Eksplorasi Etnosains Kerajinan Tangan Sungai Penuh untuk Literasi Sains Siswa Berbasis Budaya Lokal
DOI:
https://doi.org/10.24256/pijies.v8i3.9057Keywords:
etnosains, anyaman daun pandan, batik, pembelajaran IPA, literasi sainsAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang terkandung dalam proses pembuatan kerajinan anyaman daun pandan khas Kota Sungai Penuh, mengidentifikasi nilai-nilai etnosains yang terdapat dalam praktik tradisional tersebut, serta mengetahui pandangan guru terhadap potensi penerapan nilai etnosains dalam pembelajaran IPA sebagai sumber literasi sains siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran IPA yang kontekstual dan terintegrasi dengan budaya lokal guna meningkatkan pemahaman serta apresiasi siswa terhadap sains dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas pengrajin anyaman daun pandan dan guru sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan kerajinan anyaman daun pandan Kota Sungai Penuh mengandung konsep IPA yang relevan dengan Capaian Pembelajaran (CP) IPA Fase B, meliputi pemanfaatan sumber daya alam, dan gaya. Selain itu, kerajinan tersebut memuat nilai-nilai etnosains berupa pengetahuan empiris, proses ilmiah tradisional, nilai ekologis, nilai sosial, nilai karakter, serta pewarisan pengetahuan secara turun-temurun. Guru memandang bahwa integrasi nilai etnosains dari kerajinan anyaman daun pandan berpotensi meningkatkan literasi sains siswa serta menjadikan pembelajaran IPA lebih kontekstual dan bermakna. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kerajinan anyaman daun pandan Kota Sungai Penuh memiliki potensi yang kuat untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPA berbasis etnosains dalam pembelajaran di sekolah dasar.
References
Amananti, W. (2024). Pengembangan modul berbasis model contextual teaching and learning pada tema 1 indahnya kebersamaan kelas IV SD/MI [Skripsi, UIN Raden Intan Lampung]. Repositori Institusi UIN Raden Intan Lampung. https://repository.radenintan.ac.id/35043
Aprilla, N., Viora, D., Syafriani, & Afiah. (2021). Olahan daun pandan duri (Pandanus tectorius) menjadi tikar di Kabupaten Kampar. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(5), 2693–2700. http://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/view/5310
Hamdu, G., & Giyartini, R. (2025). Analisis pembelajaran berbasis etnosains di sekolah dasar Kecamatan Rajapolah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 267-281. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/26569
Hidayati, F. (2024). Integrasi etnosains dalam Kurikulum Merdeka sekolah dasar untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan problem solving. Didaktika: Jurnal Pemikiran Pendidikan, 30(2), 306–320. https://doi.org/10.30587/didaktika.v30i2.9581
Kemendikbudristek. (2024). Hasil PISA 2022 dan implikasinya bagi pendidikan Indonesia. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
OECD. (2019). PISA 2018 results: What students know and can do. OECD Publishing.
Ratih, A., Ekawati, D. D., Festiyed, S. A., & Diliarosta, D. (2024). Dari nilai budaya lokal ke ruang kelas: Tinjauan sistematis tentang nilai budaya lokal yang dimanfaatkan dalam pembelajaran berbasis etnosains. Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 7(2), 430–441.
Rokhiyah, I., Sekarwinahyu, M., & Sapriati, A. (2023). Science literacy of elementary school students through science practical work learning method. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(5), 3986–3991. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i5.3761
Sari, F. P., Maryati, M., & Wilujeng, I. (2023). Ethnoscience studies analysis and their integration in science learning: Literature review. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(3), 1135–1142. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i3.2044
Siregar, T. R. A., Iskandar, W., & Rokhimawan, M. A. (2020). Literasi sains melalui pendekatan saintifik pada. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 7(2), 243–257.
Sudarmin. (2014). Pendidikan karakter, etnosains dan kearifan lokal. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahun Alam, Universitas Negeri Semarang.
Sumarni, M. L., Jewarut, S., Silvester, S., Melati, F. V., & Kusnanto, K. (2024). Integrasi nilai budaya lokal pada pembelajaran di sekolah dasar. Journal of Education Research, 5(3), 2993–2998. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1330
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Sindy Levina Putri, Syahrial Syahrial, Desy Rosmalinda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright notice:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See the Effect of Open Access)





This is an open access article under the