Peningkatan Kemampuan Belajar Siswa pada Operasi Hitung Pecahan dengan Media Maniputalif untuk Siswa Speech Delay di Kelas II SDN 014 Sangatta Utara

Authors

  • Catur Wahyu Saputra Program Studi Magister Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, Indonesia
  • Suparno Program Studi Magister Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12350

Keywords:

kemampuan belajar, operasi hitung pecahan, media manipulatif, speech delay

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana upaya guru dalam peningkatan Kemampuan Belajar Siswa Pada Operasi Hitung Pecahan Dengan Media Manipulatif Untuk Siswa Speech Delay Di Kelas II SDN 014 Sangatta Utara. Adapun sub masalah yang diangkat adalah Pertama, penggunaan media manipulatif pada pembelajaran matematika bab pecahan di kelas II SDN 014 Sangatta Utara. Kedua, upaya guru dalam peningkatan kemampuan belajar siswa pada operasi hitung pecahan matematika di kelas II SDN 014 Sangatta Utara. Ketiga, hasil peningkatan kemampuan belajar siswa pada operasi hitung pecahan dengan media manipulatif untuk siswa speech delay di kelas II SDN 014 Sangatta Utara. Jenis penelitian ini adalah merupakan  penelitian  tindakan  kelas (PTK),  maka  prosedur penelitian ini sesuai dengan prosedur penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam proses berdaur/ siklus. Teknik pengumpulan data dengan cara, observasi, Dokumentasi, Pre Tes(Tes Awal), dan Pre Tes(Tes Akhir, ). Teknik analisis data menggunakan mode interaktif dari Miles And Huberman yang dimulai dari Data reduction, Data display, and Conclusion Drawing/ verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa. Hasil Penelitian Tindakan Kelas dan pembahasan yang telah dipaparkan bahwa rata-rata aktivitas dan peningkatan kemampuan belajar siswa kelas II SDN 014 Sangatta Utara pada pembelajaran bab pecahan dengan menggunakan media manipulatif pada observasi  Siklus  I  rata-rata  aktivitas  belajar  siswa  adalah  58%  dan mengalami peningkatan pada Siklus II yaitu 79%. Dalam hal ini dapat dibuktikan bahwa adanya peningkatan persentase dari siklus I dan siklus II yaitu 21%. Untuk hasil belajar pada Post Test Siklus I rata-rata ketuntasan diperoleh yaitu 56% sebanyak 10 siswa melebihi KKTP pada siklus II rata rata ketuntasan Post Test adalah 78% sebanyak 14 siswa melebihi KKTP. Dalam hal ini dapat dibuktikan bahwa adanya peningkatan persentase dari siklus I dan siklus II yaitu 22%.

References

Amir, A. (2021). Pembelajaran matematika SD dengan menggunakan media manipulatif. Logaritma: Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan dan Sains. https://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/LGR/article/view/166

Arsyad, A. (2011). Media pembelajaran. PT RajaGrafindo Persada.

Berg, K., & Ziegler, J. (2015). Teaching fractions with concrete models. Journal of Mathematical Behavior.

DeLuca, C. (2012). The effect of manipulatives on learning in mathematics. Journal of Mathematics Education.

Departemen Agama Republik Indonesia. (2010). Al-Qur'an dan terjemahnya. JABAL.

Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa. (2011). Pedoman umum penyelenggaraan pendidikan inklusif. Departemen Pendidikan Nasional.

Fletcher, P., & MacWhinney, B. (Eds.). (2013). The handbook of child language. Blackwell Publishing.

Ginsburg, H. P., Lee, J. S., & Boyd, J. S. (2008). Mathematics education for young children: What it is and how to promote it. Social Policy Report, 22(1), 3–23.

Hardiyana. (2010). Penggunaan alat peraga manipulatif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika pada perkalian dan pembagian bilangan cacah [Skripsi sarjana, Fakultas Ilmu Pendidikan].

Karzia, N. (2015). Aktivitas penggunaan media manipulatif untuk peningkatan kemampuan lambang bilangan AUD di PAUD Andini Sukarame Bandar Lampung [Skripsi sarjana, Universitas Lampung].

Kemmis, S. (2011). Model-model pembelajaran mengembangkan profesionalisme guru. RajaGrafindo Persada.

Miller, K. (2004). The role of manipulatives in learning mathematics. Educational Studies in Mathematics.

Montolalu. (2005). Bermain dan permainan anak. Universitas Terbuka.

Muhsetyo, G., et al. (2008). Pembelajaran matematika SD. Universitas Terbuka.

Paul, R., & Norbury, C. F. (2012). Language disorders from infancy through adolescence: Listening, speaking, reading, writing, and communicating. Elsevier.

Piaget, J. (1972). Psychology and pedagogy. Viking Press.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Sanjaya, W. (2006). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Setiawan, A. (2014). Strategi pembelajaran matematika untuk anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Inklusif.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Trianto. (2010). Model-model pembelajaran inovatif berorientasi konstruktivistik. Kencana.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wahyudin, D., et al. (2001). Pengantar pendidikan. Universitas Terbuka.

Welly, H. (2016). Pengaruh penggunaan media manipulatif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 28 Pontianak [Skripsi sarjana, Universitas Tanjungpura].

Downloads

Published

2026-08-27

How to Cite

Saputra, C. W., & Suparno. (2026). Peningkatan Kemampuan Belajar Siswa pada Operasi Hitung Pecahan dengan Media Maniputalif untuk Siswa Speech Delay di Kelas II SDN 014 Sangatta Utara. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 865–874. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12350

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.