Integrasi Metode Bermain Peran dan Mendongeng untuk Menanamkan Nilai Moral Keagamaan pada Anak Usia Dini: Penelitian Tindakan Kelas di TK Mentari Kota Malang

Authors

  • Rabiatul Adawiyah Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Joko Pamungkas Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12287

Keywords:

bermain peran, mendongeng, nilai moral keagamaan, Pendidikan Anak Usia Dini

Abstract

Pendidikan moral keagamaan pada anak usia dini seringkali disampaikan melalui metode ceramah yang berpusat pada guru, sehingga kurang melibatkan anak secara aktif dan kurang efektif dalam menanamkan nilai-nilai abstrak seperti kejujuran, empati, tanggung jawab, dan saling menghormati. Data awal di TK Mentari menunjukkan rata-rata capaian nilai moral keagamaan anak hanya sekitar 30% dari seluruh indikator. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh integrasi metode bermain peran dan mendongeng terhadap peningkatan pemahaman nilai moral keagamaan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 anak usia 5-6 tahun di kelompok B TK Mentari. Pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan penjaminan keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada semua indikator: kejujuran dari 31% menjadi 83%, empati dari 27% menjadi 76%, tanggung jawab dari 22% menjadi 71%, dan saling menghormati dari 34% menjadi 88%. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator saling menghormati. Faktor pendukung keberhasilan meliputi penggunaan cerita lokal, penguatan diskusi reflektif, serta keterlibatan orang tua dalam penguatan nilai di rumah. Dapat disimpulkan bahwa integrasi metode bermain peran dan mendongeng efektif menanamkan nilai moral keagamaan secara kontekstual dan menyenangkan, serta layak diadopsi sebagai alternatif strategi pembelajaran di PAUD.

References

Adawiyah, R., & Junaidi, M. I. S. (2026). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar anak dalam perspektif psikologi pendidikan pada masa perkembangan kognitif. Ma'rifah: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 46-58.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Berk, L. E., & Meyers, A. B. (2022). Infants and children: Prenatal through middle childhood (9th ed.). Pearson.

Bodrova, E., & Leong, D. J. (2024). Tools of the mind: The Vygotskian approach to early childhood education (3rd ed.). Pearson.

Cooper, P. M. (2023). The classrooms all young children need: Lessons in teaching from Vivian Paley. University of Chicago Press.

Creswell, J. W. (2015). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dewi, N. K., & Putra, I. M. (2023). Local storytelling and moral development in Indonesian early childhood education. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 12(2), 134–148.

Elias, C. L., & Berk, L. E. (2022). Self-regulation in early childhood: Nature and nurture. Guilford Press.

Fung, W. K., & Chung, K. K. H. (2024). Socio-dramatic play and moral reasoning in preschool children. Early Childhood Research Quarterly, 66, 112–123.

Hurlock, E. B. (2020). Developmental psychology: A life-span approach (5th ed.). McGraw-Hill.

Isbell, R., Sobol, J., Lindauer, L., & Lowrance, A. (2023). The power of storytelling in early childhood: Building social-emotional skills. Young Children, 78(2), 45–53.

Junaidi, M. I. S. (2025). Kohesi Sosial pada Komunitas Jamaah Sapta Dharma di Taman Siswa Yogyakarta. Jurnal Moderasi, 5(1), 15-31.

Junaidi, M. I. S., & Adawiyah, R. (2026). Patterns of Digital Interaction Through TikTok Reposting and Its Relationship with the Emotional State of Generation Z. Synergy: Journal of Communication and Media, 2(1), 20-32.

Kemendikbud. (2022). Pedoman pembelajaran PAUD berbasis bermain. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The action research planner (3rd ed.). Deakin University Press.

Law-Davis, S. (2023). Rethinking early childhood religious education: Play-based pedagogy. Journal of Early Childhood Studies, 7(2), 45–60.

Lestari, D. (2024). Mengintegrasikan nilai-nilai lokal dalam cerita anak untuk pendidikan moral. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 1–14.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mitchell, L. (2021). Storytelling as a moral education tool in early childhood. Early Childhood Education Journal, 49(3), 301–312.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Morrison, G. S. (2023). Early childhood education today (15th ed.). Pearson.

NAEYC. (2020). Developmentally appropriate practice: A position statement of the National Association for the Education of Young Children. NAEYC.

Nhase, Z., & Dube, B. (2023). Experiential learning and moral development in early years. International Journal of Early Years Education, 31(4), 510–525.

Patton, M. Q. (2002). Qualitative research & evaluation methods (3rd ed.). SAGE Publications.

Piaget, J. (1962). Play, dreams and imitation in childhood. W. W. Norton & Company.

Pramling Samuelsson, I., & Johansson, E. (2023). Play and learning in early childhood settings: International perspectives. Springer.

Pratiwi, D. A. (2020). Pembelajaran berbasis bermain peran untuk pengembangan karakter anak TK. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 15–28.

Rahayu, S. (2022). Efektivitas metode mendongeng dalam menanamkan nilai moral pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 11(1), 23–34.

Ramani, G. B., & Eason, S. H. (2023). Promoting social and moral development through play. Dalam P. K. Smith & J. L. Roopnarine (Eds.), The Cambridge handbook of play: Developmental and disciplinary perspectives (pp. 235–252). Cambridge University Press.

Santrock, J. W. (2021). Child development: An introduction (15th ed.). McGraw-Hill Education.

Singer, D. G., Golinkoff, R. M., & Hirsh-Pasek, K. (Eds.). (2023). Play = learning: How play motivates and enhances children's cognitive and social-emotional growth. Oxford University Press.

Spradley, J. P. (1980). Participant observation. Holt, Rinehart and Winston.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Weisberg, D. S., Zosh, J. M., Hirsh-Pasek, K., & Golinkoff, R. M. (2023). Talking it up: Play, language development, and the role of adult support. American Journal of Play, 12(1), 39–54.

Whitebread, D., Basilio, M., Kuvalja, M., & Verma, M. (2022). The importance of play: A report on the value of children's play with a series of policy recommendations. Toys Industries of Europe.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-08-22

How to Cite

Rabiatul Adawiyah, & Joko Pamungkas. (2026). Integrasi Metode Bermain Peran dan Mendongeng untuk Menanamkan Nilai Moral Keagamaan pada Anak Usia Dini: Penelitian Tindakan Kelas di TK Mentari Kota Malang. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 833–842. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12287

Citation Check

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.