Strategi Guru PAUD dalam Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia Dini

Authors

  • Siti Mei Munawaroh IAI Khozinatul Ulum Blora, Indonesia
  • Solikin IAI Khozinatul Ulum Blora, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12534

Keywords:

deteksi dini, tumbuh kembang, pertumbuhan anak, perkembangan anak

Abstract

Deteksi dini tumbuh kembang merupakan bagian penting dari layanan pendidikan anak usia dini karena pertumbuhan fisik dan perkembangan kemampuan anak saling berkaitan dalam menentukan kesiapan anak untuk belajar dan berpartisipasi dalam lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru PAUD dalam melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini di RA Hidayatussuban II, dengan menempatkan pertumbuhan dan perkembangan sebagai satu kesatuan pemantauan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas, kepala sekolah, dan 21 anak yang terbagi dalam Kelompok A sebanyak 9 anak dan Kelompok B sebanyak 12 anak. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Temuan menunjukkan bahwa strategi guru berlangsung melalui empat tahap utama, yaitu pemetaan kondisi awal anak, pengamatan berkelanjutan dalam aktivitas alami, pencatatan dan pengelompokan temuan, serta tindak lanjut melalui stimulasi, komunikasi dengan orang tua, dan koordinasi dengan layanan kesehatan. Pada aspek pertumbuhan, guru memanfaatkan data berat badan, tinggi badan, dan pengamatan kondisi fisik sebagai informasi awal, sedangkan interpretasi antropometri dan tindak lanjut medis tidak dilakukan secara mandiri. Pada aspek perkembangan, guru mengamati motorik kasar, motorik halus, bahasa, kognitif, sosial-emosional, kemandirian, dan perilaku. Strategi yang paling menonjol adalah mengintegrasikan deteksi ke dalam rutinitas pembelajaran sehingga anak tidak merasa sedang diuji. Kebaruan penelitian terletak pada model pemantauan terpadu yang menghubungkan data pertumbuhan, perkembangan, dokumentasi pedagogis, dan komunikasi keluarga dalam konteks RA. Hasil ini memperkuat posisi guru sebagai pengamat awal sekaligus penghubung antara keluarga, satuan PAUD, dan layanan profesional, bukan sebagai pihak yang menetapkan diagnosis.

References

Black, M. M., Walker, S. P., Fernald, L. C. H., Andersen, C. T., DiGirolamo, A. M., Lu, C., McCoy, D. C., Fink, G., Shawar, Y. R., Shiffman, J., Devercelli, A. E., Wodon, Q. T., Vargas-Barón, E., & Grantham-McGregor, S. (2017). Early childhood development coming of age: Science through the life course. The Lancet, 389(10064), 77–90. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(16)31389-7

Braund, H., DeLuca, C., Panadero, E., & Cheng, L. (2021). Exploring Formative Assessment and Co-Regulation in Kindergarten Through Interviews and Direct Observation. Frontiers in Education, 6, 1–13. https://doi.org/10.3389/feduc.2021.732373

Caldera, A. V., Wickremasinghe, A. R., Muttiah, N., Godamunne, P. K. S., Jayasena, B. N., Chathurika, L. K. E., Perera, K. M. N., Mendis, M., Tilakarathne, D., Peiris, M. K. R. R., Wijesinghe, T., Senarathna, N. E., Saubhagya, W. D. L., Chandraratne, M., & Sumanasena, S. P. (2023). REACh for the preschoolers; a developmental assessment tool for 2–5 year old children in Sri Lanka. BMC Pediatrics, 23(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s12887-023-03895-5

Cowan, K., & Flewitt, R. (2023). Moving from paper-based to digital documentation in Early Childhood Education: democratic potentials and challenges. International Journal of Early Years Education, 31(4), 888–906. https://doi.org/10.1080/09669760.2021.2013171

Hendrawati, S., Mardhiyah, A., Mediani, H. S., Nurhidayah, I., Mardiah, W., Adistie, F., & Maryam, N. N. A. (2018). Pemberdayaan kader Posyandu dalam stimulasi deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang (SDIDTK) pada anak usia 0–6 tahun di Desa Cileles Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Media Karya Kesehatan, 1(1). https://doi.org/10.24198/mkk.v1i1.17263

Hyman, S. L., Levy, S. E., Myers, S. M., & Council on Children with Disabilities, Section on Developmental and Behavioral Pediatrics. (2020). Identification, evaluation, and management of children with autism spectrum disorder. Pediatrics, 145(1), e20193447. https://doi.org/10.1542/peds.2019-3447

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/51/2022 tentang Standar Alat Antropometri dan Alat Deteksi Dini Perkembangan Anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lipkin, P. H., Macias, M. M., Hyman, S. L., Levy, S. E., Spooner, S. A., Rodgers, B., Kuo, D. Z., Apkon, S., Davidson, L. F., Ellerbeck, K. A., Foster, J. E. A., Hyman, S. L., Noritz, G. H., O’Connor Leppert, M., Saunders, B. S., Stille, C., Yin, L., Brei, T., Davis, B. E., … High, P. C. (2020). Promoting optimal development: Identifying infants and young children with developmental disorders through developmental surveillance and screening. Pediatrics, 145(1), 1–19. https://doi.org/10.1542/PEDS.2019-3449

Mulyana, D. D., Mahyuddin, N., Rakimahwati, & Yaswinda. (2026). Kemampuan asesmen guru taman kanak-kanak di Kecamatan Lubuk Sikaping. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(01), 20–31. https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.41579

Nesy, A. M., & Pujaningsih, P. (2023). Deteksi Dini Tumbuh Kembang pada Anak Usia Pra Sekolah. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4682–4689. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4517

Prihartanti, N. G., & Mulyaningsih, E. A. (2023). Inisiasi kurikulum stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang (SDIDTK) bagi guru PAUD Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang. Jurnal Abdimas Jatibara, 2(1), 25–29. https://doi.org/10.29241/jaj.v2i1.1575

Puspita, R. R., & Suyatno, S. (2020). Teacher Observation Assessment for Primary Education. ETERNAL (English Teaching Journal), 11(2), 78–82. https://doi.org/10.26877/eternal.v11i2.7565

Richter, L. M., Daelmans, B., Lombardi, J., Heymann, J., Boo, F. L., Behrman, J. R., Lu, C., Lucas, J. E., Perez-Escamilla, R., Dua, T., Bhutta, Z. A., Stenberg, K., Gertler, P., & Darmstadt, G. L. (2017). Investing in the foundation of sustainable development: Pathways to scale up for early childhood development. The Lancet, 389(10064), 103–118. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(16)31698-1

Rispoli, K. M., Norman, M. Z., & Hicks, E. (2022). Early childhood educators’ knowledge and attitudes about developmental screening for Autism Spectrum Disorder. Journal of Early Childhood Teacher Education, 43(2), 291–306. https://doi.org/10.1080/10901027.2021.1902434

Shonkoff, J. P., Garner, A. S., & The Committee on Psychosocial Aspects of Child and Family Health. (2012). The lifelong effects of early childhood adversity and toxic stress. Pediatrics, 129(1), e232–e246. https://doi.org/10.1542/peds.2011-2663

UNICEF. (2023). Improving the health and wellbeing of children and adolescents: guidance on scheduled child and adolescent well-care visits.

Unicef, World Bank Group, World Health Organization, Early Childhood Development Action Network (ECDAN), & The Partnership for Maternal Newborn & Child Health. (2018). Nurturing care for early childhood development. In World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241514064

Downloads

Published

2026-10-17

How to Cite

Siti Mei Munawaroh, & Solikin. (2026). Strategi Guru PAUD dalam Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia Dini. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 1542–1551. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12534

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.