Implementasi Media Pembelajaran Word Shake dalam Melatih Kosakata Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar Kelas II

Authors

  • Refiana Hidayah Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Markhamah Markhamah Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Ambarwati Ambarwati Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/pijies.v9i1.9236

Keywords:

Word Shake, Kosakata Bahasa Inggris, Pembelajaran Bahasa Inggris, Sekolah Dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media pembelajaran Word Shake dalam melatih penguasaan kosakata Bahasa Inggris siswa kelas II sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 87 siswa kelas II paralel di salah satu sekolah dasar di Kota Surakarta. Guru Bahasa Inggris berperan sebagai kolaborator dalam pelaksanaan penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Word Shake dapat diimplementasikan dalam pembelajaran Bahasa Inggris kelas II. Proses pembelajaran berlangsung secara aktif, interaktif, dan menyenangkan. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi, mampu bekerja sama dalam kelompok, serta berperan aktif dalam menyusun huruf menjadi kosakata. Implementasi media Word Shake juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan penguasaan kosakata siswa, baik dalam menyebutkan, memahami, maupun menjelaskan ciri-ciri kosakata yang dipelajari. Selain itu, penggunaan media Word Shake turut mengembangkan nilai kerja sama, tanggung jawab, dan keberanian siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, media Word Shake dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk melatih kosakata Bahasa Inggris siswa sekolah dasar.

References

Alfansyur, A., & Maryani. (2020). Seni mengelola data: Penerapan triangulasi teknik, sumber dan waktu pada penelitian pendidikan sosial. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(2), 146–150.

Aswir. (2010). Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar. Bumi Aksara.

Ausubel, D. P. (1968). Educational psychology: A cognitive view. Holt, Rinehart and Winston.

Brown, H. D. (2007). Principles of language learning and teaching. Pearson Education.

Cameron, L. (2001). Teaching languages to young learners. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511733109

Chandra, R., & Fransisca, M. (2009). Psikologi pendidikan. RajaGrafindo Persada.

Crystal, D. (2003). English as a global language. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511486999

Duwandono. (2009). Pembelajaran bahasa Inggris yang menyenangkan. Pustaka Pelajar.

Harmer, J. (2007). How to teach English. Longman. https://doi.org/10.1093/elt/ccn029

Haryadi, R. N., Utarinda, D., Poetri, M. S., Sunarsi, D., Pamulang, U., Selatan, T., & Inggris, B. (2021). Peran teknologi informasi dalam meningkatkan pembelajaran bahasa Inggris. Jitu, 1(1), 28–35. https://doi.org/10.55903/jitu.v1i1.76

Hiebert, E. H., & Kamil, M. L. (2005). Teaching and learning vocabulary. Reading Research Quarterly, 40(1), 50–57. https://doi.org/10.4324/9781410612922

Kemampuan, M., & Inggris, B. (2024). Pentingnya menguasai bahasa Inggris dan faktor yang. Karimah Tauhid, 3(3), 3599–3605. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i3.12553

Martinus. (2011). Penguasaan kosakata dalam pembelajaran bahasa. Remaja Rosdakarya.

Nation, I. S. P. (2001). Learning vocabulary in another language. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781139524759

Nurgiyantoro, B. (2001). Penilaian dalam pengajaran bahasa dan sastra. BPFE.

Piaget, J. (1970). Science of education and the psychology of the child. Orion Press.

Richards, J. C., & Renandya, W. A. (2002). Methodology in language teaching. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511667190

Sagala, S. (2010). Konsep dan makna pembelajaran. Alfabeta.

Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Sardiman. (2014). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. RajaGrafindo Persada.

Sirait, B., & Noer, A. (2013). Pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia. Prenadamedia Group.

Slattery, M., & Willis, J. (2001). English for primary teachers. Oxford University Press.

Slavin, R. E. (2015). Cooperative learning: Theory, research, and practice. Allyn & Bacon.

Sondakh, D. C., & Sya, M. F. (2022). Kesulitan pembelajaran kosakata bahasa Inggris tingkat sekolah dasar. Journal of English Education and Teaching (JEET), 1(1), 9–10.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Susini, M., Ndruru, E., & Warmadewa, U. (2021). Strategi meningkatkan kemampuan berbahasa inggris 1,2. Licosjournal, 1(2), 37–48. https://doi.org/10.55637/licosjournal.1.2.2732.37-48

Thornbury, S. (2002). How to teach vocabulary. Longman.

Tilaar, H. A. R. (2012). Kebijakan pendidikan. Rineka Cipta.

Uno, H. B. (2011). Model pembelajaran: Menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif. Bumi Aksara.

Utan, A., & Zuhdi, M. (2020). Kesulitan pembelajaran bahasa Inggris pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 123–131.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Hidayah, R., Markhamah, M., & Ambarwati, A. (2026). Implementasi Media Pembelajaran Word Shake dalam Melatih Kosakata Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar Kelas II. Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 9(1), 88–99. https://doi.org/10.24256/pijies.v9i1.9236

Citation Check

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)