpi.v10i1.35133
Alimuddin, A., Sahid, S., & Musdalifah, M. (2024). Pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaining terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik ditinjau dari kemandirian belajar. Issues in Mathematics Education (IMED), 8(1). https://doi.org/10.35580/imed.v8i1.1795
Aliska, M. (2025). Kemandirian belajar peserta didik Melayu di SMPN 2 Sungai Raya Kepulauan. Ngaji: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 97–108. https://doi.org/10.24260/ngaji.v3i2.57
Anjani, R. D. P., Sustianingsih, I. M., & Sarkowi. (2024). Penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri Purwodadi. Attractive: Innovative Education Journal, 6(2), 462–469. https://doi.org/10.51278/aj.v6i2.1400
Asparita, A., Solekah, S. M., & Mahfudz, M. (2025). Implementation of the independent curriculum and self-regulated learning by students in Islamic religious education and moral education subjects. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 6(3), 1153. https://doi.org/10.32806/jkpi.v6i3.1153
Aswa, H., Ahmadin, A., & Mulyadi, W. (2024). Strategi pendidik dalam menerapkan konsep merdeka belajar untuk meningkatkan kemandirian anak usia 4–5 tahun. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(2). https://doi.org/10.53299/jppi.v5i2.1425
Aulia Zuhri, N. R., Achmad, F., Kholis, N., & Ningrum, L. E. C. (2024). Pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaining dan direct instruction terhadap hasil belajar peserta didik. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 12(3), 213–220. https://doi.org/10.26740/jpte.v12n03.p213-220
Bastiar, A., R., R. I., & P., P. (2021). Model pembelajaran student facilitator and explaining dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar Al-Qur’an Hadits peserta didik madrasah ibtidaiyah. Diniyah: Jurnal Pendidikan Dasar, 1(2), 61–68. https://doi.org/10.31332/dy.v1i2.2244
Cinthia, A. (2023). Self-regulated learning for learning to learn in higher education. Journal of Educational Research and Practice, 21(2), 269–281. https://doi.org/10.5590/JERAP.2023.21.2.21
Dahlan, M. R., & Rahayu, R. F. (2021). Upaya pendidik Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan keaktifan belajar peserta didik pada pembelajaran jarak jauh. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 6(1), 18–35. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2021.vol6(1).6648
Devanti, D., Muftiana, W., & Mukmin. (2023). Transformasi pendidik profesional: Implementasi pendekatan student centered learning (SCL). Azkiya: Jurnal Pendidikan, 6(2), 1434. https://doi.org/10.53640/azkiya.v6i2.1434
Dewi, N. W. R., & Bayu, G. W. (2024). Model student facilitator and explaining (SFE) meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik sekolah dasar. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora, 8(2), 143–150. https://doi.org/10.23887/jppsh.v8i2.78386
Eristiani, S., Jayanta, I. N. L., & Suarjana, I. M. (2020). Model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media pembelajaran sederhana terhadap motivasi dan hasil belajar matematika. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Pendidik, 3(1), 137–151. https://doi.org/10.23887/jippg.v3i1.27542
Fauzi, A., & Nursobah, A. (2023). Efektivitas model pembelajaran student facilitator and explaining (SFE) terhadap kemandirian belajar peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 8(1), 45–55. https://doi.org/10.15294/jpp.v8i1.12345
Gray, J. (2023). Posttest-only design with a control group: Quasi-experimental research design overview. PMC Articles – National Center for Biotechnology Information. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11741180
Gurky, K. R., & Manurung, S. L. (2023). Analisis kemampuan kemandirian belajar peserta didik melalui penggunaan e-learning di SMA Negeri 1 Padang Tualang pada masa pandemi COVID-19. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2206–2216. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.6159
Hasan, N., & Amiruddin, M. (2024). Implementation of self-regulated learning in increasing student independence in Islamic religious education learning at SMK Syaiful Jamil Blega Bangkalan. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 6(1), 582. https://doi.org/10.32806/jkpi.v6i1.582
Huda, M. (2014). Model-model pengajaran dan pembelajaran: Isu-isu metodis dan paradigmatis. Pustaka Pelajar.
Ihsan, M., Sukino, S., & Usman, U. (2024). Integration of independent learning curriculum in Islamic religious education towards the era of society 5.0. Arfannur: Journal of Islamic Education, 5(3), 181–191. https://doi.org/10.24260/arfannur.v5i3.3124
Ilmaknun, L., & Ulfah, M. (2023). Pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar (survei di SMA Pelita Tiga Jakarta). Jurnal Sains dan Teknologi, 5(1), 416–423. https://doi.org/10.55338/saintek.v5i1.1401
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen kurikulum merdeka. Kemendikbudristek.
Khulaifiyah, K., Prabowo, A. E., Idayani, A., & Nawir, E. (2025). Reflections on students’ synchronous learning to engage autonomous learning. Jurnal Paedagogy, 12(1). https://doi.org/10.33394/jp.v12i1.13081
Mariatun, I. L., Alhasir, A., Hosniyah, H., & Rois, A. A. (2023). Penggunaan model pembelajaran student facilitator and explaining untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(6), 3420–3427. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i6.5630
Mauluda, S., Nuralmira, S., Robiah, S., & Iskandar, S. (2024). Analisis inovasi kurikulum merdeka terhadap kemandirian belajar peserta didik sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 25871. https://doi.org/10.23889/jp.v10i02.25871
Megawati, M., & Sofiroh, M. (2025). Transformasi pembelajaran abad ke-21: Integrasi literasi digital dalam kurikulum merdeka. Journal of Education for All, 3(2), 102–111. https://doi.org/10.61692/edufa.v3i2.314
Mudjiman, H. (2011). Belajar mandiri. UNS Press.
Mudzalifah, S., & Maarif, S. (2023). Model pembelajaran student facilitator & explaining untuk meningkatkan kemampuan numerasi matematika peserta didik. Educatio, 9(3). https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5514
Mulyadi, M., & Syahid, A. (2020). Faktor pembentuk dari kemandirian belajar peserta didik. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 5(02), 197–214. https://doi.org/10.46963/alliqo.v5i02.246
Nababan, E. W., Simarmata, E. J., Juliana, J., Sinaga, R., Ambarwati, N. F., Florentina, H. S., & Sianipar, G. (2024). Pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaining terhadap hasil belajar peserta didik kelas V SD. Journal on Education, 7(1), 356–362. https://doi.org/10.31004/joe.v7i1.6538
Nisa, K., & Wandini, R. R. (2024). Peran pendidik dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika di SDIT Nurul Ilmi Medan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3). https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.12190
Nurmayanti, S. (2020). Pengembangan kemandirian dalam belajar. Media Pusindo K156.
Panadero, E. (2017). A review of self-regulated learning: Six models and four directions for research. Frontiers in Psychology, 8, 422. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2017.00422
Prasetyo, M. I., et al. (2024). Efektivitas model pembelajaran student facilitator and explaining dalam meningkatkan kemandirian belajar. Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains, 13(2), 385–395. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v13i2.25575
Putri, R., & Sari, L. (2022). Pengaruh model student facilitator and explaining terhadap motivasi dan kemandirian belajar peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 102–110. https://ejournal.uin-suka.ac.id/index.php/jpi/article/view/9876
Qorimah, E. N., & Laksono, W. C. (2023). Keterlibatan pendidik dalam proses perkembangan kemandirian peserta didik sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(3), 1391–1397. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i3.5180
Ridha, A. (2022). Kemandirian peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. El-Rusyd: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 97–108. https://doi.org/10.58485/elrusyd.v5i2.60
Saefuddin, A., Rukajat, A., & Herdiana, Y. (2022). Hubungan kemandirian belajar dengan hasil belajar peserta didik sekolah dasar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di masa pandemi COVID-19. Jurnal Pendidikan, 10(1), 7–17. https://doi.org/10.36232/pendidikan.v10i1.1266
Salsyabila, H., Syahid, A., Akil, M., Raehana, S., & Wahab, A. (2024). Strategi pendidik PAI dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik di SMPN 1 Corawali Kabupaten Sidrap. Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan, 17(1). https://doi.org/10.47435/al-qalam.v17i1.3847
Santika, R., Arifin, S., Zulaiha, S., & Gashimov, E. (2025). The implementation of self-regulated learning strategies in promoting autonomy learner among university students. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(3), 1650–1660. https://doi.org/10.59141/japendi.v6i3.7381
Sari, L., Abdurrahmansyah, & Imtihana, A. (2024). Hubungan kemandirian belajar dengan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam Raden Fatah, 2(1), 45–56. https://doi.org/10.19109/pairf.v2i1.3803
Sari, R., & Hartono, M. (2022). Implementasi model pembelajaran aktif untuk meningkatkan kemandirian belajar peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(1), 56–64. https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jpp/article/view/4218
Sari, S. K., Bahri, S., & Wahyudi, W. E. (2025). Fostering learner autonomy: Evaluating the effectiveness of the problem-based learning approach. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 4(3), 1174–1182. https://doi.org/10.56916/jirpe.v4i3.1528
Setyowati, E., Karomah, U., Hidayat, R., & Jannah, S. R. (2025). Peran pendidik Pendidikan Agama Islam dalam membentuk kemandirian belajar peserta didik di era digital. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(2), 385–394. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i2.5747
Sugiyono. (2021). Model penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suprijono, A. (2016). Cooperative learning: Teori dan aplikasi PAIKEM. Pustaka Pelajar.
Susanti, A. (2025). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe SFE terhadap hasil belajar PAI peserta didik. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1559–1569. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.7517
Syamayanti, S., Syafe’i, I., & Akmansyah, M. (2024). The problems of learning Islamic religious education at SMA Negeri 1 Kasui Way Kanan Regency. International Journal on Advanced Science, Education, and Religion, 7(4), 139–150. https://doi.org/10.33648/ijoaser.v7i4.490
Volya, D., Hadiyanto, H., Haryanto, E., & Abrar, M. (2023). Students’ perception of autonomous English learning. International Journal of Language Teaching and Education, 9(1). https://doi.org/10.22437/ijolte.v9i1.43358
Wahyuni, D., & Nurhadi, D. (2023). Pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaining (SFE) terhadap kemandirian belajar peserta didik. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 8(2), 123–135. https://doi.org/10.15294/jpp.v8i2.48845
Wulandari, L. P. T. (2024). Efektivitas model pembelajaran student facilitator and explaining untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik. Purwadita: Jurnal Agama dan Budaya, 8(1), 65–72. https://doi.org/10.55115/purwadita.v8i1.621
Yuspita, L., Robiansyah, F., & Darmawan, D. (2023). Penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining untuk meningkatkan hasil belajar PAI di kelas III SDN Gelam 2. Edification Journal: Pendidikan Agama Islam, 5(2), 227–248. https://doi.org/10.37092/ej.v5i2.484
Yuzulia, I., & Yusuf, F. N. (2024). EFL teachers’ perspectives on learner autonomy. Perspective: Education, Language, and Literature, 7(1). https://doi.org/10.33603/perspective.v7i1.2107
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Fikri Aziz, Uswatun Khasanah, Zahra Rahmatika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright notice:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See the Effect of Open Access)





This is an open access article under the