Belajar Sambil Melompat: Penerapan Engklek Modifikasi untuk Mengembangkan Kemampuan Literasi Anak Kelompok B

Authors

  • Siti Masitoh Amalu Solehah Siti Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia
  • Silfiana Dian Setianingrum Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia
  • Titi Rachmi Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i1.11898

Keywords:

kemampuan literasi, permainan engklek modifikasi, anak usia dini, anak kelompok B

Abstract

Kemampuan literasi merupakan kemampuan dasar yang perlu dikembangkan sejak usia dini sebagai bekal dalam mengikuti jenjang pendidikan selanjutnya. Berdasarkan hasil observasi di TK Happy Islamic Kids Kota Tangerang, kemampuan literasi anak usia 5–6 tahun masih rendah, ditandai dengan kesulitan mengenal huruf, membaca kata sederhana, serta rendahnya minat anak dalam mengikuti kegiatan literasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi anak usia 5–6 tahun melalui penerapan permainan engklek modifikasi. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 8 anak Kelompok B di TK Happy Islamic Kids. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan engklek yang telah dimodifikasi secara signifikan meningkatkan kemampuan literasi anak-anak. Persentase kemampuan literasi pada Siklus I mencapai 63,9% dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), kemudian meningkat menjadi 86,1% pada Siklus II dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), sehingga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Selain meningkatkan kemampuan mengenal huruf, kosakata, membaca, dan menulis awal, permainan engklek modifikasi juga mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, serta antusiasme anak selama proses pembelajaran. Dengan demikian, permainan engklek modifikasi efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi anak usia 5–6 tahun.

References

Anisa, A., & Faqihatuddiniyah, F. (2022). Mengembangkan Kemampuan Bahasa (Keaksaraan) Dalam Menghubungkan Tulisan Sederhana Dengan Gambar Melalui Model Kombinasi Mamperga Pada Anak Kelompok B Ra Al-Ihsan Banjarmasin. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 2(1), 33-41.

Ardiyanto, A. (2019). Permainan Tradisional Sebagai Wujud Penanaman Nilai Karakter Anak Usia Dini. Prosiding Konferensi Pendidikan Nasional Penguatan Karakter Bangsa Melalui Inorasi Pendidikan di Era Digital ISSN, 4, 173-176.

Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2006). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Daryanto. (2018). Penelitian tindakan kelas dan penelitian tindakan sekolah. Yogyakarta: Gava Media.

Fahrudin, F. (2023). Analisis strategi manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan program literasi dan numerasi. KEADABAN: Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(2), 1-11.

Laila, N. (2019). Peningkatan Kemampuan Kognitif Melalui Permainan Tradisional Engklek Pada Kelompok A di RA Hidayatul Mubtadiin Sipring Pagelaran-Malang. JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 1(1), 17-23.

Luthffiah, A., & Raniyah, Q. (2025). Strategi Guru Dalam Mengembangkan Pembelajaran Mengenal Angka Pada Anak Usia Dini di Ra Ananda Pertiwi. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(2), 683-687.

Marwany dan Heru Kurniawan. Pendidikan Literasi Anak Usia Dini: Meningkatkan Keterampilan Membaca, Berfikir, Dan Menulis Berpikir Anak, ed. Imamah Nurul, (Yogyakarta: CV. Hikmah Media Utama, 2020). Cet-1, h. 47-48.

Mulyani, N. (2016). Super asyik permainan tradisional anak Indonesia. Diva Press.

Munawaroh, H. (2017). Pengembangan model pembelajaran dengan permainan tradisional engklek sebagai sarana stimulasi perkembangan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 86–96. https://doi.org/10.31004/obsesi.v1i2.19

Novrani, Arika. Caturwulandari, Dewi. dkk. (2021). Pengembangan Literasi untuk Anak Usia Dini 5-6 Tahun. Unicef for every children.

Pratiwi, A. I. (2024). Penerapan Permainan Engklek pada Anak Usia Dini dalam Upaya Mengembangkan Kemampuan Literasi di RA Al-Akbar Metro. (Doctoral dissertation, IAIN Metro).

Susanto, A. (2021). Pendidikan anak usia dini: Konsep dan teori. Bumi Aksara.

Suzana, S., Umayah, U., & Zulhida, R. (2021). Efektivitas Permainan Engklek Modifikasi untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Kelompok A di TK Cahaya Maulida II Desa Panjalin Lor Sumberjaya-Majalengka. Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak, 2(2), 59-69.

Tanjung, R. J. (2018). Penggunaan Media Kartu Huruf untuk Meningkatkan Kemampuan Anak dalam Mengenal Huruf Abjad pada Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina I Kota Sabang. Jurnal Pendidikan Madrasah, 3(2), 319-327.

Ulfadilah, N., & Setiasih, O. (2024). Kegiatan jurnal pagi sebagai upaya mengembangkan kemampuan pra literasi anak usia dini. PAUDIA, 351-358.

Widyastuti, A. (2017). Analisis tahapan menulis dan stimulasi anak kelompok B-1 di TK Islam Assaadah Limo Depok. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 3(2), 157-172.

Downloads

Published

2026-09-29

How to Cite

Siti, S. M. A. S., Setianingrum, S. D., & Rachmi, T. (2026). Belajar Sambil Melompat: Penerapan Engklek Modifikasi untuk Mengembangkan Kemampuan Literasi Anak Kelompok B. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 9(1), 288–298. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i1.11898

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.