Pengaruh Penggunaan Media Pop Up Book Terhadap Kemampuan Menyimak Anak Usia 4-5 Tahun di TK Rindiwawo

Authors

  • Bonavansia Claudia Dero Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Credo G. Betty Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Frans K. Selly Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Yohana Yuniati Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Nusa Cendana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12731

Keywords:

pop-up book, kemampuan menyimak, anak usia dini

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pop-up book terhadap kemampuan menyimak anak usia 4–5 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment dan nonequivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di TK Rindiwawo dan TK Anak Yesus Jopu, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende. Subjek penelitian berjumlah 24 anak usia 4–5 tahun yang terdiri atas 12 anak kelompok eksperimen dan 12 anak kelompok kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Kelompok eksperimen mengikuti kegiatan bercerita menggunakan media pop-up book, sedangkan kelompok kontrol mengikuti kegiatan bercerita tanpa menggunakan media tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan instrumen kemampuan menyimak yang terdiri atas 12 butir pernyataan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, paired samples t-test, independent samples t-test, dan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan skor pretest sebagai kovariat. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan menyimak kelompok eksperimen meningkat dari 17,17 pada pretest menjadi 28,00 pada posttest, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 15,17 menjadi 21,75. Hasil paired samples t-test pada kelompok eksperimen menunjukkan adanya perubahan yang signifikan antara skor pretest dan posttest dengan nilai t = -36,440 dan Sig. = 0,001. Selanjutnya, independent samples t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan t = 7,476, df = 22, dan Sig. = 0,001, dengan selisih rata-rata sebesar 6,25 poin. Karena terdapat perbedaan kemampuan awal antara kedua kelompok, analisis dilanjutkan dengan ANCOVA. Hasil ANCOVA menunjukkan bahwa setelah skor pretest dikontrol secara statistik, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dengan F = 118,201 dan Sig. < 0,001. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pop-up book dalam kegiatan bercerita berkaitan dengan perbedaan kemampuan menyimak anak usia 4–5 tahun antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

References

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pop-up book terhadap kemampuan menyimak anak usia 4–5 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment dan nonequivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di TK Rindiwawo dan TK Anak Yesus Jopu, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende. Subjek penelitian berjumlah 24 anak usia 4–5 tahun yang terdiri atas 12 anak kelompok eksperimen dan 12 anak kelompok kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Kelompok eksperimen mengikuti kegiatan bercerita menggunakan media pop-up book, sedangkan kelompok kontrol mengikuti kegiatan bercerita tanpa menggunakan media tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan instrumen kemampuan menyimak yang terdiri atas 12 butir pernyataan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, paired samples t-test, independent samples t-test, dan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan skor pretest sebagai kovariat. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan menyimak kelompok eksperimen meningkat dari 17,17 pada pretest menjadi 28,00 pada posttest, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 15,17 menjadi 21,75. Hasil paired samples t-test pada kelompok eksperimen menunjukkan adanya perubahan yang signifikan antara skor pretest dan posttest dengan nilai t = -36,440 dan Sig. = 0,001. Selanjutnya, independent samples t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan t = 7,476, df = 22, dan Sig. = 0,001, dengan selisih rata-rata sebesar 6,25 poin. Karena terdapat perbedaan kemampuan awal antara kedua kelompok, analisis dilanjutkan dengan ANCOVA. Hasil ANCOVA menunjukkan bahwa setelah skor pretest dikontrol secara statistik, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dengan F = 118,201 dan Sig. < 0,001. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pop-up book dalam kegiatan bercerita berkaitan dengan perbedaan kemampuan menyimak anak usia 4–5 tahun antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

Downloads

Published

2026-10-02

How to Cite

Dero, B. C., G. Betty, C., K. Selly, F., & Yuniati, Y. (2026). Pengaruh Penggunaan Media Pop Up Book Terhadap Kemampuan Menyimak Anak Usia 4-5 Tahun di TK Rindiwawo. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 9(2), 1347–1358. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12731

Citation Check

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.