Pengembangan Pop-Up Book Berbasis Kognitif Sosial Sebagai Media Untuk Menstimulasi Bahasa Ekspresif Anak Usia 5–6 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12713Keywords:
bahasa ekspresif, pop up book, kognitif sosial, storytellingAbstract
Kemampuan bahasa ekspresif memiliki peranan yang sangat penting. Bahasa ekspresif merujuk pada kemampuan anak untuk mengungkapkan ide, pikiran, perasaan, keinginan, dan pengalaman melalui ujaran verbal yang dapat dipahami oleh orang lain. Kemampuan ini mencakup penguasaan kosakata, penyusunan struktur kalimat, penggunaan bahasa sesuai konteks sosial, hingga kemampuan naratif dalam menyampaikan cerita. Pada rentang usia 5-6 tahun perkembagan bahasa anak sangatlah pesat sehingga perlu ditunjang dengan media stimulasi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Pop Up Book berbasis kognitif sosial sebagai media untuk menstimulasi kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun. Pengembangan media didasarkan kepada kebutuhan pembelajaran yeng memberikan pengalaman konkret sekaligus mendorong anak memahami situasi sosial, mengenali emosi, dan mengungkapkan gagasan, melalui komunikasi verbal. Penelitian ini menggunakan metode Research dan Developmen (R & D) dengan model ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Produk dirancang dalam bentuk buku tiga dimensi dengan ilustrasi berwarna, terdapat bagian yang dapat digerakkan, cerita yang dekat dengan situasi dan pengalaman anak sehari-hari, serta pertanyaan interaktif yang mendorong interaksi dua arah. Observasi difokuskan kepada indikator yaitu kemampuan memahami cerita, mengungkapkan perasaan dan pendapat secara lisan, berpartisipasi dalam percakapan dua arah, serta minat anak terhadap media dan aktivitas literasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memiliki tingkat kelayakan sangat baik. Validasi ahli materi memperoleh skor 87.5% dan validasi ahli media memperoleh skor 84%yang keduanya berada pada kategori sangat layak. Pada uji kelompok kecil terhadap tiga anak diperoleh skor 40 dari skor maksimal 48 atau 83% dengan capaian yang menonjol pada kemampuan memahami cerita serta mengungkapkan perasaan dan pendapat secara lisan. Pada uji kelompok besar terhadap tujuh anak diperoleh skor 84 dari skor maksimal 112 atau 75% dengan partisipasi aktif dalam percakapan dua arah memperoleh skor tertinggi. Dengan demikian dapat diketahui bahwa Media Pop Up Book Berbasis Kognitif Sosial Layak digunakan sebagai Media Stimulasi Bahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun.
References
Kemampuan bahasa ekspresif memiliki peranan yang sangat penting. Bahasa ekspresif merujuk pada kemampuan anak untuk mengungkapkan ide, pikiran, perasaan, keinginan, dan pengalaman melalui ujaran verbal yang dapat dipahami oleh orang lain. Kemampuan ini mencakup penguasaan kosakata, penyusunan struktur kalimat, penggunaan bahasa sesuai konteks sosial, hingga kemampuan naratif dalam menyampaikan cerita. Pada rentang usia 5-6 tahun perkembagan bahasa anak sangatlah pesat sehingga perlu ditunjang dengan media stimulasi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Pop Up Book berbasis kognitif sosial sebagai media untuk menstimulasi kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun. Pengembangan media didasarkan kepada kebutuhan pembelajaran yeng memberikan pengalaman konkret sekaligus mendorong anak memahami situasi sosial, mengenali emosi, dan mengungkapkan gagasan, melalui komunikasi verbal. Penelitian ini menggunakan metode Research dan Developmen (R & D) dengan model ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Produk dirancang dalam bentuk buku tiga dimensi dengan ilustrasi berwarna, terdapat bagian yang dapat digerakkan, cerita yang dekat dengan situasi dan pengalaman anak sehari-hari, serta pertanyaan interaktif yang mendorong interaksi dua arah. Observasi difokuskan kepada indikator yaitu kemampuan memahami cerita, mengungkapkan perasaan dan pendapat secara lisan, berpartisipasi dalam percakapan dua arah, serta minat anak terhadap media dan aktivitas literasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memiliki tingkat kelayakan sangat baik. Validasi ahli materi memperoleh skor 87.5% dan validasi ahli media memperoleh skor 84%yang keduanya berada pada kategori sangat layak. Pada uji kelompok kecil terhadap tiga anak diperoleh skor 40 dari skor maksimal 48 atau 83% dengan capaian yang menonjol pada kemampuan memahami cerita serta mengungkapkan perasaan dan pendapat secara lisan. Pada uji kelompok besar terhadap tujuh anak diperoleh skor 84 dari skor maksimal 112 atau 75% dengan partisipasi aktif dalam percakapan dua arah memperoleh skor tertinggi. Dengan demikian dapat diketahui bahwa Media Pop Up Book Berbasis Kognitif Sosial Layak digunakan sebagai Media Stimulasi Bahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Henni Anggraini; Sarah Emmanuel Haryono; Berliani Dwi Pranata Sari, Duwi Puji Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Please find the rights and licenses in Tunas Cedekia. By submitting the article/manuscript of the article, the author(s) agree with this policy. No specific document sign-off is required.
1. License
The non-commercial use of the article will be governed by the Creative Commons Attribution license as currently displayed on Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
2. Author(s)' Warranties
The author warrants that the article is original, written by stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).
3. User Rights
Tunas Cedekia's spirit is to disseminate articles published are as free as possible. Under the Creative Commons license, Tunas Cedekia permits users to copy, distribute, display, and perform the work for non-commercial purposes only. Users will also need to attribute authors and Tunas Cedekia on distributing works in the journal and other media of publications.
4. Co-Authorship
If the article was jointly prepared by more than one author, any authors submitting the manuscript warrants that he/she has been authorized by all co-authors to be agreed on this copyright and license notice (agreement) on their behalf, and agrees to inform his/her co-authors of the terms of this policy. Tunas Cedekia will not be held liable for anything that may arise due to the author(s) internal dispute. Tunas Cedekia will only communicate with the corresponding author.
5. Miscellaneous
Tunas Cedekia will publish the article (or have it published) in the journal if the article’s editorial process is successfully completed. Tunas Cedekia's editors may modify the article to a style of punctuation, spelling, capitalization, referencing and usage that deems appropriate. The author acknowledges that the article may be published so that it will be publicly accessible and such access will be free of charge for the readers as mentioned in point 3.
Â
Every accepted manuscript should be accompanied by "Copyright Transfer Agreement" prior to the article publication.

Tunas Cendekia: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)