Pengembangan Game Edukasi Seks Anak Usia Dini Berbasis Virtual Reality (VR) Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Menuju Indonesia Emas 2045

Authors

  • Ririn Linawati Universitas Ivet Semarang, Indonesia
  • Atika Zahra Furi Universitas Ivet Semarang, Indonesia
  • Vina Agustina Universitas Ivet Semarang, Indonesia
  • Adi Nova Trisetiyanto Universitas Ivet Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12394

Keywords:

anak usia dini, game edukasi seks, pencegahan kekerasan seksual, perlindungan diri, Virtual Reality

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak usia dini merupakan permasalahan serius yang dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik, psikologis, dan sosial anak. Salah satu upaya preventif yang dapat dilakukan adalah memberikan edukasi seks sejak usia dini melalui pendekatan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan game edukasi seks anak usia dini berbasis Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman anak mengenai perlindungan diri dan sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek pengembangan melibatkan ahli materi, ahli media, guru PAUD, dan anak usia dini. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket validasi, angket kepraktisan, serta pengukuran pemahaman sebelum dan sesudah penggunaan media. Produk yang dikembangkan memuat materi pengenalan bagian tubuh pribadi, batasan sentuhan, serta situasi aman dan tidak aman melalui pengalaman belajar berbasis VR. Hasil validasi menunjukkan bahwa game memperoleh persentase 94,79% dari ahli media dengan kategori sangat layak dan 94,44% dari ahli materi dengan kategori sangat layak. Data numerik uji kepraktisan dan efektivitas belum tercantum dalam naskah sumber sehingga belum digunakan untuk menarik kesimpulan mengenai kepraktisan dan efektivitas produk. Pengembangan media ini diharapkan dapat mendukung inovasi pembelajaran PAUD sekaligus memperkuat upaya perlindungan anak sejak usia dini.

References

Battipede, E., Gatti, L., & Pavesi, M. (2024). Insights from a study about VR-based learning. arXiv preprint. https://arxiv.org/abs/2412.12941

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. (2022). Panduan pendaftaran hak cipta. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Furi, A. Z., Trisetiyato, A. N., & Umalisa, Y. R. L. (2023). Educational game design sex for early childhood based Android application to prevent sexual harassment and bullying in children. Journal of Curriculum Indonesia, 6(1), 8–22. https://doi.org/10.46680/jci.v6i1.72

Gerda, M. M., Yuliani, R., & Fitriani, S. A. (2023). Efektivitas aplikasi Sex Kids Education untuk mengenalkan pendidikan seks anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2170–2180.

Hasanuddin, M. H., Rahman, A., & Amalia, L. (2025). Virtual reality sebagai media edukasi pengenalan otoritas tubuh pada anak usia dini. Jurnal INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi), 8(2), 120–131.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2023). Laporan kekerasan terhadap anak di Indonesia.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. (2019). Visi Indonesia Emas 2045.

Makransky, G., & Petersen, G. B. (2019). Investigating the process of learning with desktop virtual reality: A structural equation modeling approach. Computers & Education, 134, 15–30. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2019.02.002

Papalia, S., Martorell, G., & Feldman, R. (2015). Experience human development (13th ed.). McGraw-Hill Education.

Prensky, M. (2007). Digital game-based learning. McGraw-Hill.

Putri, A. R., et al. (2022). Pengembangan media pembelajaran interaktif untuk anak usia dini. Jurnal Obsesi, 6(1), 412–423.

Radianti, J., Majchrzak, T. A., Fromm, J., & Wohlgenannt, I. (2020). A systematic review of immersive virtual reality applications for higher education: Design elements, lessons learned, and research agenda. Computers & Education, 147, 103778. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2019.103778

Retnosari, D. S., & Pratiwi, N. A. (2025). Pengembangan permainan edukatif “Liga-Liku” untuk pendidikan seksual anak usia dini. Jurnal PAUD, 9(1), 45–55.

Siregar, T. N. (2025). Implementasi metode design thinking pada aplikasi game edukasi pencegahan kekerasan seksual anak. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan, 4(1), 1–10.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian dan pengembangan (Research and development). Alfabeta.

UNESCO. (2018). International technical guidance on sexuality education. UNESCO.

Wulandari, S., & Sari, N. R. (2022). Pendidikan seks anak usia dini sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 85–94.

Downloads

Published

2026-09-09

How to Cite

Linawati, R., Furi, A. Z., Agustina, V., & Trisetiyanto, A. N. (2026). Pengembangan Game Edukasi Seks Anak Usia Dini Berbasis Virtual Reality (VR) Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Menuju Indonesia Emas 2045. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 1134–1141. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12394

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.