Meningkatkan Keterampilan Mengancingkan Baju Menggunakan Media Dressing Frame Pada Anak Disabilitas Intelektual

Authors

  • Nur Saidah Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Safaruddin Safaruddin Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Zulmiyetri Zulmiyetri Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Gaby Arnez Universitas Negeri Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/pijies.v9i1.10052

Keywords:

Keterampilan Mengancingkan Baju, Dressing Frame, Disabilitas Intelektual Ringan, Motorik Halus

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di kelas II SLB Negeri Sungai Bahar, yaitu adanya dua peserta didik dengan disabilitas intelektual ringan berinisial AA dan NN yang mengalami kesulitan dalam keterampilan bina diri, khususnya dalam mengancingkan baju secara mandiri. Kedua peserta didik menunjukkan kemampuan motorik halus yang masih lemah, koordinasi mata dan tangan yang belum optimal, serta masih membutuhkan bantuan intensif dari guru dalam setiap tahapan mengancingkan baju. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan efektivitas penggunaan media dressing frame dalam meningkatkan keterampilan mengancingkan baju pada anak disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari dua peserta didik kelas II dengan disabilitas intelektual ringan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan media dressing frame, sedangkan variabel terikatnya adalah keterampilan mengancingkan baju. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes unjuk kerja, dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui persentase peningkatan kemampuan, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan proses pembelajaran dan respons peserta didik selama pelaksanaan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan yang signifikan setelah penggunaan media dressing frame. Kemampuan awal peserta didik AA sebesar 24% dan NN sebesar 20%. Pada siklus I terjadi peningkatan secara bertahap, dan pada siklus II kemampuan peserta didik meningkat hingga mencapai 100% pada AA dan 95% pada NN dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media dressing frame efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus dan kemandirian anak dalam mengancingkan baju. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media dressing frame dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang konkret, terstruktur, dan adaptif dalam program pengembangan diri bagi anak disabilitas intelektual, khususnya dalam melatih keterampilan bina diri yang berkaitan dengan aktivitas kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, guru di sekolah luar biasa disarankan untuk memanfaatkan media pembelajaran yang bersifat manipulatif dan berbasis praktik langsung guna meningkatkan keterampilan motorik halus serta kemandirian anak dalam aktivitas fungsional sehari-hari.

References

Edemekong, P. F., Bomgaars, D., Sukumaran, S., & Levy, S. B. (2019). Activities of daily living. StatPearls Publishing.

Fatimah, Y., & Sianturi, M. K. (2025). Meningkatkan keharmonisan sosial dalam pembangunan wilayah multietnis melalui pendekatan komunikasi antarbudaya. Indonesian Culture and Religion Issues, 2(1), 10–20. https://doi.org/10.47134/diksima.v2i1.145

Hildawati, H., Suhirman, L., Prisuna, B. F., Husnita, L., Mardikawati, B., Isnaini, S., Wakhyudin, W., Setiawan, H., Hadiyat, Y., & Sroyer, A. M. (2024). Buku ajar metodologi penelitian kuantitatif & aplikasi pengolahan analisa data statistik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Istiqomah, A., & Suminar, D. R. (2019). Efektifitas individual work system untuk meningkatkan kemandirian penyelesaian tugas anak dengan autisme. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 8(2), 278–293. https://doi.org/10.30996/persona.v8i2.2727

Krakauer, J. W., Hadjiosif, A. M., Xu, J., Wong, A. L., & Haith, A. M. (2019). Motor learning. Comprehensive Physiology, 9(2), 613–663. https://doi.org/10.1002/cphy.c180014

Larassati, L. M., & Hartiani, F. (2018). Penerapan prompting dan fading untuk mengembangkan tanggung jawab pada anak usia sekolah. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 8(2), 101–111. https://doi.org/10.26740/jptt.v8n2.p101-111

Mauliana, A. D., Baedowi, S., & Handayani, D. E. (2025). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi canva pada materi mengenal organ pencernaan manusia untuk sekolah dasar. Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P), 12(1), 1–12. https://doi.org/10.29407/zewrs688

Mawita, S., Budi, S., Iswari, M., & Zulmiyetri, Z. (2024). Meningkatkan kemampuan memasang baju berkancing menggunakan video tutorial pada anak disabilitas intelektual. Jurnal Pendidikan, 33(3), 643–650. https://doi.org/10.32585/jp.v33i3.5485

Nanda, K. (2022). Penggunaan dressing frame untuk meningkatkan kemampuan bina diri murid autis kelas II di SLB Negeri Mapilli Kab. Polewali Mandar [Skripsi], Universitas Negeri Makassar.

Nura, H. (2022). Penerapan media dressing frame untuk meningkatkan bina diri siswa autis di kelas persiapan SLB Negeri Parepare [Skripsi], Universitas Negeri Makassar.

Pahleviannur, M. R., Mudrikah, S., Mulyono, H., Bano, V. O., Rizqi, M., Syahrul, M., Latif, N., Prihastari, E. B., & Aini, K. (2022). Penelitian tindakan kelas. Pradina Pustaka. https://doi.org/10.31237/osf.io/x6p8n

Rafah, A., Hafni, N., Dayunita, P., Maulidya, S., & Suhardi, S. (2025). Pendidikan karakter inklusif bagi anak berkebutuhan khusu: Analisis responsivitas kebijakan publik. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 5(4).

Safaruddin, S., Fatmawati, F., & Budi, S. (2019). Program pelatihan menggosok gigi dalam meningkatkan keterampilan bina diri siswa tunagrahita di SLB se-Kota Padang. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 3(2), 35–38. https://doi.org/10.24036/jpkk.v3i2.542

Sianturi, A. P., Hulu, A., & Zamili, U. (2024). Pengaruh media permainan dressing frame untuk meningkatkan motorik halus 4-5 tahun di TK Negeri Pembina Siborong-borong. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(3), 3433–3444.

Suriyani, T. M., & Pristiwaluyo, T. (2023). Peningkatan kemampuan memakai baju berkancing melalui media dressing frame pada murid down syndrome kelas III di SLB Negeri 1 Makassar. Jurnal Pendidikan Khusus.

Swaby, L., Shu, P., Hind, D., & Sutherland, K. (2022). The use of cognitive task analysis in clinical and health services research-a systematic review. Pilot and Feasibility Studies, 8(1), 57. https://doi.org/10.1186/s40814-022-01002-6

Tanjung, D. S., Pinem, I., Mailani, E., & Ambarwati, N. F. (2024). Penelitian tindakan kelas. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Untari, R. (2025). Meningkatkan kemampuan memakai baju berkancing menggunakan media dressing frame pada siswa kelas 5 hambatan intelektual ringan di SLB Alfiany Cengkareng Barat Jakarta Barat [Skripsi]. Universitas Negeri Jakarta.

Downloads

Published

2026-04-19

How to Cite

Saidah, N., Safaruddin, S., Zulmiyetri, Z., & Arnez, G. (2026). Meningkatkan Keterampilan Mengancingkan Baju Menggunakan Media Dressing Frame Pada Anak Disabilitas Intelektual. Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 9(1), 234–250. https://doi.org/10.24256/pijies.v9i1.10052

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.