Implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) untuk Penguatan Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi

Authors

  • M. Alinurdin Universitas Islam Negeri Palopo, Indonesia
  • Erwatul Efendi Universitas Islam Negeri Palopo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i1.12730

Keywords:

Kurikulum OBE, moderasi beragama, Pendidikan Agama Islam

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis model implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE) sebagai strategi penguatan moderasi beragama dalam Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi. Tantangan disrupsi ideologi dan menguatnya eksklusivisme (CCTE), revitalisasi Pendidikan Agma Islam menjadi sebuah urgensi yang menjadi orientasi dalam Perguruan Tinggi Keagamaan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini menggali data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen kurikulum (RPS, CPL). Argumen utama penelitian ini adalah kerangka kerja Outcome-Based Education (OBE) yang sistematis dapat mentransformasikan Pendidikan Agama Islam dari sekadar transfer pengetahuan menjadi pendidikan karakter moderat yang terukur. Hasil penelitian menunjukkan tiga pilar utama dalam model implementasi: (1) perancangan capaian pembelajaran yang eksplisit memuat nilai moderat, (2) penerapan metode pembelajaran aktif yang mendorong internalisasi nilai, dan (3) penggunaan asesmen autentik untuk mengukur perubahan sikap. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model kurikulum Pendidikan Agama Islam yang lebih relevan dan berdampak, serta menawarkan arah baru bagi penelitian tentang integrasi kurikulum dan pendidikan karakter kebangsaan.

References

Abdullah, M. A. (2024). Reorientasi Pendidikan Islam di Era Disrupsi: Dari Dogmatisme menuju Nalar Kritis-Profetik. Pustaka Pelajar.

Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for Quality Learning at University. McGraw-Hill Education.

Fauzi, A., & Hidayat, R. (2021). Indikator Moderasi Beragama dalam Kurikulum Pendidikan: Analisis Kebijakan Kementerian Agama. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 145-158.

Harden, R. M. (2020). Outcome-Based Education: The Future is Today. International Journal of Medical Education, 11, 280-284.

Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Nurdin, A. (2023). Wasathiyyah Islam sebagai Modal Sosial: Studi Kasus Kerukunan Umat di Sulawesi Selatan. Penerbit Ininnawa.

Rahman, A., & Saleh, M. (2023). Peluang dan Tantangan Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU) Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Negeri. Jurnal Inovasi Pendidikan Islam, 8(1), 45-60.

Santoso, B., & Wibowo, A. (2022). Implementasi Student-Centered Learning (SCL) dalam Kerangka Outcome-Based Education: Sebuah Tinjauan Sistematis. Jurnal Pendidikan Tinggi Indonesia, 15(3), 210-225.

Spady, W. G. (1994). Outcome-Based Education: Critical Issues and Answers. American Association of School Administrators.

Abdullah, M. A. (2024). Reorientasi Pendidikan Islam di Era Disrupsi: Dari Dogmatisme menuju Nalar Kritis-Profetik. Pustaka Pelajar.

Al-Hafiz, R., & Chen, L. (2024). Outcome-Based Education in Asian Higher Education: A Comparative Study. Springer.

Anwar, F. Z. (2023). Measuring Religious Moderation: The Development and Validation of the Indonesian Religious Moderation Scale (IRMS). Studia Islamika, 30(2), 205-230. https://doi.org/[contoh_doi]

Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for Quality Learning at University. McGraw-Hill Education.

Fauzi, A., & Hidayat, R. (2021). Indikator Moderasi Beragama dalam Kurikulum Pendidikan: Analisis Kebijakan Kementerian Agama. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 145-158.

Hidayatullah, M. F. (2024). From Chalkboard to Character: A Case Study of OBE Implementation in Islamic Religious Education at a State Islamic University. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 89-105.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka di Perguruan Tinggi. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.

Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Kementerian Agama RI. (2022). Peta Jalan (Roadmap) Penguatan Moderasi Beragama 2020-2024. Sekretariat Jenderal Kementerian Agama.

Mulder, D. J. (2023). Assessing Affective Outcomes: Challenges and Strategies in Character Education. Journal of Moral Education, 52(4), 415-432. https://doi.org/[contoh_doi]

Prasetiyo, W. H., & Hamdan, A. (2025). Asesmen Autentik dalam Kurikulum Berbasis Outcome: Panduan Praktis untuk Dosen PAI. UIN Maliki Press.

Rahman, S. (2025). Navigating Modernity: The Future of Islamic Religious Education in Southeast Asia. Routledge.

Santoso, B., & Wibowo, A. (2022). Implementasi Student-Centered Learning (SCL) dalam Kerangka Outcome-Based Education: Sebuah Tinjauan Sistematis. Jurnal Pendidikan Tinggi Indonesia, 15(3), 210-225.

Spady, W. G. (1994). Outcome-Based Education: Critical Issues and Answers. American Association of School Administrators.

Syamsuddin, A., & Basri, H. (2022). Integrating 'Sipakatau' Local Wisdom in Religious Moderation Education: A Study at IAIN Palopo. Jurnal Studi Keislaman dan Budaya Lokal, 5(2), 112-129.

Downloads

Published

2026-10-02

How to Cite

Alinurdin, M., & Efendi, E. (2026). Implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) untuk Penguatan Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 9(1), 313–321. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i1.12730

Citation Check

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 

You may also start an advanced similarity search for this article.