Implementasi Pembelajaran Mendalam (Meaningful, Mindful, Joyful, Reflektif) untuk Mengembangkan Sosial-Emosional Anak Usia Dini di TK Thoyyibah Bandar Lampung

Authors

  • Novita Khoirunisa UIN Raden Intan lampung, Indonesia
  • Heny Wulandari UIN Raden Intan, Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v10i1.12902

Keywords:

pembelajaran mendalam, deep learning, anak usia dini, sosial-emosional, faktor pendukung dan penghambat

Abstract

Kajian ini berangkat dari perlunya pembelajaran mendalam (deep learning) di PAUD agar anak memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, berkesadaran, menggembirakan, dan reflektif. Tujuannya ialah menggambarkan penerapan deep learning dan mengungkap hal-hal yang menopang serta merintangi pelaksanaannya di TK Thoyyibah Way Dadi Baru, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung. Desain yang dipakai adalah kualitatif deskriptif. Informannya satu kepala sekolah dan dua guru kelas, sementara anak berusia 4–6 tahun di kelompok TK A dan TK B menjadi pihak yang diamati; anak tidak diwawancarai, tetapi dicermati keterlibatan dan perilakunya selama kegiatan. Penelitian berjalan pada Maret–Agustus 2026. Data dihimpun lewat observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, lalu diolah melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan simpulan; keabsahannya diperiksa dengan triangulasi teknik. Temuan memperlihatkan bahwa deep learning dijalankan melalui rancangan, pelaksanaan, dan evaluasi yang menempatkan anak sebagai pusat dan menyesuaikan dengan tahap tumbuh kembangnya. Prinsip meaningful hadir saat materi ditautkan dengan pengalaman nyata anak, mindful saat fokus dan kesadaran anak dijaga, joyful lewat permainan dan penjelajahan yang menggembirakan, serta reflektif lewat kegiatan mengingat dan menceritakan ulang pengalaman. Praktik ini memberi ruang bagi anak untuk bergaul, bekerja sama, berbagi, dan menaati aturan. Pendukungnya adalah kecakapan guru, dukungan kepala sekolah, iklim belajar yang kondusif, sarana yang tersedia, dan peran orang tua; penghambatnya adalah pemahaman sebagian guru yang terbatas, media yang kurang memadai, ragam karakter anak, dan waktu yang sempit. Disimpulkan bahwa deep learning berpeluang menopang pembelajaran anak usia dini secara menyeluruh, sehingga perlu diperkuat melalui peningkatan kecakapan guru, pengembangan media, dan kerja sama berkelanjutan antara sekolah dan orang tua.

References

Al-Qur'an dan terjemahannya: Edisi penyempurnaan 2019. (2019). Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an, Kementerian Agama Republik Indonesia. https://quran.kemenag.go.id

Alim, S. F., Prayitno, H. J., Mu'ti, A., Sutopo, A., & Hastuti, W. (2025). Fundamental concepts of deep learning principles in advancing holistic education practices. Journal of Deep Learning, 1(2), 81–94. https://doi.org/10.23917/jdl.v1i2.11597

Ausubel, D. P. (2000). The acquisition and retention of knowledge: A cognitive view. Springer. https://doi.org/10.1007/978-94-015-9454-7

Biggs, J., Kember, D., & Leung, D. Y. P. (2001). The revised two-factor Study Process Questionnaire: R-SPQ-2F. British Journal of Educational Psychology, 71(1), 133–149. https://doi.org/10.1348/000709901158433

Bryce, T. G. K., & Blown, E. J. (2024). Ausubel's meaningful learning re-visited. Current Psychology, 43(5), 4579–4598. https://doi.org/10.1007/s12144-023-04440-4

Denham, S. A., Bassett, H. H., Thayer, S. K., Mincic, M. S., Sirotkin, Y. S., & Zinsser, K. (2012). Observing preschoolers' social-emotional behavior: Structure, foundations, and prediction of early school success. The Journal of Genetic Psychology, 173(3), 246–278. https://doi.org/10.1080/00221325.2011.597457

Diputera, A. M., Zulpan, & Eza, G. N. (2024). Memahami konsep pendekatan deep learning dalam pembelajaran anak usia dini yang meaningful, mindful, dan joyful: Kajian melalui filsafat pendidikan. Jurnal Bunga Rampai Usia Emas, 10(2), 108–120. https://doi.org/10.24114/jbrue.v10i2.65978

Eriani, E., Pratiwi, N., Mastuinda, & Siswanto, I. (2025). Fostering deep learning in early childhood education through traditional games: Joyful, meaningful, and mindful learning. JOYCED: Journal of Early Childhood Education, 5(2), 160–173. https://doi.org/10.14421/joyced.2025.52-01

Fauziati, E. (2025). Deep learning: A theoretical review. Suar Betang, 20(1), 123–133. https://doi.org/10.26499/surbet.v20i1.30777

Hamidah, S., Asih, R. A., Hakim, E. A., & Ariani, N. (2025). Deep learning pedagogy to boost motivation and early numeracy–literacy in Indonesian early childhood education. Research and Development in Education (RaDEn), 5(2), 922–937. https://doi.org/10.22219/raden.v5i2.42601

Herdiani, R., & Dewi, A. C. (2026). Menulis reflektif melalui pembelajaran mendalam sebagai sarana penguatan karakter siswa. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(11), 37–48. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i11.595

Janah, N. R., Aswading, A., Lestari, G. D., & Yusuf, A. (2026). Implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) dalam pendidikan anak usia dini: Membangun pembelajaran bermakna dan reflektif. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1929–1940. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.1904

Jiang, R. (2022). Understanding, investigating, and promoting deep learning in language education: A survey on Chinese college students' deep learning in the online EFL teaching context. Frontiers in Psychology, 13, Article 955565. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.955565

Khoirussaadah, K., Prihatiningrum, W., Prakosa, W., Yulianthoro, A., Budiastuti, H., & Rokhimah, S. (2025). Penerapan model meaningful learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(5), 478–487. https://doi.org/10.61722/jipm.v3i5.1467

Kim, H., Sefcik, J. S., & Bradway, C. (2017). Characteristics of qualitative descriptive studies: A systematic review. Research in Nursing & Health, 40(1), 23–42. https://doi.org/10.1002/nur.21768

Maharjan, B., Manandhar, N. K., Pant, B. P., & Dahal, N. (2024). Meaningful engagement of preschoolers through storytelling pedagogy. Pedagogical Research, 9(2), Article em0187. https://doi.org/10.29333/pr/14144

Mahmudi, M. B., & Arief, A. (2025). Strategi joyful learning dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan dan pemahaman konsep peserta didik pada pembelajaran pendidikan agama Islam. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(1), 96–103. https://doi.org/10.61104/jq.v3i1.662

Marton, F., & Säljö, R. (1976). On qualitative differences in learning: I—Outcome and process. British Journal of Educational Psychology, 46(1), 4–11. https://doi.org/10.1111/j.2044-8279.1976.tb02980.x

Maulidya, A. A., & Supriyanto, A. (2025). Strategic implementation of deep learning curriculum in early childhood using the TQM framework. Research and Development in Education (RaDEn), 5(2), 1201–1216. https://doi.org/10.22219/raden.v5i2.40700

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mystakidis, S. (2021). Deep meaningful learning. Encyclopedia, 1(3), 988–997. https://doi.org/10.3390/encyclopedia1030075

Nuraidah, D., & Soro, S. H. (2026). Kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam implementasi pembelajaran mendalam berbasis bermain untuk penguatan karakter anak usia dini. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 6(2), 972–984. https://doi.org/10.53299/jppi.v6i2.4065

Raven, S., & Wenner, J. A. (2023). Science at the center: Meaningful science learning in a preschool classroom. Journal of Research in Science Teaching, 60(3), 484–514. https://doi.org/10.1002/tea.21807

Setiawati, N., & Sonita, S. (2026). Perbandingan hasil belajar anak usia dini menggunakan media konvensional dan media berbasis deep learning. Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 12(1), 16–20. https://doi.org/10.30651/pedagogi.v12i1.27956

Žibėnienė, G., Butvilas, T., Bubnys, R., Colomer, J., & Tamelienė, R. (2026). Between action and awareness: Exploring reflective pathways in preschool education. Education Sciences, 16(2), Article 206. https://doi.org/10.3390/educsci16020206

Downloads

Published

2026-10-23

How to Cite

Khoirunisa, N., & Wulandari, H. (2026). Implementasi Pembelajaran Mendalam (Meaningful, Mindful, Joyful, Reflektif) untuk Mengembangkan Sosial-Emosional Anak Usia Dini di TK Thoyyibah Bandar Lampung. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 1–13. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v10i1.12902

Citation Check

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.