Strategi Role Playing Menggunakan Media Boneka Tangan untuk Meningkatkan Kemampuan Berbagi Anak Hiperaktif

Authors

  • Khairanor Program Studi Magister Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, Indonesia
  • Nur Azizah Program Studi Magister Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12151

Keywords:

anak hiperaktif, boneka tangan, kemampuan berbagi, penelitian tindakan kelas, role playing

Abstract

Kemampuan berbagi merupakan keterampilan sosial yang penting bagi anak dengan perilaku hiperaktif karena berkaitan dengan kemampuan berinteraksi, bekerja sama, dan membangun hubungan positif dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbagi peserta didik dengan perilaku hiperaktif melalui strategi role playing menggunakan media boneka tangan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seorang peserta didik kelas II berinisial RJ di SD Negeri 001 Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbagi peserta didik meningkat dari 30% pada pra-siklus menjadi 60% pada Siklus I dan 90% pada Siklus II. Peningkatan terlihat pada kesediaan peserta didik meminjamkan benda kepada teman, bergantian menggunakan media pembelajaran, berbagi makanan atau mainan, mengikuti aturan permainan, dan menunjukkan perilaku kooperatif. Penggunaan boneka tangan dalam kegiatan role playing juga mendorong perhatian, keterlibatan, dan antusiasme peserta didik selama pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi role playing menggunakan media boneka tangan dapat menjadi alternatif pembelajaran untuk mendukung perkembangan kemampuan berbagi dan keterampilan sosial-emosional peserta didik dengan perilaku hiperaktif di sekolah dasar.

References

Amini, Y., & Saripah, I. (2016). Perilaku prososial peserta didik sekolah dasar berdasarkan perbedaan jenis kelamin. Mimbar Sekolah Dasar, 3(2), 222-230. https://vm36.upi.edu/index.php/mimbar/article/view/4384

Anggriani, R., & Ishartiwi, I. (2018). Keefektifan metode role playing terhadap keaktifan dan kerja sama siswa dalam pembelajaran IPS. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 4(2), 212-221. https://doi.org/10.21831/hsjpi.v4i2.11017

Arpianti, D., Jusmawati, J., Iskandar, A. M., & Supardi, R. (2023). Profil Pelajar Pancasila berbasis Kurikulum Merdeka untuk membentuk karakter gotong royong peserta didik. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(4), 2566-2572. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i4.1403

Aulina, C. N. (2015). Pengaruh bermain peran terhadap kemampuan sosial anak usia dini. Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 4(1), 59-69. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v4i1.73

Fitriyani, F., Oktaviani, A. M., & Supena, A. (2023). Analisis kemampuan kognitif dan perilaku sosial pada anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Jurnal Basicedu, 7(1), 250-259. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4331

Haryanti, N. D., & Riswari, L. A. (2023). Strategi penanaman karakter toleransi pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2), 1167-1175. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.5014

Husna, A., dkk. (2024). Efektivitas positive reinforcement untuk mengurangi perilaku mengganggu bagi anak lamban belajar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 764-772. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i1.6359

Istiqomah, I., & Aprily, N. M. (2023). Meningkatkan keterampilan sosial anak dengan metode bermain peran makro. Jurnal PAUD Agapedia, 7(2), 200-207. https://doi.org/10.17509/jpa.v7i2.63942

Karnaen, S. M. N., & Royanto, L. R. M. (2020). Storytelling menggunakan boneka tangan oleh guru, dapatkah meningkatkan keterampilan regulasi emosi anak TK A. Journal of Psychological Science and Profession, 3(2), 75-82. https://doi.org/10.24198/jpsp.v3i2.21648

Karnia, K., dkk. (2023). Strategi pengelolaan kelas melalui penerapan metode role playing dalam meningkatkan partisipasi siswa. Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran (JPPP), 4(2), 121-136. https://doi.org/10.30596/jppp.v4i2.15603

Khairunnisa, K., dkk. (2020). Peran orang tua dalam mengembangkan perilaku berbagi dan menolong pada anak usia dini. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 4(1). https://doi.org/10.36722/jaudhi.v4i1.703

Rahmawati, A. D., Lisnawati, D., & Windari, A. R. (2024). Strategi Guru dalam Menangani Anak ADHD (Attention Deficit Hiperactivity Disorder) dalam Pembelajaran di Kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga . Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 7. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.317

Mirnawati, M. (2020). Efektifitas role playing dalam meningkatkan perilaku prososial anak dengan hambatan sosial emosi. Special and Inclusive Education Journal (SPECIAL), 1(1), 18-24. https://doi.org/10.36456/special.vol1.no1.a2169

Musthofiyyah, R., Mustakimah, M., & Muthohar, S. (2025). Penggunaan metode bermain peran (role playing) untuk mengembangkan keterampilan sosial emosional anak usia 4-5 tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 20-30. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i1.902

Rahmita, A., Hijriati, H., Hindriani, T., Masrida, Y. A., Salsabila, I., & Lailiza, R. (2026). Gangguan interaksi sosial pada anak usia dini dengan ADHD di PAUD Harsya Ceria. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(2), 236-247. https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/14909

Rumalutur, N. A. (2023). Bercerita dengan boneka tangan untuk meningkatkan empati anak 4-6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1710-1722. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3879

Tyastiti, L. S., Wardany, O. F., & Utami, R. T. (2023). Upaya meningkatkan kemampuan joint attention dengan media boneka tangan pada anak autis kelas VIII di SLB Pelita Kasih. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(12), 9866-9872. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.2826

Utami, D. T., Yunita, Y., & Nabila, R. (2025). Review tematik akuisisi keterampilan sosial pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5), 2099-2108. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.7367

Wahyuningtyas, R., & Sulasmono, B. S. (2020). Pentingnya media dalam pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar di Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 23-27. https://doi.org/10.31004/edukatif.v2i1.77

Downloads

Published

2026-08-08

How to Cite

Khairanor, & Azizah, N. (2026). Strategi Role Playing Menggunakan Media Boneka Tangan untuk Meningkatkan Kemampuan Berbagi Anak Hiperaktif. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 323–333. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12151

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.