Perbedaan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar Ditinjau Dari Keikutsertaan Pelatihan tentang Pendidikan Inklusif di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta

Authors

  • Salwa Alfiana Uzma Program Studi Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret , Surakarta, Indonesia
  • Vania Martha Yunita Program Studi Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret , Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i1.12788

Keywords:

pendidikan inklusif, kompetensi guru, kompetensi pedagogik, pelatihan pendidikan inklusif

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan kompetensi pedagogik guru sekolah dasar ditinjau dari keikutsertaan pelatihan tentang pendidikan inklusif di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode non eksperimental komparatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 217 yang terdiri dari dua kelompok yakni 79 guru yang sudah pernah mengikuti pelatihan dan 138 guru yang belum pernah mengikuti pelatihan. Penelitian ini dilaksanakan pada 20 sekolah dasar negeri di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Instrumen untuk pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala kompetensi pedagogik dengan pengukuran skala likert. Data dianalisis menggunakan uji non parametrik Mann Whitney U. Hasil penelitian mengindikasikan adanya perbedaan kompetensi pedagogik yang signifikan antara kedua kelompok (Asymp. Sig. = 0,001). Rata-rata skor kelompok gruu yang sudah mengikuti pelatihan sebesar 156, sementara guru yang belum mengikuti peltihan sebesar 148. Nilai r = 0,23 menunjukkan bahwa perbedaan tersebut memiliki efek yang kecil. Penelitian ini memperlihatkan kaitan pelatihan pendidikan inklusif dalam mendukung pengembangan kompetensi pedagogik guru. Temuan penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi sekolah, pemerintah, maupun penyelenggara pelatihan lainnya dalam meningkatkan kualitas, efektifitas, dan intensitas pelatihan pendidikan inklusif bagi guru khususnya guru sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusif.

References

Atmojo, S. E., Lukitoaji, B. D., & Noormiyanto, F. (2020). Pelatihan penanganan anak berkebutuhan khusus bagi guru sekolah dasar rujukan inklusif. Jurnal Abdimas BSI, 3(2), 244-252. https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i2.8139

Azzahra, S., & Adri H, T. (2025). Peran kompetensi guru dalam menjamin keberhasilan pendidikan inklusif bagi siswa penyandang disabilitas di sekolah dasar. Didaktik Global: Jurnal Ilmu Kependidikan, 2(2), 219-221. https://didaktikglobal.web.id/index.php/adri/article/view/36

Azwar, S. (2015). Reliabilitas dan validitas. Pustaka Pelajar.

Badiah, I. (2022). Pelatihan guru dan peningkatan kompetensi pendidikan inklusif di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Inklusif, 5(1), 12-23. https://doi.org/10.26740/jpi.v5n1.p12-23

Dwiastuty, N., Setyaningsih, S., & Noviyanti, L. (2024). Kinerja guru tantangan dan strategi peningkatannya. Media Nusa Creative.

Gunarhadi. (2017). Strategi pembelajaran model klaster di sekolah inklusif. Cakrawala Media.

Hadi, S. (2000). Metodologi Research. Andi Offset.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Inklusif. Kemendikbudristek.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2023 tentang Akomodasi yang Layak untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Formal, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, dan Pendidikan Tinggi. https://peraturan.bpk.go.id/Details/285711/permendikbudriset-no-48-tahun-2023

Komarudin., & Aditya, D.S. (2023). Pelatihan kompetensi pedagogis bagi guru sekolah inklusif SDN 2 Petir. Community Empowerment, 8(1), 118-126. https://doi.org/10.31603/ce.7786

Martika, T., Salim, A., & Yusuf, M. (2020). Analisis kompetensi pedagogi ke-PLB-an guru berdasarkan intensitas keikutsertaan pelatihan pendidikan anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. SPEED Journal: Journal of Special Education, 3(2), 89-98. https://doi.org/10.31537/speed.v3i2.274

Mulyasa, E. (2009). Standar kompetensi dan sertifikasi guru. PT Remaja Rosdakarya.

Mumpuniarti, M., Handoyo, R.R., Pinrupitanza, D.T., & Barotuttaqiyah, D. (2020). Kompetensi pedagogi guru dan tantangan pelaksanaan pembelajaran inklusif pada slow learner. Cakrawala Pendidikan, 39(1), 217-229. https://doi.org/10.21831/cp.v39i1.28807

Munajah, R., Marini, A., & Sumantri, M. S. (2021). Implementasi kebijakan pendidikan inklusif di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1183-1190. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.886

Musfira, R.S., Karlina, N., & Susanti, E. (2022). Pengaruh pelatihan kompetensi tenaga pendidik pendidikan inklusif terhadap kinerja guru dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif di SMPN 30 Bandung. JANE: Jurnal Administrasi Negara, 13(2), 185-194. https://doi.org/10.24198/jane.v13i2.28703

Republik Indonesia. (2005). Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 69.

Rofiah, N.H. (2024). Pelatihan pendidikan inklusif dan peningkatan keterampilan modifikasi kurikulum guru. Jurnal Pendidikan Khusus, 16(1), 33-45. https://doi.org/10.24198/kumawula.v7i1.51531

Rosita, T. (2024). Workshop untuk meningkatkan kompetensi guru SD dalam implementasi pendidikan inklusif. Jurnal AbdiMU: Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 17-23. https://doi.org/10.32627/abdimu.v4i1.835

Satwika, Y. W., Khoirunnisa, R. N., Laksmiwati., & H., Jannah, M. (2018). Evektivitas pelatihan identifikasi peserta didik penyandang disabilitas pada guru sekolah inklusif. Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi, 13(2), 109-121. https://doi.org/10.30587/psikosains.v13i2.763

Soesana, H. E., Mulyana, A., & Nurhadi, A. M. (2023). Metodologi penelitian pendidikan. Alfabeta.

Sudjana, N. (2011). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.

Sugiyono, (2016). Statistika untuk penelitian. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2013). Metode penelitian pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.

Ujma, F., Dewi, T.B.T, & Zulfadewina. (2025). Identifikasi siswa berkebutuhan khusus dan implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar 2(2). 1-11. https://doi.org/10.47134/pgsd.v2i2.1374

Wali Kota Surakarta. (2014). Peraturan Wali Kota Surakarta Nomor 25-A Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif.

Wijaya, S., Supena. A., & Yufiarti. (2023). Implementasi program pendidikan inklusif pada sekolah dasar di Kota Serang. Jurnal Educatio, 9(1), 347-357. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i1.4592

Wulandari, R. S., & Hendriani, W. (2021). Kompetensi pedagogik guru sekolah inklusif di Indonesia. Jurnal Kependidikan, 7(1), 143-157. https://doi.org/10.33394/jk.v7i1.3152

Downloads

Published

2026-10-15

How to Cite

Salwa Alfiana Uzma, & Vania Martha Yunita. (2026). Perbedaan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar Ditinjau Dari Keikutsertaan Pelatihan tentang Pendidikan Inklusif di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 478–487. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i1.12788

Citation Check

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.