Peran Peer Mentoring dalam Mendukung Interaksi Sosial Anak Disabilitas Fisik di Sekolah Inklusif
DOI:
https://doi.org/10.24256/pijies.v9i2.11288Keywords:
Disabilitas Fisik, Interaksi Sosial, Limb Hypoplasia, Peer Mentoring, Sekolah InklusifAbstract
Interaksi sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan anak dengan disabilitas fisik di sekolah inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran peer mentoring dalam mendukung interaksi sosial anak dengan disabilitas fisik (limb hypoplasia) di sekolah inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SD Negeri 06 Piai Tangah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan anak dengan disabilitas fisik (limb hypoplasia), teman sebaya, guru kelas, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peer mentoring berlangsung secara alami melalui bantuan, kerja sama, dan dukungan teman sebaya dalam kegiatan akademik maupun nonakademik. Interaksi tersebut mendorong peningkatan komunikasi dan partisipasi sosial anak di lingkungan sekolah. Meskipun pelaksanaannya belum didukung oleh program yang terstruktur, peer mentoring memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu strategi dalam memperkuat implementasi pendidikan inklusif. Penelitian ini terbatas pada satu partisipan dan satu sekolah inklusif sehingga temuan belum dapat digeneralisasi. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan melibatkan partisipan dan lokasi penelitian yang lebih beragam serta mengkaji pengembangan model peer mentoring yang lebih terstruktur.
References
Astuti, M. F., Berliani, T., & Nugroho, P. J. (2022). Manajemen pembelajaran inklusif. Equity in Education Journal, 4(2), 74–81. https://doi.org/10.37304/eej.v4i2.4345
Azzahra, T. C. S., Irdha, M. F., Simamora, M. S., Rambe, M. M. F., Manik, N. S. Z., & Wahyuni, S. (2025). Dinamika interaksi sosial peserta didik SDIT Darul Hasanah Desa Ujung Bandar, Langkat. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 1077–1087.
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.
Carter, E. W., Asmus, J., Moss, C. K., Biggs, E. E., Bolt, D. M., Born, T. L., ... & Weir, K. (2016). Randomized evaluation of peer support arrangements to support the inclusion of high school students with severe disabilities. Exceptional Children, 82(2), 209–233.
Corneasari, M. L. (2025). Korelasi interaksi sosial teman sebaya dengan gangguan konsep diri dan depresi pada anak sekolah dasar. Jurnal Cahaya Edukasi, 2(4), 79–92. https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.147
Fatimah, A., & Herawati, N. I. (2023). Sekolah inklusi menciptakan ruang bagi semua bakat. Jurnal Ilmiah Pendas Primary Education Journal, 4(2), 160–169. https://doi.org/10.29303/pendas.v4i2.3648
González Moreno, A., & Molero Jurado, M. D. M. (2022). The Moderating Role of Family Functionality in Prosocial Behaviour and School Climate in Adolescence. International journal of environmental research and public health, 20(1), 590. https://doi.org/10.3390/ijerph20010590
Hafidah, N., & Indah, R. (2023). Perlindungan hukum anak penyandang disabilitas terkait hak pendidikan. Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 111–120. https://doi.org/10.18592/jalujur.v2i2.11543
Islamulmuflikhun, A., Landivah, M., Alfin, M., & Faiz, A. (2025). Peran guru dalam membangun lingkungan belajar yang mendukung pendidikan inklusi di SDN Margorejo 1 Surabaya. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 221–234.
Karcher, M. J. (2005). The effects of developmental mentoring and high school mentors' attendance on their younger mentees' self-esteem, social skills, and connectedness. Psychology in the Schools, 42(1), 65–77. https://doi.org/10.1002/pits.20025
Kriswanto, D., Suyatno, S., & Sukirman, S. (2023). Penyelenggaraan pendidikan inklusif di sekolah dasar: Analisis faktor-faktor dan solusi yang ditawarkan. Jurnal Basicedu, 7(5), 3081–3090. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i5.6167
Marlina, M., Kusumastuti, G., Makmur, N. A., & Nabila, I. (2022). Peningkatan keterampilan sosial anak berkebutuhan khusus melalui strategi pembelajaran station rotation berbasis tiered task (Studi eksperimen di sekolah inklusif Sumatera Barat). JPK (Jurnal Pendidikan Khusus), 18(1), 31–42. https://doi.org/10.21831/jpk.v18i1.45776
Mumen, N. A., & Khairuddin, K. F. (2022). Kepentingan sistem sokongan rakan sebaya terhadap aspek sosial murid berkeperluan pendidikan khas pembelajaran dalam kelas inklusif. Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities (MJSSH), 7(6), Artikel e001583. https://doi.org/10.47405/mjssh.v7i6.1583
Nurfadhillah, S. (2021). Pendidikan inklusi: Pedoman bagi penyelenggaraan pendidikan anak berkebutuhan khusus. Jejak Publisher.
Nurhastuti. (2021). Pendidikan anak tunadaksa. PT RajaGrafindo Persada.
Siringo-ringo, E. G., Tarigan, F. M., Butarbutar, F. F. N., Barus, N. A., Simanjorang, T. L., Tansliova, L., & Puteri, A. (2025). Efektifitas pendekatan peer support dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 10(3), 1075–1082. https://doi.org/10.36709/bastra.v10i3.1469
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Widya Widya, Nurhastuti Nurhastuti, Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia, Mardhatillah Zulpiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: (1) Copyright Retention & First Publication: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal. (2) Post-Publication Distribution: Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal. (3) Pre-print & Online Posting: Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
This is an open access article under the