Analisis Rasio Guru dan Murid pada Kelas Kecil terhadap Efektivitas Belajar di Lembaga PAUD

-

Authors

  • Haya Amaliya Ulya Universitas Jember, Indonesia
  • Sonny Aprico Program Studi PG PAUD FKIP Universitas Jember, Indonesia
  • Cindy Kartika Sari Program Studi PG PAUD FKIP Universitas Jember, Indonesia
  • Octavian Dwi Tanto Program Studi PG PAUD FKIP Universitas Jember, Indonesia
  • Reski Yulina Widiastuti Program Studi PG PAUD FKIP Universitas Jember, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12468

Keywords:

rasio guru-murid, kelas kecil, efektivitas belajar, PAUD

Abstract

Rasio guru dan murid secara luas diakui sebagai determinan penting dalam kualitas pendidikan; namun, bukti empiris mengenai dampaknya terhadap efektivitas pembelajaran pada kelas kecil di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas pembelajaran pada kelas kecil dengan rasio dua guru dan sepuluh murid di Think School Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan kuesioner yang melibatkan 2 guru dan 10 murid berusia 2–4 tahun pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Analisis data menggunakan deskriptif persentase berdasarkan 20 indikator efektivitas pembelajaran yang mencakup aspek kinerja guru dan aspek perkembangan murid. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan rerata 74,63%. Indikator kinerja guru berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi (72,50%–90,00%), terutama dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan. Sebaliknya, sejumlah indikator perkembangan murid tergolong rendah, khususnya pada kemampuan memulai dialog bebas (55,00%), pemberdayaan diri secara aktif (65,00%), serta eksplorasi mandiri (67,50%). Kesimpulan: Meskipun rasio guru–murid yang rendah terbukti mengoptimalkan pengelolaan pedagogis guru dan iklim kelas, kondisi tersebut tidak serta-merta menghasilkan perkembangan yang merata pada seluruh aspek anak. Diperlukan strategi pendampingan terarah dan stimulasi bahasa yang lebih intensif untuk menumbuhkan kemandirian serta partisipasi aktif anak pada kelas kecil PAUD.

References

Andini, D. W., & Supardi, S. (2018). Efektivitas pembelajaran dalam meningkatkan mutu pengalaman belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 51(2), 85–94.

Bahanshal, D. A. (2013). The effect of large classes on English teaching and learning. International Journal of English Language Education, 1(3), 49–63. https://doi.org/10.5296/ijele.v1i3.3897

Bascia, N. (2010). Reducing class size: What do we know? Canadian Education Association.

Biddle, B. J., & Berliner, D. C. (2002). What research says about small classes and their effects. WestEd.

Burchinal, M., Vandergrift, N., Pianta, R., & Mashburn, A. (2010). Threshold analysis of association between child care quality and child outcomes for low-income children in pre-kindergarten programs. Early Childhood Research Quarterly, 25(2), 166–176. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2009.10.004

Creswell, J. W. (2012). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research (4th ed.). Pearson Education.

Ehrenberg, R. G., Brewer, D. J., Gamoran, A., & Willms, J. D. (2001). Class size and student achievement. Psychological Science in the Public Interest, 2(1), 1–30. https://doi.org/10.1111/1529-1006.00002

Field, T. M. (1980). Preschool play and the intimacy of teacher-child ratios. Journal of Applied Developmental Psychology, 1(1), 69–74. https://doi.org/10.1016/0193-3973(80)90007-6

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Kemendikbud.

Kusumastuti, A., Khoiron, A. M., & Taofan, A. (2021). Metode penelitian kuantitatif. Deepublish.

Nurkolis, N., Yulaeha, S., & Kusumaningrum, D. E. (2023). Optimalisasi rasio guru dan murid dalam pengondisian iklim kelas PAUD yang kondusif. Jurnal Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 34–45.

Pemerintah Republik Indonesia. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Sekretariat Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2008). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Sekretariat Negara.

Reza, M., & Eliza, E. (2021). Pengelolaan lingkungan belajar dan efektivitas pembelajaran PAUD. Jurnal Obserwasi Pendidikan Anak, 3(2), 112–125.

Rohmawati, A. (2015). Efektivitas pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9(1), 15–32.

Scarr, S., Eisenberg, M., & Deater-Deckard, K. (1994). Measurement of quality in child care centers. Early Childhood Research Quarterly, 9(2), 131–151. https://doi.org/10.1016/0885-2006(94)90003-5

Setyosari, P. (2014). Menciptakan pembelajaran yang efektif dan berkualitas. Elang Mas.

Smith, P., Molnar, A., & Zahorik, J. (2003). Class size reduction in Wisconsin: SAGE evaluation findings. Center for Education Research, Analysis, and Innovation, Arizona State University.

Sungkono, S., Harun, H., & Rahmawati, E. (2024). Manajemen sumber belajar dan pengisian aktivitas kelas dalam pendidikan anak usia dini. Jurnal Ilmu Pendidikan, 12(1), 45–58.

Wadesango, N., Kambeya, M., & Rembe, S. (2016). Effect of a large class size on effective curriculum implementation. International Journal of Educational Sciences, 13(2), 241–248. https://doi.org/10.1080/09751122.2016.11890457

Downloads

Published

2026-09-14

How to Cite

Haya Amaliya Ulya, Aprico, S., Sari, C. K., Tanto, O. D., & Widiastuti, R. Y. (2026). Analisis Rasio Guru dan Murid pada Kelas Kecil terhadap Efektivitas Belajar di Lembaga PAUD: -. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 1179–1188. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12468

Citation Check

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.