Digital Parenting: Mengatur Batas Screen Time demi Optimalisasi Kemampuan Berbahasa Anak

Authors

  • Sartika Dewi Harahap STAIN Mandailing Natal, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v7i2.12884

Keywords:

digital parenting, screen time, keterlambatan bahasa, Social-Gating Hypothesis, mediasi orang tua, karakter anak usia dini

Abstract

Penggunaan gawai sebagai pengasuh instan (digital babysitting) semakin lazim pada keluarga dengan anak usia dini, padahal pemerolehan bahasa pada fase ini sangat bergantung pada interaksi sosial yang timbal balik. Penelitian ini bertujuan (1) merangkum bukti tentang hubungan durasi dan konteks screen time dengan perkembangan bahasa anak usia 0–6 tahun, (2) menjelaskan mekanismenya melalui Social-Gating Hypothesis dan teori pendukung, serta (3) merumuskan strategi digital parenting berbasis bukti. Penelitian menggunakan tinjauan pustaka naratif terstruktur terhadap dua belas sumber empiris utama (meta-analisis, tinjauan sistematik, studi kohort, observasional, eksperimental, dan neuroimaging) serta pedoman resmi WHO, AAP, IDAI, dan BPS, yang dianalisis dengan sintesis tematik. Hasil menunjukkan bahwa durasi screen time berasosiasi negatif dengan kemampuan bahasa dengan ukuran efek kecil (r = −0,14; setara d ≈ −0,28), sedangkan co-viewing (r = 0,16) dan program edukatif (r = 0,13) berasosiasi positif. Pada studi kohort, paparan ≥4 jam per hari pada usia satu tahun berkaitan dengan peluang keterlambatan komunikasi usia empat tahun yang lebih tinggi (OR 2,68). Bukti eksperimental menunjukkan bahwa interaksi langsung dan kontingensi sosial lebih unggul daripada tayangan satu arah. Strategi digital parenting yang selaras dengan bukti mencakup batas waktu bertahap, mediasi aktif, zona bebas gawai, substitusi stimulasi verbal, dan keteladanan orang tua. Sebagian besar bukti bersifat korelasional sehingga temuan ini tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.

References

Harahap, A. H. (2024). Pengembangan Literasi Bahasa Inggris Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah IPS Dan Humaniora (JIIH), 2(3). https://doi.org/10.61116/jiih.v2i3.461

Ardyan, E., Boari, Y., Akhmad, Yuliani, L., Hildawati, Suarni, A., Anurogo, D., Ifadah, E., & Judijanto, L. (2023). METODE PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF : Pendekatan Metode Kualitatif dan Kuantitatif di Berbagai Bidang. In SONPEDIA Publishing Indonesia (Vol. 15, Number December).

Asmara, A., Judijanto, L., Hita, I. P. A. D., & Saddhono, K. (2023). Media Pembelajaran Berbasis Teknologi: Apakah Memiliki Pengaruh terhadap Peningkatan Kreativitas pada Anak Usia Dini? Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6). https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5728

(Badan Pusat Statistik (BPS), XXVIII Berita Resmi Statistik (BRS) (2025).

Bado, B. (2022). Model Pendekatan Kualitatif: Telaah Dalam Metode Penelitian Ilmiah. In Pengantar Metode Kualitatif.

Choirul Amri, & Dimas Kurniawan. (2023). STRATEGI BELAJAR & PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BAHASA. Journal of Student Research, 1(1). https://doi.org/10.55606/jsr.v1i1.980

Dhieni, N., & Fridani, L. (2007). Hakikat Perkembangan Bahasa Anak (Modul 1 PAUD). Modul Paud Diakses Pada Tanggal, 1–28.

Etnawati, S. (2022). Implementasi Teori Vygotsky Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan, 22(2), 130–138. https://doi.org/10.52850/jpn.v22i2.3824

Hawwa Hamidah, N., & Fauziah, I. P. (2024). PERMASALAHAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA. MURANGKALIH: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(01). https://doi.org/10.35706/murangkalih.v5i01.10854

Hoerudin, C. W. (2023). Strategi Guru Dalam Perkembangan Bahasa Indonesia Pada Anak Usia Dini Dengan Metode. 1(1), 106–115.

Husna, A., & Eliza, D. (2021). Strategi Perkembangan dan Indikator Pencapaian Bahasa Reseptif dan Bahasa Ekspresif pada Anak Usia Dini. Jurnal Family Education, 1(4), 38–46. https://doi.org/10.24036/jfe.v1i4.21

Khotijah. (2016). Strategi Pengembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini. Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 2(2), 35–44. https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/elementary/article/view/strategi-pengembahan-bahasa-anak-usia-dini

Kuhl, P. K., Tsao, F. M., & Liu, H. M. (2003). Foreign-language experience in infancy: Effects of short-term exposure and social interaction on phonetic learning. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, 100(15). https://doi.org/10.1073/pnas.1532872100

Loppies, H. J., Maruanaya, H. J., & Ferdinandus, M. S. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Inggris Berbasis Digital Visual Literacy. Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam Bidang Pendidikan Bahasa Dan Seni, 2(1), 56–63. https://doi.org/10.30598/gabagabavol2iss1pp56-63

L.S. Vygotsky. (2021). Mind in Society: Development of Higher Psychological Process. In EBSCO Publishing.

Lusianti, E. F., Sari, Y., & Budiman, B. (2024). Systematic Literature Review (SLR): Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Digital Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia), 4(1). https://doi.org/10.30821/eunoia.v4i1.3646

Madyawati, L. (2017). Strategi Pengembangan Bahasa pada Anak. In Elementary: Vol. 2 (Number Pengembangan Bahasa).

Nafiah, Q. N., & Maemonah, M. (2021). Analisis Pembiasaan Berbahasa Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. PAUDIA : Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 278–288. https://doi.org/10.26877/paudia.v10i2.9000

Robbins, D. (2001). Vygotsky’s Psychology-Philosophy: A Metaphor for Language Theory and Learning. Springer Science & Business Media.

Rudnicka, E., Napierała, P., Podfigurna, A., Męczekalski, B., Smolarczyk, R., & Grymowicz, M. (2020). The World Health Organization (WHO) approach to healthy ageing. Maturitas, 139. https://doi.org/10.1016/j.maturitas.2020.05.018

Sarmiento-Campos, N. V., Lázaro-Guillermo, J. C., Silvera-Alarcón, E. N., Cuellar-Quispe, S., Huamán-Romaní, Y. L., Apaza, O. A., & Sorkheh, A. (2022). A Look at Vygotsky’s Sociocultural Theory (SCT): The Effectiveness of Scaffolding Method on EFL Learners’ Speaking Achievement. Education Research International, 2022. https://doi.org/10.1155/2022/3514892

Schlundt, J. (2023). World Health Organization (WHO). In Encyclopedia of Food Safety, Second Edition, Volume 1-4 (Vols. 1–4). https://doi.org/10.1016/B978-0-12-822521-9.60022-9

Simorangkir, J. D. C., Simatupang, F. J., Simatupang, R., & Naibaho, D. (2024). Peran Orang Tua Dalam Konsep Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini: Karakteristik Perkembangan Anak. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 335–344. https://doi.org/10.62017/merdeka

Suciati, S. (2018). Peran Orang Tua Dalam Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 5(2), 358. https://doi.org/10.21043/thufula.v5i2.3480

Sudirlan. (2024). Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini Abstract : Abstract : 1, 69–76.

Suhartining, Winda Fauzia, & Ramadha Tsulatsi Hajar. (2022). Perkembangan Bahasa Aud Dan Praktek Permainan Bahasa Anak. AT-THUFULY : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 98–103. https://doi.org/10.37812/atthufuly.v2i2.584

Tanjani, R., Sepiawati, S., & Shentia, S. M. (2024). STIMULASI PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI SEKOLAH BABY STAR MONTESSORI KARAWANG. MURANGKALIH: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(01), 1–8. https://doi.org/10.35706/murangkalih.v5i01.11139

Yus, A. (2011). Model Pendidikan Anak Usia Dini, Ed. Pertama.

Downloads

Published

2024-10-01

How to Cite

Harahap, S. D. (2024). Digital Parenting: Mengatur Batas Screen Time demi Optimalisasi Kemampuan Berbahasa Anak. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 93–105. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v7i2.12884

Citation Check

Similar Articles

<< < 12 13 14 15 16 17 

You may also start an advanced similarity search for this article.