Strategi Pembelajaran Outing Class untuk Mengenalkan Keanekaragaman Hayati pada Anak Usia Dini

Authors

  • Kisrini Institut Agama Islam Khozinatul Ulum Blora, Indonesia
  • Solikin Institut Agama Islam Khozinatul Ulum Blora, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12630

Keywords:

Outing Class, Keanekaragaman Hayati, Anak Usia Dini

Abstract

Pengenalan keanekaragaman hayati pada anak usia dini menghadapi tantangan signifikan karena keterbatasan media pembelajaran konvensional yang mampu menghadirkan pengalaman konkret dan bermakna. Pembelajaran di dalam kelas sering kali tidak cukup memberikan stimulasi terhadap kecerdasan naturalis anak, sehingga diperlukan strategi yang mampu menjembatani kesenjangan antara pengetahuan abstrak dan pengalaman nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran outing class yang diterapkan dalam mengenalkan keanekaragaman hayati pada anak usia 4–5 tahun di TK Pertiwi Tinapan, Blora, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Partisipan penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, dan 16 siswa berusia 4–5 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi outing class diimplementasikan melalui tiga tahap sistematis: perencanaan tematik terintegrasi, pelaksanaan berbasis eksplorasi langsung di lingkungan sekitar, dan refleksi melalui kegiatan pascakunjungan. Anak-anak menunjukkan peningkatan antusiasme, kemampuan observasi, dan pengetahuan konkret tentang tumbuhan dan hewan di lingkungan sekitar. Faktor pendukung mencakup ketersediaan lingkungan alam yang kaya, dukungan kepala sekolah, dan antusiasme anak. Adapun hambatan meliputi keterbatasan sarana pendukung, rasio guru-siswa yang belum ideal, dan kebutuhan pengelolaan keselamatan yang lebih intensif. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori pembelajaran kontekstual di PAUD dan menawarkan model praktis outing class berbasis keanekaragaman hayati yang dapat direplikasi di konteks serupa, khususnya di wilayah pedesaan dengan kekayaan alam yang belum termanfaatkan secara optimal dalam pembelajaran. Temuan ini juga memberikan implikasi bagi pengembangan kebijakan kurikulum PAUD yang lebih responsif terhadap potensi lingkungan lokal, serta bagi praktik pendidikan dan humaniora sosial dalam menumbuhkan kesadaran ekologis sejak usia dini.

References

Ardoin, N. M., & Bowers, A. W. (2020). Early childhood environmental education: A systematic review of the research literature. Educational Research Review, 31, Article 100353. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2020.100353

Barrable, A., & Booth, D. (2020). Increasing nature connection in children: A mini review of interventions. Frontiers in Psychology, 11, Article 492. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.00492

Becker, C., Lauterbach, G., Spengler, S., Dettweiler, U., & Mess, F. (2017). Effects of regular classes in outdoor education settings: A systematic review on students’ learning, social and health dimensions. International Journal of Environmental Research and Public Health, 14(5), Article 485. https://doi.org/10.3390/ijerph14050485

Black, M. M., Walker, S. P., Fernald, L. C. H., Andersen, C. T., DiGirolamo, A. M., Lu, C., McCoy, D. C., Fink, G., Shawar, Y. R., Shiffman, J., Devercelli, A. E., Wodon, Q. T., Vargas-Barón, E., & Grantham-McGregor, S. (2017). Early childhood development coming of age: Science through the life course. The Lancet, 389(10064), 77–90. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(16)31389-7

Brooks, M. (2009). Drawing, visualisation and young children’s exploration of “big ideas.” International Journal of Science Education, 31(3), 319–341. https://doi.org/10.1080/09500690802595771

Carter, N., Bryant-Lukosius, D., DiCenso, A., Blythe, J., & Neville, A. J. (2014). The use of triangulation in qualitative research. Oncology Nursing Forum, 41(5), 545–547. https://doi.org/10.1188/14.ONF.545-547

Chawla, L. (2015). Benefits of nature contact for children. Journal of Planning Literature, 30(4), 433–452. https://doi.org/10.1177/0885412215595441

Dankiw, K. A., Tsiros, M. D., Baldock, K. L., & Kumar, S. (2020). The impacts of unstructured nature play on health in early childhood development: A systematic review. PLoS ONE, 15(2), Article e0229006. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0229006

Dowdell, K., Gray, T., & Malone, K. (2011). Nature and its influence on children’s outdoor play. Australian Journal of Outdoor Education, 15(2), 24–35. https://doi.org/10.1007/BF03400925

Ernst, J., & Burcak, F. (2019). Young children’s contributions to sustainability: The influence of nature play on curiosity, executive function skills, creative thinking, and resilience. Sustainability, 11(15), Article 4212. https://doi.org/10.3390/su11154212

Ernst, J., & Tornabene, L. (2012). Preservice early childhood educators’ perceptions of outdoor settings as learning environments. Environmental Education Research, 18(5), 643–664. https://doi.org/10.1080/13504622.2011.640749

Fauziyyah, & Lestariningrum, A. (2024). Implementasi keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran di TKIT Raudhatul Jannah Cilegon Banten. Efektor, 11(2), 126–134. https://doi.org/10.29407/e.v11i2.23950

Gerde, H. K., Schachter, R. E., & Wasik, B. A. (2013). Using the scientific method to guide learning: An integrated approach to early childhood curriculum. Early Childhood Education Journal, 41(5), 315–323. https://doi.org/10.1007/s10643-013-0579-4

Gill, T. (2014). The benefits of children’s engagement with nature: A systematic literature review. Children, Youth and Environments, 24(2), 10–34. https://doi.org/10.7721/chilyoutenvi.24.2.0010

Handayani, M. S., & Ichsan, I. (2025). Peran lingkungan agraris dalam membentuk kecerdasan naturalis pada anak usia dini. Journal of Early Childhood and Character Education, 5(1), 1–16. https://doi.org/10.21580/joecce.v5i1.26436

Hasbi, H. (2025). Profesionalisme pendidik PAUD dalam membangun fondasi pendidikan karakter anak usia dini. Jurnal E-MAS (Edukasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini), 1(2), 1–11. https://doi.org/10.64690/e-mas.v1i2.229

Johnstone, A., Martin, A., Cordovil, R., Fjørtoft, I., Iivonen, S., Jidovtseff, B., Lopes, F., Reilly, J. J., Thomson, H., Wells, V., & McCrorie, P. (2022). Nature-based early childhood education and children’s social, emotional and cognitive development: A mixed-methods systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(10), Article 5967. https://doi.org/10.3390/ijerph19105967

Khoirun, Mahfud, M., & Masturoh, U. (2025). The implementation of the outing class learning strategy in enhancing early childhood naturalistic intelligence. JCE (Journal of Childhood Education), 9(2), 236–244. https://doi.org/10.30736/jce.v9i2.2614

Kholidah, D., Fatimah, N., & Purnamasari, D. A. F. (2025). Relasi antara kondisi lingkungan sekolah dan pembentukan karakter anak usia dini. Journal of Education Research, 6(3), 605–612. https://doi.org/10.37985/jer.v6i3.2421

Kim, H., Sefcik, J. S., & Bradway, C. (2017). Characteristics of qualitative descriptive studies: A systematic review. Research in Nursing & Health, 40(1), 23–42. https://doi.org/10.1002/nur.21768

Kolb, A. Y., & Kolb, D. A. (2005). Learning styles and learning spaces: Enhancing experiential learning in higher education. Academy of Management Learning & Education, 4(2), 193–212. https://doi.org/10.5465/amle.2005.17268566

Kuo, M., Barnes, M., & Jordan, C. (2019). Do experiences with nature promote learning? Converging evidence of a cause-and-effect relationship. Frontiers in Psychology, 10, Article 305. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.00305

Mann, J., Gray, T., Truong, S., Brymer, E., Passy, R., Ho, S., Sahlberg, P., Ward, K., Bentsen, P., Curry, C., & Cowper, R. (2022). Getting out of the classroom and into nature: A systematic review of nature-specific outdoor learning on school children’s learning and development. Frontiers in Public Health, 10, Article 877058. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.877058

Mawaddah, S. (2023). Kegiatan outing class sebagai sarana interaksi sosial di TK Ananda Yara Sukamaju. AL-HANIF: Jurnal Pendidikan Anak dan Parenting, 3(2), 56–60. https://doi.org/10.30596/al-hanif.v3i2.17561

Nailirrohmah, & Arifin, M. B. U. B. (2025). Outing class as a strategy to strengthen Merdeka Curriculum implementation. Indonesian Journal of Education Methods Development, 20(1). https://doi.org/10.21070/ijemd.v20i1.979

Nopiana, N. (2025). Model pembelajaran berbasis alam untuk meningkatkan ecoliterasi anak usia dini. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(4), 96–108. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i4.209

Prawesti, D., Janah, K. U., & Darmawan, Q. C. (2025). Pendekatan pembelajaran berbasis alam pada pendidikan anak usia dini. Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 8(2), 767–779. https://doi.org/10.24256/pijies.v8i2.7868

Prince, H. E. (2019). Changes in outdoor learning in primary schools in England, 1995 and 2017: Lessons for good practice. Journal of Adventure Education and Outdoor Learning, 19(4), 329–342. https://doi.org/10.1080/14729679.2018.1548363

Qomaruddin, & Sa’diyah, H. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93

Ramadhani, O., Marsanda, A., Damayanti, P. D., Suriansyah, A., & Cinantya, C. (2025). Pentingnya pendidikan karakter di sekolah dasar untuk membangun generasi berkualitas. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(1), 151–160. https://doi.org/10.60126/maras.v3i1.659

Tobroni, T., Munaji, M., Rozi, F., Rofi’ah, A., & Fadilah, N. (2022). Nature-based learning management in improving children’s natural intelligence. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(4), 1010–1020. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v6i4.3899

Walida, U. B., Rahmawati, I. Y., & Kristiana, D. (2025). Penerapan pembelajaran deep learning pada kegiatan outing class berbasis alam di TK. Jurnal Pelita PAUD, 10(1), 85–96. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v10i1.4962

Wulanndari, E., Sutikyanto, S., & Mujiyanto, M. (2024). Optimalisasi praktik pengalaman lapangan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik calon guru. Jurnal Educatio, 10(1), 98–104. https://doi.org/10.31949/educatio.v10i1.6582

Downloads

Published

2026-11-06

How to Cite

Kisrini, & Solikin. (2026). Strategi Pembelajaran Outing Class untuk Mengenalkan Keanekaragaman Hayati pada Anak Usia Dini. Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 1596–1606. https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v9i2.12630

Citation Check

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)