Implementasi Kompetensi Sosial Guru Dalam Perkembangan Sosial Emosional AUD di TK Islam Asbary Kota Palopo

Authors

  • Fadliah Fadliah UIN PALOPO, Indonesia
  • Munir Yusuf Universitas Islam Negeri Palopo, Indonesia
  • Rifa’ah Mahmudah Bulu’ Universitas Islam Negeri Palopo, Indonesia
  • Fatmaridah Sabani Universitas Islam Negeri Palopo, Indonesia
  • Supriadi Universitas Islam Negeri Palopo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i1.12322

Keywords:

kompetensi sosial guru, perkembangan sosial emosional, Anak Usia Dini

Abstract

Kompetensi sosial guru merupakan salah satu kompetensi inti yang berperan penting dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak usia dini (AUD). Namun, kompetensi ini sering kali kurang mendapat perhatian dibandingkan kompetensi pedagogik dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kompetensi sosial guru, gambaran perkembangan sosial emosional AUD, serta menganalisis peran kompetensi sosial guru terhadap perkembangan sosial emosional AUD di TK Islam Asbary Kota Palopo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, 7 guru kelompok B, dan 12 anak kelompok B6. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta diperiksa keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sosial guru tergambar melalui empat dimensi, yaitu komunikasi empatik dengan anak, kolaborasi dengan orang tua, peran sebagai figur kelekatan, dan pemberian scaffolding adaptif. Perkembangan sosial emosional AUD menunjukkan hasil positif pada empat indikator, yaitu kesadaran diri, regulasi emosi, interaksi sosial dan empati, serta kemandirian dan tanggung jawab. Keempat dimensi kompetensi sosial guru tersebut berperan secara timbal balik terhadap keempat indikator perkembangan sosial emosional anak, sejalan dengan Teori Ekologi Bronfenbrenner. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi sosial guru melalui pembinaan internal sekolah dan keselarasan pembiasaan antara sekolah dan keluarga.

References

Alham, S., et al. (2024). Resiliensi anak usia 4–6 tahun (Studi kasus pada keluarga broken home). Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 1(2), 83–101. https://doi.org/10.71049/0nxe6t13

Al-Mahalli, J. (n.d.). Tafsirul Jalalain. Beirut: Dar al-Fikr.

Ashari, A. B. (2021). Pengaruh kompetensi sosial guru terhadap kecerdasan sosial peserta didik di SMA Negeri 5 Luwu Utara. Skripsi.

Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Harvard University Press.

Bulu, R. M., & Sartika, S. (2022). Pembentukan karakter peserta didik SDIT Insan Madani di era pembelajaran daring. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 1(3), 173–180.

Eka Poppi Hutami, & Ramli, S. A. (2024). Mengembangkan media pembelajaran interaktif Onet Board berbasis Seling. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 1(1), 37–50. https://doi.org/10.71049/9npe5p88

Fuadia, N. N. (2022). Perkembangan sosial emosi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3, 31–47.

Hamsa, H., et al. (2024). Implikasi pendidikan humanis dalam penguatan pedagogik. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 4(3), 2366–2381.

Harahap, S. N. H., Amalina, M. N., & Khadijah. (2022). Metode pengembangan sosial emosional anak usia dini pada masa Covid-19. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 10. https://doi.org/10.23887/paud.v10i1.42680

Harahap, S. S. (2024). Kompetensi sosial guru. Seminar Nasional Tahunan Fakultas Ilmu Sosial UNIMED, 433–437.

Hijrawati, Y., et al. (2024). Analisis kompetensi pedagogik guru PAUD berdasarkan latar belakang pendidikan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 1(1), 51–69. https://doi.org/10.71049/pjyfak19

Indrawati. (2022). Peran kepala TK dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di TK Negeri Pembina Teluwanua Kota Palopo. Skripsi.

Kasori, M., & Hadiwijaya, L. F. (2025). Konsep PAUD dalam Quran dan Hadist. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5, 1728–1738.

Khairurizky, F., et al. (2025). Pentingnya fungsi komunikasi efektif pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 20–32.

McLeod, S. (2025). Erik Erikson’s stages of psychosocial development. Simply Psychology.

McLeod, S. (2025). John Bowlby’s attachment theory. Simply Psychology.

Meo, V., Meka, M., & Ita, E. (2024). Analisis perkembangan kemampuan sosial emosional anak usia 4–6 tahun di TKN Nazaret Were. Indonesian Journal of Early Childhood, 6(2), 402–407. https://doi.org/10.35473/ijec.v6i2.2576

Mulyani, F. (2005). Konsep kompetensi guru dalam UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Musripa, M., et al. (2024). Meningkatkan kemampuan motorik halus melalui teknik mozaik. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 1(2), 102–133.

Nabila, T., Lailiyah, N., & Mulyana, J. (2023). Kompetensi sosial guru PAUD. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2, 89–91.

Novia, & Listiana. (2023). Penerapan teori pembelajaran sosial Bandura dalam pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 67–82. https://doi.org/10.21831/jpk.v13i1.45678

Nurhasanah, M. S., Jailani, & Zukhairina. (2023). Kompetensi pedagogik guru dalam pengembangan sosial emosional AUD. Jurnal Dzurriyat: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 101–108. https://doi.org/10.61104/jd.v1i1.29

Nurhayati, A., & Trisnawati, D. (2023). Perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal PAUD, 1–19.

OECD. (2022). PISA 2022 Results Malaysia. Paris: OECD Publishing.

Permendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD. Jakarta: Kemendikbud.

Permendiknas. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kompetensi Guru. Jakarta.

Purnama, R., et al. (2024). Penerapan green school sebagai penguatan pendidikan karakter AUD. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 1(2), 70–82. https://doi.org/10.71049/99ae5013

Sabani, F., & Bulu, R. M. (2026). Strategi guru menumbuhkan rasa percaya diri anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 3(1), 31–42.

Sabani, F., et al. (2024). Pendampingan literasi digital untuk meningkatkan kompetensi guru TK se-Luwu Raya. Transformasi: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4(2), 174.

Sari, I. P., Bulu, R. M., & Sabani, F. (2025). Peningkatan keterampilan motorik halus anak melalui origami. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 2(1), 9–21. https://doi.org/10.71049/xpv48x25

Sholihat, N. Z., et al. (2025). Analisis kesulitan anak dalam mengidentifikasi simbol angka dan memilih warna. Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 8(1), 54–64.

Sukatin, Q., et al. (2024). Analisis psikologi perkembangan sosial emosional AUD. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 6(2), 156–171. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/bunayya/article/view/7311

TafsirWeb. (2026). Surat At-Tahrim ayat 6 Arab, Latin, terjemah dan tafsir. https://tafsirweb.com/11010-surat-at-tahrim-ayat-6.html

Wulandari, & Fachrudin. (2024). Transformasi nilai akhlak dalam pengembangan sosial emosional AUD melalui budaya sekolah Islami. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(1). https://doi.org/10.19105/kiddo.v5i1.11576

Yani, S. (2023). Identifikasi peran guru dalam meningkatkan sosial emosional anak usia 5–6 tahun. Accident Analysis and Prevention, 183(2), 153–164.

Downloads

Published

2026-09-11

How to Cite

Fadliah, F., Yusuf, M., Bulu’, R. M., Sabani, F., & Supriadi. (2026). Implementasi Kompetensi Sosial Guru Dalam Perkembangan Sosial Emosional AUD di TK Islam Asbary Kota Palopo. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 161–170. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i1.12322

Citation Check

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.