A Psycholinguistics Analysis of Dyslexia in Elementary School of South Tapanuli

Authors

  • Novria Grahmayanuri STAI AL-HIKMAH MEDAN, Indonesia
  • Nora Adi Anna Harahap Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Medan, Indonesia
  • Muhammad Iqbal Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Medan, Indonesia
  • Ika Maulida Thamimi Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i1.12446

Keywords:

disleksia, kesulitan belajar, dampak psikologi, sekolah dasar, Tapanuli Selatan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik kesulitan membaca dan belajar pada siswa sekolah dasar di Tapanuli Selatan, menganalisis dampak psikologis yang muncul, serta mengkaji faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesulitan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan enam siswa sekolah dasar sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian terhadap kemampuan membaca, menulis, mengeja, dan berhitung, serta pengamatan terhadap respons psikologis dan perilaku siswa selama kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan memiliki profil kesulitan yang berbeda. P1 menunjukkan karakteristik double-deficit dyslexia, P2 dan P3 menunjukkan karakteristik phonological dyslexia, sedangkan P4 menunjukkan karakteristik surface dyslexia. P5 menunjukkan kesulitan yang lebih dominan dalam kemampuan berhitung yang mengarah pada profil dyscalculia dengan keterlambatan membaca, sementara P6 menunjukkan kesulitan yang lebih luas pada kemampuan literasi dan numerasi dasar. Kesulitan akademik tersebut juga berkaitan dengan rendahnya kepercayaan diri, kecemasan, frustrasi, keraguan untuk berpartisipasi, dan kecenderungan menarik diri. Faktor yang berkontribusi meliputi kesulitan pemrosesan fonologis, pengenalan kata, memori, kemampuan numerik, serta faktor lingkungan dan dukungan pendidikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya identifikasi dini, pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, dukungan psikologis, serta kerja sama antara guru dan keluarga dalam membantu siswa dengan kesulitan belajar.

References

Alexander-Passe, N. (2008). The sources and manifestations of stress amongst school-aged dyslexics, compared with sibling controls. Dyslexia, 14(4), 291–313. https://doi.org/10.1002/dys.351

Bradley, L., & Bryant, P. E. (1983). Categorizing sounds and learning to read—a causal connection. Nature, 301, 419–421. https://doi.org/10.1038/301419a0

Burden, R. (2008). Is dyslexia necessarily associated with negative feelings of self-worth? A review and implications for future research. Dyslexia, 14(3), 188–196. https://doi.org/10.1002/dys.371

Castles, A., & Coltheart, M. (1993). Varieties of developmental dyslexia. Cognition, 47(2), 149–180. https://doi.org/10.1016/0010-0277(93)90003-E

Goswami, U. (2002). Phonology, reading development, and dyslexia: A cross-linguistic perspective. Annals of Dyslexia, 52, 139–163. https://doi.org/10.1007/s11881-002-0010-0

Hall, C., Dahl-Leonard, K., Cho, E., Solari, E. J., Capin, P., Conner, C. L., Henry, A. R., Cook, L., Hayes, L., Vargas, I., Richmond, C. L., & Kehoe, K. F. (2023). Forty years of reading intervention research for elementary students with or at risk for dyslexia: A systematic review and meta-analysis. Reading Research Quarterly, 58(2), 285–312. https://doi.org/10.1002/rrq.477

Jap, B. A. J., Borleffs, E., & Maassen, B. A. M. (2017). Towards identifying dyslexia in Standard Indonesian: The development of a reading assessment battery. Reading and Writing, 30(8), 1729–1751. https://doi.org/10.1007/s11145-017-9748-y

Kim, S. K. (2021). Recent update on reading disability (dyslexia) focused on neurobiology. Clinical and Experimental Pediatrics, 64(10), 497–503. https://doi.org/10.3345/cep.2020.01543

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Sadusky, A., Berger, E. P., Reupert, A. E., & Freeman, N. C. (2022). Methods used by psychologists for identifying dyslexia: A systematic review. Dyslexia, 28(2), 132–148. https://doi.org/10.1002/dys.1706

Terras, M. M., Thompson, L. C., & Minnis, H. (2009). Dyslexia and psycho-social functioning: An exploratory study of the role of self-esteem and understanding. Dyslexia, 15(4), 304–327. https://doi.org/10.1002/dys.386

Vellutino, F. R., Fletcher, J. M., Snowling, M. J., & Scanlon, D. M. (2004). Specific reading disability (dyslexia): What have we learned in the past four decades? Journal of Child Psychology and Psychiatry, 45(1), 2–40. https://doi.org/10.1046/j.0021-9630.2003.00305.x

Wilmot, A., Hasking, P., Leitão, S., Hill, E., & Boyes, M. (2023). Understanding mental health in developmental dyslexia: A scoping review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(2), 1653. https://doi.org/10.3390/ijerph20021653

Wilmot, A., Pizzey, H., Leitão, S., Hasking, P., & Boyes, M. (2023). Growing up with dyslexia: Child and parent perspectives on school struggles, self-esteem, and mental health. Dyslexia, 29(1), 40–54. https://doi.org/10.1002/dys.1729

Wolf, M., & Bowers, P. G. (1999). The double-deficit hypothesis for the development of developmental dyslexias. Journal of Educational Psychology, 91(3), 415–438. https://doi.org/10.1037/0022-0663.91.3.415

Yang, L., Li, C., Li, X., Zhai, M., An, Q., Zhang, Y., Zhao, J., & Weng, X. (2022). Prevalence of developmental dyslexia in primary school children: A systematic review and meta-analysis. Brain Sciences, 12(2), 240. https://doi.org/10.3390/brainsci12020240

Downloads

Published

2026-09-08

How to Cite

Grahmayanuri, N., Harahap, N. A. A., Iqbal, M., & Thamimi, I. M. (2026). A Psycholinguistics Analysis of Dyslexia in Elementary School of South Tapanuli. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 137–149. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i1.12446

Citation Check

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.