Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4–5 Tahun melalui Interactive Movement Game Berbasis IFP di TK ABA 42 Semarang Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12667Keywords:
motorik kasar, Interactive Movement Game, Interactive Flat Panel, anak usia dini, permainan interaktifAbstract
Kemampuan motorik kasar anak usia 4–5 tahun di TK ABA 42 Semarang masih perlu dikembangkan, terutama pada keterampilan mempertahankan keseimbangan, melakukan lompatan dengan dua kaki, serta berlari dengan perubahan arah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik kasar anak melalui penggunaan Interactive Movement Game yang memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP) pada tahun 2026. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan tindakan mengacu pada model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Peserta penelitian adalah 13 anak Kelompok A2 yang berada pada rentang usia 4–5 tahun. Tindakan penelitian berlangsung selama tiga siklus, dengan tiga kali pertemuan pada setiap siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penilaian unjuk kerja, dan dokumentasi. Data selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kategori perkembangan Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Aspek yang diamati mencakup kemampuan berdiri dengan satu kaki untuk mempertahankan keseimbangan, melompat dengan menggunakan kedua kaki, serta melakukan lari zig-zag. Hasil penelitian memperlihatkan perkembangan kemampuan motorik kasar yang meningkat secara konsisten setelah diberikan tindakan. Sebelum tindakan dilakukan, terdapat 2 anak (15,38%) yang berada pada tingkat minimal BSH. Persentase tersebut meningkat menjadi 11 anak (84,61%) pada akhir Siklus III. Secara lebih rinci, pencapaian pada kemampuan keseimbangan satu kaki mencapai 84,62%, keterampilan melompat dengan dua kaki sebesar 92,31%, sedangkan kemampuan berlari zig-zag mencapai 84,62% pada kategori BSH dan BSB. Ketiga indikator tersebut telah melampaui batas keberhasilan penelitian yang ditetapkan sebesar 80%. Berdasarkan hasil tersebut, Interactive Movement Game berbasis IFP berpotensi menjadi media pendukung kegiatan pembelajaran motorik kasar karena mampu memadukan rangsangan visual dan interaktif dari teknologi dengan pengalaman bergerak secara langsung. Penggunaan media tersebut juga memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif dan menyenangkan bagi anak usia dini.
References
Abah, M. A., Ehiwario, K., Oladosu, M. A., & Yohanna, N. R. (2025). The effects of technology on early childhood learning literature. World Education Policy: An International Journal, 3(2), 1–6. https://doi.org/10.51470/WEP.2025.3.2.01
Bourke, M., Haddara, A., Loh, A., Carson, V., Breau, B., & Tucker, P. (2023). Adherence to the World Health Organization’s physical activity recommendation in preschool-aged children: A systematic review and meta-analysis of accelerometer studies. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, 20, 52. https://doi.org/10.1186/s12966-023-01450-0
Chu, C., Paatsch, L., Kervin, L., & Edwards, S. (2024). Digital play in the early years: A systematic review. International Journal of Child-Computer Interaction, 40, 100652. https://doi.org/10.1016/j.ijcci.2024.100652
Farihah, I., Nadzifah, U., & Hakim, A. (2025). Penggunaan panel datar interaktif (IFP) oleh guru untuk meningkatkan kemampuan bahasa dan kognitif anak. Istiwa’, 1(1), 56–67. https://doi.org/10.66116/vg0jyc57
Hasanah, U., & Tangse, M. (2022). Permainan Estafet untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini , 6 (1), 9-16.
Hasibuan, C. A., Harahap, S. N. H., Hayatun, V. C. A. T., Ritonga, E. R., & Amanda, N. A. K. Z. (2024). Pengembangan kemampuan fisik motorik melalui permainan tradisional bagi anak usia di PAUD Cempaka Pekan Pantai Labu. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 23–29. https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol6.no1.a8721
Juliah, S., Kisai, A. A., & Rahmat, I. F. (2026). Bermain peran sebagai upaya meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B TK Giardinni Bangodua. Tunas Cendekia: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 875–885. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12373
Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2
Kozulin, A. (2003). Psychological tools and mediated learning. Dalam A. Kozulin, B. Gindis, V. S. Ageyev, & S. M. Miller (Eds.), Vygotsky's educational theory in cultural context (hlm. 15–38). Cambridge University Press.
Li, X., Wang, Y., & Zhang, Z. (2025). Effects of exergames on motor skills, psychological well-being, and cognitive abilities in schoolchildren and adolescents: Scoping review. JMIR Pediatrics and Parenting, 8(1), e71416. https://doi.org/10.2196/71416.
Ningrum, M. A., Niya, L. D. C. N., & Hamidah, M. (2023). Meningkatkan kemampuan motorik kasar melalui permainan halang rintang pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5133–5142. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.4868
Nurhayati, F., Kuswandi, D., & Pramono. (2026). Pengembangan media panel digital interaktif untuk meningkatkan kemampuan motorik dan aktivitas pagi anak usia dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1991–2004. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.1899
Plowman, L., & Stephen, C. (2005). Children, play, and computers in pre-school education. British Journal of Educational Technology, 36(2), 145–157. https://doi.org/10.1111/j.1467-8535.2005.00449.x
Putri, S., & Sudaryanti, S. (2025). Pengaruh Permainan Lompat Angka terhadap Kemampuan Motorik Kasar dan Pengenalan Angka Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 3055– 3063. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7579
Quan, S., Liao, Y., Ji, Y., & Zheng, S. (2024). Structured training on gross motor skills and physical fitness in 4–5-year-old children. Frontiers in Pediatrics, 12, 1466911. https://doi.org/10.3389/fped.2024.1466911
Sa’diyah, H., Wisudaningsih, E. T., & DP, T. T. (2023). Implementasi kegiatan senam sehat gembira dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini di RA Sirajut Thalibin Racek Tiris Probolinggo. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 32–38. https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol5.no1.a7039
Safitri, W. (2023). Mempermudah belajar salat anak usia dini: Pemanfaatan media audio visual di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Ge’tengan. Tunas Cendekia, 6(1), 36–42.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Wang, L., & Ye, W. (2026). A306: Assessment of gross motor skill development in preschool children: A movement quality perspective. International Journal of Physical Activity and Health, 5(1), Article 306. https://doi.org/10.18122/ijpah.5.1.306.boisestate
Yuliandra, R., Gumantan, A., & Pratomo, C. (2023). Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini Ditinjau dengan Model Permainan Ladder. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4190–4198. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4391
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Danella Ayu Novitasari, Angelina Marta Hakim, Fadhila Nurul Jannah, Kartiko Ageng Tahiyyah Nuswantari, Atika Zahra Furi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Please find the rights and licenses in Tunas Cedekia. By submitting the article/manuscript of the article, the author(s) agree with this policy. No specific document sign-off is required.
1. License
The non-commercial use of the article will be governed by the Creative Commons Attribution license as currently displayed on Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
2. Author(s)' Warranties
The author warrants that the article is original, written by stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).
3. User Rights
Tunas Cedekia's spirit is to disseminate articles published are as free as possible. Under the Creative Commons license, Tunas Cedekia permits users to copy, distribute, display, and perform the work for non-commercial purposes only. Users will also need to attribute authors and Tunas Cedekia on distributing works in the journal and other media of publications.
4. Co-Authorship
If the article was jointly prepared by more than one author, any authors submitting the manuscript warrants that he/she has been authorized by all co-authors to be agreed on this copyright and license notice (agreement) on their behalf, and agrees to inform his/her co-authors of the terms of this policy. Tunas Cedekia will not be held liable for anything that may arise due to the author(s) internal dispute. Tunas Cedekia will only communicate with the corresponding author.
5. Miscellaneous
Tunas Cedekia will publish the article (or have it published) in the journal if the article’s editorial process is successfully completed. Tunas Cedekia's editors may modify the article to a style of punctuation, spelling, capitalization, referencing and usage that deems appropriate. The author acknowledges that the article may be published so that it will be publicly accessible and such access will be free of charge for the readers as mentioned in point 3.
Â
Every accepted manuscript should be accompanied by "Copyright Transfer Agreement" prior to the article publication.

Tunas Cendekia: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)