Media Visual Berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Pengenalan Nama Anggota Tubuh pada Anak dengan Down Syndrome

Authors

  • Edi Sopian Program Studi Magister Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, Indonesia
  • Rendy Roos Handoyo Program Studi Magister Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12149

Keywords:

media visual gambar, pembelajaran kontekstual, peserta didik Down Syndrome

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman nama anggota tubuh melalui penggunaan media visual gambar berbasis kontekstual pada peserta didik Down Syndrome. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan peserta didik dalam mengenali, menunjuk, dan menyebutkan nama anggota tubuh sehingga diperlukan media pembelajaran yang konkret dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah satu peserta didik dengan Down Syndrome di Sekolah Dasar Inklusif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan hasil tes dan hasil observasi pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media visual gambar berbasis kontekstual dapat meningkatkan pemahaman nama anggota tubuh pada peserta didik Down Syndrome . Peningkatan terlihat dari hasil tes yang diperoleh peserta didik pada setiap tahap penelitian. Pada kondisi awal (pra siklus), peserta didik memperoleh persentase kemampuan sebesar 57,14%. Setelah diberikan tindakan pada Siklus I, persentase kemampuan meningkat menjadi 71,43%. Pada Siklus II, kemampuan peserta didik kembali meningkat menjadi 85,71%. Selain meningkatkan hasil belajar, penggunaan media visual gambar berbasis kontekstual juga meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang ditunjukkan melalui meningkatnya perhatian, partisipasi, respons terhadap instruksi guru, serta keterlibatan peserta didik dalam setiap kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, media visual gambar berbasis kontekstual efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman nama anggota tubuh pada peserta didik Down Syndrome.

References

Anggraeni, S. R., & Mahmudah, S. (2022). Kajian analitis video animasi tentang anggota tubuh manusia untuk visual memory anak tunagrahita ringan. Jurnal Pendidikan Khusus, 17(2).

Anita, & Kusumastuti, G. (2024). Meningkatkan kemampuan mengenal anggota tubuh melalui penggunaan media pop-up book pada peserta didik disabilitas intelektual ringan. Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus, 12(2).

Chaer, H., Efendi, M., Qodri, M. S., & Karoluslina. (2025). Pembelajaran kontekstual. Jurnal Lisdaya, 21(1), 14–28.

Dayana, I. P. (2023). Perkembangan bahasa anak. Journal of Special Education Lectura, 1(1), 24–28.

Fadila, S., & Waluyati, I. (2026). Inovasi pedagogis guru dalam membaca pemahaman peserta didik dengan Down Syndrome di SLB Negeri 1 Kota Bima. Jurnal Inovasi & Transformasi Pendidikan, 1(1), 1–11.

Farida, N. A., & Nur, R. A. (2022). Penerapan media gambar dalam pembelajaran PAI pada anak usia dini. Jurnal El-Audi, 3(1), 12–16. https://doi.org/10.56223/elaudi.v3i1.41

Hamid, Pebriyan, J., & Gusmaneli. (2024). Pembelajaran kontekstual: Solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain, 1(3).

Hartoyo, A. (2022). Penguatan pendidikan karakter peserta didik melalui pendekatan pembelajaran kontekstual di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 8349–8358.

Husna, F., Suriansyah, A., & Rafianti, W. R. (2025). Strategi guru dalam mendukung pendidikan pada peserta didik dengan Down Syndrome di sekolah dasar. Maras: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(1), 19–27.

Husnullail, M., Risnita, Jailani, M. S., & Asbui. (2024). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam riset ilmiah. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 70–78.

Kamil, N., Fitri, Z. Z., & Nasution, H. (2023). Memahami anak berkebutuhan khusus: Down Syndrome. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 190–198. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.179

Karomah, F. N., Devita, Ramli, Z. J., & Mas'odi. (2024). Peran dan manfaat media pembelajaran dalam upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar. Jurnal IKA: Ikatan Alumni PGSD UNARS, 15(2), 211–222.

Machali, I. (2022). Bagaimana melakukan penelitian tindakan kelas bagi guru. IJAR: Indonesian Journal of Action Research, 1(2).

Muhartini, Mansur, A., & Bakar, A. (2023). Pembelajaran kontekstual dan pembelajaran problem-based learning. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 1(1), 66–77.

Parantes, F. (2024). Reading learning for children with Down Syndrome. Jurnal Asesmen dan Intervensi Anak Berkebutuhan Khusus, 24(2).

Puspitaningtyas, A. R., Rofek, A., & Dewi, R. K. (2024). Pelatihan pembuatan media audiovisual berbasis proyek pada guru PAUD inklusi untuk peserta didik dengan Down Syndrome di Kecamatan Situbondo. Jurnal Paradigma Pengabdian, 1(1), 16–29.

Rahmah, H., & Ulfa, M. (2024). Penerapan kemandirian dan keterampilan hidup pada anak dengan Down Syndrome. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 3(3), 1184–1198.

Rahman, A., Arsyad, N., Rusli, R., Saleh, A., & Musa, H. (2023). Penulisan instrumen penelitian ilmiah guru-guru SMP di Kabupaten Toraja Utara. Arrus Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 1–4.

Raoza, V. (2024). Implementasi media visual gambar untuk perkembangan kognitif anak usia dini di Tadika Al Fikh Orchard Pendamar Indah 2 Selangor Malaysia. Akademik: Jurnal Mahapeserta Didik Humanis, 4(3), 1252–1266.

Safira, F., Ilmiyati, L., Mawaddaturrahma, I., Silvana, R. M., & Hardiansyah, F. (2025). Pengaruh media pembelajaran visual (gambar) terhadap minat belajar peserta didik di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 380–389.

Situmeang, E., Sagala, Y., Zalukhu, Y. T., Silvia, E., & Herlina. (2023). Pentingnya peran pola asuh orang tua terhadap kemandirian peserta didik Down Syndrome. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3), 11335–11344.

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Sopian, E., & Handoyo, R. R. (2026). Media Visual Berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Pengenalan Nama Anggota Tubuh pada Anak dengan Down Syndrome. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 393–408. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12149

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.