Pengaruh Lingkungan Belajar dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia Dini: Sebuah Studi Pustaka

Authors

  • Devi Meilasari Institut Agama Islam Hasyim Asy'ari Ogan Komering Ilir, Indonesia
  • Luluk Kholiqoh Institut Agama Islam Hasyim Asy'ari Ogan Komering Ilir, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i1.12553

Keywords:

lingkungan belajar, kemandirian, Pendidikan Anak Usia Dini

Abstract

Kemandirian merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak yang perlu dikembangkan sejak usia dini, karena berdampak signifikan pada kemampuan anak untuk menghadapi tantangan di masa mendatang. Untuk mencapai tahap perkembangan tersebut membutuhkan lingkungan belajar yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan belajar dalam membentuk kemandirian anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Teknik pengumpulan data melalui pencarian literatur dengan menggunakan kata kunci yang relevan. Teknik analisis data dimulai dari mengklasifikasikan informasi dari berbagai sumber, membandingkan hasil penelitian sebelumnya, menyusun kesimpulan berdasarkan sintesis teori dan hasil penelitian yang telah dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang kondusif memiliki peran signifikan dalam membentuk kemandirian anak. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa anak-anak yang diberikan kebebasan untuk mengeksplorasi lingkungan belajar mereka cenderung lebih percaya diri dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan tugas tanpa bergantung pada orang dewasa. Selain itu, interaksi dengan teman sebaya dalam lingkungan belajar yang mendukung juga membantu anak mengembangkan keterampilan sosial yang penting dalam membangun kemandirian. Anak yang terbiasa mendapatkan kesempatan untuk belajar secara mandiri di sekolah dan rumah lebih cepat dalam mengembangkan rasa tanggung jawab serta disiplin diri. Oleh karena itu, guru PAUD dan orang tua perlu bekerja sama dalam memfasilitasi lingkungan yang memberikan ruang eksplorasi, interaksi positif, serta kesempatan bagi anak untuk mengambil keputusan mandiri dalam kegiatan sehari-hari.

References

Alrosyid, S., & Istikomah, I. (2024). Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Kemandirian Siswa. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 11(1), 968–979.

Ardoin, N. M., & Bowers, A. W. (2020). Early childhood environmental education: A systematic review of the research literature. Educational Research Review, 31, 100353.

Association, N., & Children, Y. (2020). Developmentally Appropriate Practice National Association for the Education of Young Children. April.

Barrable, A. (2020). Shaping space and practice to support autonomy: Lessons from natural settings in Scotland. Learning Environments Research, 23(3), 291–305.

Berti, S., Cigala, A., & Sharmahd, N. (2019). Early childhood education and care physical environment and child development: State of the art and reflections on future orientations and methodologies. Educational Psychology Review, 31(4), 991–1021.

Framanta, G. M. (2020). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap kepribadian anak. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 2(1), 126–129.

Halim, S. N. H., & Rahma, R. (2020). Pengaruh Lingkungan Belajar, Motivasi Belajar dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI IPA SMAN 9 Pangkep. Mandalika Mathematics and Educations Journal, 2(2), 102–109.

Husna, A., Kasim, J., Fitria, N., & Jannah, A. A. (2023). Penerapan Permainan Outdoor Untuk Meningkatkan Kemampuan Jati Diri Anak. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 1(2), 73–82.

Irawati, L., Suryani, L., Luji, A., & Mulyanto, Y. (2023). Tinjauan kritis model pembelajaran Montessori dalam pengembangan kemandirian anak. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 5(1), 213–222.

Islam, M. Z., Johnston, J., & Sly, P. D. (2020). Green space and early childhood development: a systematic review. Reviews on Environmental Health, 35(2), 189–200.

Khusnul Khotimah, Z. (2023). Peran Orang Tua Dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 587–599.

Lambert, A., Vlaar, J., Herrington, S., & Brussoni, M. (2019). What is the relationship between the neighbourhood built environment and time spent in outdoor play? A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(20), 3840.

Linkiewich, D., Martinovich, V. V. A., Rinaldi, C. M., Howe, N., & Gokiert, R. (2021). Parental autonomy support in relation to preschool aged children’s behavior: Examining positive guidance, negative control, and responsiveness. Clinical Child Psychology and Psychiatry, 26(3), 810–822.

Malik, L. R., Kartika, A. D. A., & Saugi, W. (2020). Pola Asuh Orang Tua dalam Menstimulasi Kemandirian Anak Usia Dini. Southeast Asian Journal of Islamic Education, 3(1), 97–109.

Marfungah, D. (2019). Peran Orang Tua Dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia Dini. Jurnal Universitas PGRI Semarang, 15–22.

Mariyana, R., & Setiasih, O. (2018). Penataan lingkungan belajar terpadu untuk meningkatkan potensi kecerdasan jamak anak. PEDAGOGIA, 15(3), 241–249.

Maryana, R., & Rachmawati, Y. (2013). Pengelolaan lingkungan belajar. Prenada Media.

Meuwissen, A. S., & Carlson, S. M. (2019). An experimental study of the effects of autonomy support on preschoolers’ self-regulation. Journal of Applied Developmental Psychology, 60, 11–23.

Nuryatmawati, A. M. (2020). Pengaruh pola asuh permisif terhadap kemandirian anak usia dini. Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini Dan Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 81–92.

Oktaviana, S., Elan, E., & Purwati, P. (2024). Analisis Pola Interaksi Guru Dalam Membangun Karakter Kemandirian Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 6(2), 121–129.

Pabundu, D. D., & Ramadhana, M. R. (2023). Pola komunikasi keluarga dengan pembentukan kemandirian anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4624–4646.

Rachman, S. A. (2020). Pentingnya penyediaan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak usia dini berbasis kunjungan belajar di masa new normal. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 6(3), 480–487.

Ristianti, I. C., & Kisworo, B. (2021). Persepsi Orang Tua Tentang Pola Pengasuhan Anak Terhadap Kemandirian dan Kemampuan Bersosialisasi Anak Usia Dini. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 5(1), 9–16.

Sari, D. R., & Rasyidah, A. Z. (2019). Peran orang tua pada kemandirian anak usia dini. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 3(1), 45–57.

Suhartono, S., Marlina, M., Suwandi, S., & Permana, D. (2024). Analisis Faktor Lingkungan Keluarga dalam Membentuk Kemandirian Belajar Siswa. Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 11(3), 232–241.

Tamblyn, A., Sun, Y., May, T., Evangelou, M., Godsman, N., Blewitt, C., & Skouteris, H. (2023). How do physical or sensory early childhood education and care environment factors affect children’s social and emotional development? A systematic scoping review. Educational Research Review, 41, 100555.

Tsani, I. L., Herawati, N. I., & Istianti, T. (2016). Hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak usia dini. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2).

van Liempd, I. H., Oudgenoeg–Paz, O., & Leseman, P. P. M. (2020). Do spatial characteristics influence behavior and development in early childhood education and care? Journal of Environmental Psychology, 67, 101385.

Yuliasih, N. E., Wulandari, H., & Maranatha, J. R. (2022). KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DITINJAU DARI POLA ASUH ORANGTUA. Research in Early Childhood Education and Parenting, 3(2).

Zantika, D., Kusumawardani, R., & Rusdiyani, I. (2024). Penataan Lingkungan Bermain dalam Merdeka Belajar pada Anak Usia 4-5 Tahun. Jurnal Basicedu, 8(2), 1121–1130.

Downloads

Published

2026-09-10

How to Cite

Meilasari, D., & Kholiqoh, L. (2026). Pengaruh Lingkungan Belajar dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia Dini: Sebuah Studi Pustaka. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 150–160. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i1.12553

Citation Check

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.