Integrasi Virtual Laboratory PhET dalam Pengembangan Lembar Kerja Pratikum untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep pada Materi Hukum Archimedes

Authors

  • Silvia Anggri Wijaya Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Cenderawasih, Indonesia
  • Widyaskara Mangando Program Studi Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Cenderawasih, Indonesia, Indonesia
  • Mariana Nensi Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cenderawasih, Indonesia, Indonesia
  • Siti Hajar Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Cenderawasih, Indonesia
  • Wilda Wiajayani Pamangin Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Cenderawasih, Indonesia
  • Etty Octaviani Manalu Program Studi Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Cenderawasih, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/pijies.v8i3.9985

Keywords:

hukum archimedes, lembar kerja pratikum, pemahaman konsep, virtual laboratoty phet

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelayakan lembar kerja praktikum yang terintegrasi dengan Virtual Laboratory PhET berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi, serta mengetahui peningkatan pemahaman konsep mahasiswa pada materi Hukum Archimedes. Hukum Archimedes merupakan salah satu konsep fundamental dalam fisika dasar yang berkaitan dengan gaya apung serta fenomena terapung, melayang, dan tenggelam. Pemahaman konseptual yang kuat diperlukan agar mahasiswa mampu menghubungkan representasi matematis dengan fenomena fisis secara komprehensif. Oleh karena itu, integrasi laboratorium virtual PhET dalam lembar kerja praktikum dirancang untuk memfasilitasi eksplorasi konsep melalui simulasi interaktif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Instrumen penelitian berupa lembar validasi untuk menilai kelayakan lembar kerja praktikum oleh ahli media dan ahli materi, serta tes pemahaman konsep untuk mengukur peningkatan pemahaman konsep mahasiswa. Analisis kelayakan produk menggunakan skala Likert, sedangkan peningkatan pemahaman konsep dianalisis menggunakan perhitungan n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja praktikum terintegrasi Virtual Laboratory PhET pada     Hukum Archimedes dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran fisika umum. Rerata skor penilaian dari ahli media sebesar 3,51 dan dari ahli materi sebesar 3,54 dengan kategori sangat baik. Selain itu, hasil uji pemahaman konsep menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan rata-rata skor n-gain sebesar 0,69 yang termasuk dalam kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Virtual Laboratory PhET dalam pengembangan lembar kerja praktikum efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep Hukum Archimedes pada mahasiswa.

References

Alam, N. (2022). Quantum teaching pada mata pelajaran fisika di MAN 2 Model Makassar (Quantum teaching in physics courses at MAN 2 Model of Makassar). Uniqbu Journal of Exact Sciences, 3(1), 29–39. https://doi.org/10.47323/ujes.v3i1.192

Alfahinsa, M. Z. ., & Fauziah, A. N. M. (2025). Analisis Respon Siswa Terhadap Media Simulasi Pada Materi Suhu dan Kalor. PENSA E-Jurnal: Pendidikan Sains, 13(3), 85–92.

Anggraini, A. T., & Zulkarnaen, Z. (2025). Inkuiri dan PhET: Kombinasi Ampuh Untuk Pembelajaran IPA yang Aktif dan Interaktif di SMPN 15 Kota Bima. Strategy: Jurnal Inovasi Strategi Dan Model Pembelajaran, 5(2), 79–90. https://doi.org/10.51878/strategi.v5i2.4956

Arumningtyas, N., Budiyanto, M., & Purnomo, A. R. (2022). Penerapan Virtual Laboratory untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa di Masa Pandemi. PENSA E-Jurnal: Pendidikan Sains, 10(2), 246–252. https://doi.org/10.26740/pensa.v10i2.45056

Hanikah, H., Mutiara, H., Utami, G., Hanifah, H., Rohmawati, I., & Siregar, I. (2025). PhET Virtual Simulation Training To Improve Teacher Competence at SMPN 1 Plered. SOSCIED, 8(1), 107–115. https://doi.org/10.32531/jsoscied.v8i1.931

Mahardika, I. K., Camelia, E., Fatikhah, I. A., Naufal, F. A., Pratiwi, R., Fadilah, R., & Yusmar, F. (2022). Efektivitas PhET Simulation Sebagai Media Pembelajaran Fisika Dasar I Mahasiswa S1 Pendidikan IPA. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(23), 463–468. https://doi.org/10.5281/zenodo.7421510

Meltzer, D. E. (2002). The Relationship Between Mathematics Preparation and Conceptual Learning Gains in Physics: A Possible “Hidden Variable” in Diagnostic Pretest Scores. American Journal of Physics, 70(12), 1259–1269.

Ramadani, G., Wahyuni, N., Fajari, A., Mahardika, I. K., Ernasari, E., & Handono, S. (2024). Peranan Metode Llmiah Dalam Pengembangan Pendidikan Fisika. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), 217–222. https://doi.org/10.5281/zenodo.11177392

Solihin, A., Choirunnisa, N. L., & Mintohari, M. (2024). Eksplorasi Etnosains Monumen Kapal Selam Surabaya Sebagai Sumber Belajar IPAS Sekolah Dasar. Jurnal Review Pendidikan Dasar, 10(2), 137–148. https://doi.org/10.26740/jrpd.v10n2.p137-148

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Utama, R. (2025). Review Software Simulasi Untuk Pembelajaran Fisika Interaktif. JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online), 13(2), 95–106. https://doi.org/10.22487/jpft.v13i2.4484

Widoyoko, E. . (2011). Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Pustaka Belajar.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Wijaya, S. A., Mangando, W., Nensi, M., Hajar, S., Pamangin, W. W., & Manalu, E. O. (2025). Integrasi Virtual Laboratory PhET dalam Pengembangan Lembar Kerja Pratikum untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep pada Materi Hukum Archimedes. Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 8(3), 1400–1410. https://doi.org/10.24256/pijies.v8i3.9985

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.