Analisis Faktor Pendukung, Penghambat dan Strategi Penguatan Pembelajaran dalam Implementasi Pendidikan Olahraga Adaptif Sekolah Inklusif

Authors

  • Theofilus Hekron Juman Program Studi Magister Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, Indonesia
  • Hedi Ardiyanto Hermawan Program Studi Magister Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12358

Keywords:

sekolah inklusif, pendidikan olahraga adaptif, faktor pendukung dan penghambat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan Strategi guru dalam Penguatan Pembelajaran dalam Implementasi Pendidikan Olahraga Adaptif Sekolah Inklusif. (2) Mengetahui faktor pendukung dalam Penguatan Pembelajaran dalam Implementasi Pendidikan Olahraga Adaptif Sekolah Inklusif. (3) Mengetahui faktor penghambat dalam Penguatan Pembelajaran dalam Implementasi Pendidikan Olahraga Adaptif Sekolah Inklusif di SD Negeri 001 Kombeng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif jenis studi kasus. Penelitian ini berlokasi di SD Negeri 001 Kombeng dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2026. Penelitian ini menggunkan teknik observasi, wawancara guru dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Uji Keabsahan menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu, dan bahan referensi. Teknik analisis menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi penguatan pembelajaran PJOK adaptif menerapkan rekonstruksi Tri-Modifikasi Instruksional, pendekatan sosio-emosional, dan sistem dukungan kolaboratif. Strategi ini berhasil menggeser paradigma PJOK konvensional menuju pemenuhan hak bergerak (right to move) yang mengutamakan keselamatan (safety), kenyamanan (comfortability), dan kegembiraan (joyfulness) siswa. (2) Faktor pendukung meliputi komitmen manajerial sekolah, tingginya akseptabilitas serta empati lingkungan sebaya melalui peer tutoring, dan keterbukaan data medis dari orang tua yang kooperatif untuk manajemen risiko. (3) Faktor penghambat mencakup kesenjangan sarana olahraga khusus ABK sehingga guru melakukan modifikasi seadanya, minimnya pelatihan formal guru PJOK, tingginya rasio kepadatan kelas, tidak menentunya kehadiran GPK yang memecah fokus instruksional, serta ketidakstabilan psiko-fisik internal siswa ABK (mood fluktuatif dan tantrum).

References

Ainscow, M. (2020). Promoting inclusion and equity in education: Lessons from international experiences. Nordic Journal of Studies in Educational Policy, 6(1), 7–16. https://doi.org/10.1080/20020317.2020.1729587

Bandura, A. (1977). Self-efficacy: Toward a unifying theory of behavioral change. Psychological Review, 84(2), 191–215. https://doi.org/10.1037/0033-295X.84.2.191

Baxter, P., & Jack, S. (2008). Qualitative case study methodology: Study design and implementation for novice researchers. The Qualitative Report, 13(4), 544–559. https://doi.org/10.46743/2160-3715/2008.1573

Block, M. E., & Obrusnikova, I. (2007). Inclusion in physical education: A review of the literature from 1995–2005. Adapted Physical Activity Quarterly, 24(2), 103–124. https://doi.org/10.1123/apaq.24.2.103

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Fadillah, M. H., Lase, A. P., Adrian, F., Husein, S., & Bahri, M. N. (2025). Evaluasi pembelajaran PJOK bagi siswa berkebutuhan khusus sekolah inklusi di UPT SD Negeri 064022 Medan. Journal of Multidisciplinary Research and Development, 5(4). https://doi.org/10.55081/jphr.v5i4.4791

Grimminger-Seidensticker, E., & Seyda, M. (2022). Enhancing attitudes and self-efficacy toward inclusive teaching in physical education pre-service teachers: Results of a quasi-experimental study in physical education teacher education. Frontiers in Education, 7, Article 909255. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.909255

Helaluddin, & Wijaya, H. (2019). Analisis data kualitatif: Sebuah tinjauan teori dan praktik. Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.

Husain, A. B. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan kurikulum pendidikan olahraga adaptif di sekolah inklusi. Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 13(2), 144–153. https://doi.org/10.23887/jiku.v13i2.95731

Hutzler, Y., Meier, S., Reuker, S., & Zitomer, M. (2019). Attitudes and self-efficacy of physical education teachers toward inclusion of children with disabilities: A narrative review of international literature. Physical Education and Sport Pedagogy, 24(3), 249–266. https://doi.org/10.1080/17408989.2019.1571183

Klavina, A., & Block, M. E. (2008). The effect of peer tutoring on interaction behaviors in inclusive physical education. Adapted Physical Activity Quarterly, 25(2), 132–158. https://doi.org/10.1123/apaq.25.2.132

Liang, X., Li, M., Wu, Y., Wu, X., Hou, X., & Sit, C. H. P. (2022). A socio-ecological approach to inclusive physical education in China: A systematic review. Frontiers in Public Health, 10, Article 902791. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.902791

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Qi, J., Wang, L., & Ha, A. (2016). Perceptions of Hong Kong physical education teachers on the inclusion of students with disabilities. Asia Pacific Journal of Education, 37(1), 86–102. https://doi.org/10.1080/02188791.2016.1169992

Reina, R., Healy, S., Roldán, A., Hemmelmayr, I., & Klavina, A. (2019). Incluye-T: A professional development program to increase the self-efficacy of physical educators towards inclusion. Physical Education and Sport Pedagogy, 24(4), 319–331. https://doi.org/10.1080/17408989.2019.1576863

Rosita, D. (2020). Kolaborasi dalam pendidikan inklusi: Studi pada sekolah dasar inklusi di Surabaya. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus (JPKK), 6(2), 101–110. https://doi.org/10.21831/jpkk.v6i2.32345

Sanayasa, I. G. N. M. D., Semarayasa, I. K., & Ariani, L. P. T. (2025). Implementasi pendidikan jasmani di sekolah inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 13(3), 218–228. https://doi.org/10.23887/jiku.v13i3.105402

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (1945).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003).

Van Munster, M. A., Lieberman, L. J., & Grenier, M. A. (2019). Universal design for learning and differentiated instruction in physical education. Adapted Physical Activity Quarterly, 36(3), 359–377. https://doi.org/10.1123/apaq.2018-0145

Wijaya, S., Supena, A., & Yufiarti. (2023). Implementasi program pendidikan inklusi pada sekolah dasar di Kota Serang. Jurnal Educatio, 9(1), 347–357. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i1.4592

Downloads

Published

2026-09-05

How to Cite

Juman, T. H., & Hermawan, H. A. (2026). Analisis Faktor Pendukung, Penghambat dan Strategi Penguatan Pembelajaran dalam Implementasi Pendidikan Olahraga Adaptif Sekolah Inklusif. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 1089–1100. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12358

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.