Penerapan Cooking Class Berbasis Kearifan Lokal Bugis untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi pada Anak Kelompok B di TK Negeri Pertiwi Kota Parepare
DOI:
https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12704Keywords:
cooking class, kearifan lokal, literasi bahasa, literasi numerasi, literasi budaya, anak usia diniAbstract
Literasi anak usia dini meliputi kemampuan bahasa, numerasi, dan budaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi awal kemampuan literasi anak dan penerapan cooking class berbasis kearifan lokal di TK Negeri Pertiwi Kota Parepare. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing dua pertemuan. Subjek penelitian adalah 17 anak kelompok B2 usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif persentase dengan kategori BB, MB, BSH, dan BSB. Kegiatan cooking class menggunakan makanan tradisional Bugis, yaitu onde-onde, putu pesse’, pisang talemme, dan kue nagasari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan cooking class berbasis kearifan lokal meningkatkan kemampuan literasi anak pada aspek menyimak, berbicara, numerasi, dan budaya. Capaian BSH (Berkembang Sesuai Harapan) dan BSB (Berkembang Sangat Baik) meningkat dari 22,79% pada Pra-Siklus menjadi 62,13% pada Siklus I, atau meningkat 39,34 poin persentase, dan menjadi 84,56% pada Siklus II, atau meningkat 22,43 poin persentase dari Siklus I dan 61,77 poin persentase dari Pra-Siklus. Pada Siklus II, 14 dari 17 anak (82,35%) mencapai ketuntasan klasikal, melampaui kriteria keberhasilan 80%. Dengan demikian, cooking class berbasis kearifan lokal dapat digunakan sebagai kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi anak usia 5–6 tahun melalui pengalaman langsung dalam menyimak, berbicara, berhitung, dan mengenal budaya lokal.
References
Literasi anak usia dini meliputi kemampuan bahasa, numerasi, dan budaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi awal kemampuan literasi anak dan penerapan cooking class berbasis kearifan lokal di TK Negeri Pertiwi Kota Parepare. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing dua pertemuan. Subjek penelitian adalah 17 anak kelompok B2 usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif persentase dengan kategori BB, MB, BSH, dan BSB. Kegiatan cooking class menggunakan makanan tradisional Bugis, yaitu onde-onde, putu pesse’, pisang talemme, dan kue nagasari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan cooking class berbasis kearifan lokal meningkatkan kemampuan literasi anak pada aspek menyimak, berbicara, numerasi, dan budaya. Capaian BSH (Berkembang Sesuai Harapan) dan BSB (Berkembang Sangat Baik) meningkat dari 22,79% pada Pra-Siklus menjadi 62,13% pada Siklus I, atau meningkat 39,34 poin persentase, dan menjadi 84,56% pada Siklus II, atau meningkat 22,43 poin persentase dari Siklus I dan 61,77 poin persentase dari Pra-Siklus. Pada Siklus II, 14 dari 17 anak (82,35%) mencapai ketuntasan klasikal, melampaui kriteria keberhasilan 80%. Dengan demikian, cooking class berbasis kearifan lokal dapat digunakan sebagai kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi anak usia 5–6 tahun melalui pengalaman langsung dalam menyimak, berbicara, berhitung, dan mengenal budaya lokal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Andi Sri Ramadana Azis, Novita Ashari, Andi Tien Asmara Palintan, Tri Ayu Lestari Natsir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Please find the rights and licenses in Tunas Cedekia. By submitting the article/manuscript of the article, the author(s) agree with this policy. No specific document sign-off is required.
1. License
The non-commercial use of the article will be governed by the Creative Commons Attribution license as currently displayed on Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
2. Author(s)' Warranties
The author warrants that the article is original, written by stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).
3. User Rights
Tunas Cedekia's spirit is to disseminate articles published are as free as possible. Under the Creative Commons license, Tunas Cedekia permits users to copy, distribute, display, and perform the work for non-commercial purposes only. Users will also need to attribute authors and Tunas Cedekia on distributing works in the journal and other media of publications.
4. Co-Authorship
If the article was jointly prepared by more than one author, any authors submitting the manuscript warrants that he/she has been authorized by all co-authors to be agreed on this copyright and license notice (agreement) on their behalf, and agrees to inform his/her co-authors of the terms of this policy. Tunas Cedekia will not be held liable for anything that may arise due to the author(s) internal dispute. Tunas Cedekia will only communicate with the corresponding author.
5. Miscellaneous
Tunas Cedekia will publish the article (or have it published) in the journal if the article’s editorial process is successfully completed. Tunas Cedekia's editors may modify the article to a style of punctuation, spelling, capitalization, referencing and usage that deems appropriate. The author acknowledges that the article may be published so that it will be publicly accessible and such access will be free of charge for the readers as mentioned in point 3.
Â
Every accepted manuscript should be accompanied by "Copyright Transfer Agreement" prior to the article publication.

Tunas Cendekia: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)