Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan melalui Media Loose Part pada Anak Usia 5-6 Tahun di SPS Seroja

Authors

  • Titi Rachmi Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia
  • Nurkhilaliyah Suwandi Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia
  • Hidayah Dwi Nur Atmaningsih Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12135

Keywords:

Pendidikan Anak Usia Dini, media loose part, membaca permulaan, penelitian tindakan kelas

Abstract

Kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di SPS Seroja masih tergolong rendah, tampak dari kesulitan mereka mengenal huruf, membedakan bentuk huruf yang mirip, menghubungkan huruf dengan bunyi, serta membaca suku kata dan kata sederhana. Kondisi ini mendorong perlunya media pembelajaran yang mampu menghadirkan pengalaman belajar secara konkret, kreatif, dan menyenangkan bagi anak. Media loose part dipilih sebagai alternatif karena sifatnya yang fleksibel dan dekat dengan dunia bermain anak usia dini. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun melalui media tersebut, menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun di PAUD, dengan data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian langsung terhadap kemampuan membaca permulaan anak. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang konsisten pada setiap siklus. Anak semakin mampu mengenal huruf, membedakan huruf yang mirip, menghubungkan huruf dengan bunyi, membaca suku kata, dan membaca kata sederhana dengan rasa percaya diri serta antusiasme yang lebih tinggi dibanding sebelum tindakan diberikan. Selain berdampak pada literasi awal, penggunaan media loose part turut mendorong keaktifan, kreativitas, konsentrasi, dan keterlibatan anak sepanjang proses pembelajaran berlangsung. Temuan ini menegaskan bahwa media loose part efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran membaca permulaan pada anak usia 5-6 tahun. Kontribusi penelitian terletak pada integrasi aktivitas bermain dengan pengembangan literasi awal, sehingga menawarkan pendekatan pembelajaran yang lebih bermakna dan sesuai karakteristik belajar anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip etika yang melibatkan anak sebagai subjek. Sebelum pelaksanaan, peneliti memperoleh izin dari kepala satuan PAUD serta persetujuan tertulis (informed consent) dari orang tua atau wali setelah diberi penjelasan mengenai tujuan, prosedur, manfaat, dan pelaksanaan penelitian. Peneliti juga meminta persetujuan lisan (assent) kepada anak menggunakan bahasa sederhana yang sesuai tingkat perkembangannya, tanpa unsur paksaan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Seluruh data dijaga kerahasiaannya, identitas anak disamarkan menggunakan inisial seperti AIA dan ANZ, serta dokumentasi hanya dimanfaatkan untuk kepentingan akademik tanpa menampilkan identitas pribadi anak. Pendekatan etis ini menjaga kenyamanan dan hak anak selama proses belajar. Guru PAUD diharapkan menjadikan media loose part sebagai pilihan dalam merancang kegiatan literasi awal yang lebih variatif.

References

Alotaibi, M. S. (2024). Game-based learning in early childhood education: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Psychology, 15, Article 1307881. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1307881

Amiliya, R., Susanti, U. V., & Basori. (2024). Urgensi masa golden age bagi perkembangan anak usia dini. Al-Abyadh, 7(2), 72–78. https://doi.org/10.46781/al-abyadh.v7i2.1372

Anggita, R., Sormin, D., Lubis, J. N., & Lubis, J. N. N. (2023). Upaya meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf melalui media pohon pintar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5919–5930. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5384

Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2021). Penelitian tindakan kelas (Edisi revisi). Bumi Aksara.

Asih, N. S., Sugiyo, S., & Suminar, T. (2022). Pembelajaran sentra media looseparts meningkatkan kreativitas dan kompetensi pedagogik guru TK. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4581–4590. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2561

Bubikova-Moan, J., Hjetland, H. N., & Wollscheid, S. (2019). ECE teachers' views on play-based learning: A systematic review. European Early Childhood Education Research Journal, 27(6), 776–800. https://doi.org/10.1080/1350293X.2019.1678717

Cankaya, O., Rohatyn-Martin, N., Leach, J., Taylor, K., & Bulut, O. (2023). Preschool children's loose parts play and the relationship to cognitive development: A review of the literature. Journal of Intelligence, 11(8), Article 151. https://doi.org/10.3390/jintelligence11080151

Damayanti, A., Rahmatunnisa, S., & Rahmawati, L. (2020). Peningkatan kreativitas berkarya anak usia 5–6 tahun melalui pembelajaran jarak jauh berbasis STEAM dengan media loose parts. Jurnal Buah Hati, 7(2), 74–90. https://doi.org/10.46244/buahhati.v7i2.1124

Dewi, E. R. V., Hibana, H., & Ali, M. (2022). Loose part: Finding innovation in learning early childhood education. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 7(2), 53–66. https://doi.org/10.14421/jga.2022.72-01

Dianti, E., & Khomsiyati, S. (2025). Peningkatan kemampuan baca tulis menggunakan loose part TK ABA 03 Teluk Dalem. Aura: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 115–124. https://doi.org/10.37216/aura.v6i1.2104

Farikhah, A., Mar'atin, A., Afifah, L. N., & Safitri, R. A. (2022). Meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui metode pembelajaran loose part. WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 61–73. https://doi.org/10.21154/wisdom.v3i1.3493

Gull, C., Levenson Goldstein, S., & Rosengarten, T. (2022). STEM learning and loose parts in early elementary classrooms: A scoping review. International Online Journal of Primary Education, 11(2), 279–292. https://doi.org/10.55020/iojpe.1201534

Hopfenbeck, T. N., Lenkeit, J., El Masri, Y., Cantrell, K., Ryan, J., & Baird, J. (2018). Lessons learned from PISA: A systematic review of peer-reviewed articles on the Programme for International Student Assessment. Scandinavian Journal of Educational Research, 62(3), 333–353. https://doi.org/10.1080/00313831.2016.1258726

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Desain induk Gerakan Literasi Sekolah. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. https://repositori.kemdikbud.go.id/39/

Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The action research planner (3rd ed.). Deakin University Press.

Kilpatrick, D. A. (2021). Equipped for reading success (E-book ed.). Casey & Kirsch Publishers.

Lia, N. F. A. (2022). Application of learning to code with loose parts to improve children's early literacy skills in early childhood education. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(5), 1982–1998. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i5.6894

Nafisah, S. K., Mirawati, M., & Asriadi, M. (2026). Improving aspects of early childhood cognitive development through play-based learning in Indonesia: A systematic literature review. Aulad: Journal on Early Childhood, 9(2). https://doi.org/10.31004/aulad.v9i2.1401

National Association for the Education of Young Children. (2020). Developmentally appropriate practice: A position statement. https://www.naeyc.org/resources/position-statements/dap

Padiya, & Oviani, M. (2025). Pengaruh penggunaan media loose part terhadap perkembangan kognitif. Journal of Early Childhood Education Studies, 5(2), 555–577. https://journal.stai-ypbwi.ac.id/index.php/JOECES/article/view/624

Paige, D. D., Rupley, W. H., Smith, G. S., Olinger, C., & Leslie, M. (2018). Acquisition of letter naming knowledge, phonological awareness, and spelling knowledge of kindergarten children at risk for learning to read. Child Development Research, 2018, Article 2142894. https://doi.org/10.1155/2018/2142894

Qomariyah, N., & Qalbi, Z. (2021). Pemahaman guru PAUD tentang pembelajaran berbasis STEAM dengan penggunaan media loose parts di Desa Bukit Harapan. JECED: Journal of Early Childhood Education and Development, 3(1), 47–52. https://doi.org/10.15642/jeced.v3i1.995

Rianti, R., Nurjanah, I., Latifah, D., Alifah, N., & Asyiah, A. (2022). Freedom learning on early childhood education: Implementation of STEAM method with loose parts media. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 7(2), 99–108. https://doi.org/10.14421/jga.2022.72-05

Safitri, D., & Lestariningrum, A. (2021). Penerapan media loose part untuk kreativitas anak usia 5–6 tahun. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 40–52.

Tabi’in, A., Fauziah, S., Dea, L. F., & Prayogi, A. (2023). Reformasi pembelajaran abad 21, Merdeka Belajar pada anak usia dini melalui penggunaan loose part. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 6(1). https://doi.org/10.35473/ijec.v6i1.3001

Verhoeven, L., van Leeuwe, J., Irausquin, R., & Segers, E. (2016). The unique role of lexical accessibility in predicting kindergarten emergent literacy. Reading and Writing, 29(4), 591–608. https://doi.org/10.1007/s11145-015-9614-8

Yee, L. J., Radzi, N. M. M., & Mamat, N. (2022). Learning through play in early childhood: A systematic review. International Journal of Academic Research in Progressive Education and Development, 11(4), 917–931. https://doi.org/10.6007/IJARPED/v11-i4/16076

Downloads

Published

2026-08-07

How to Cite

Rachmi, T., Suwandi, N., & Atmaningsih, H. D. N. (2026). Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan melalui Media Loose Part pada Anak Usia 5-6 Tahun di SPS Seroja. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 303–313. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12135

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.